Sindir soal Bukit Duri, Anies: Jangan Bohong saat Kampanye

Rabu, 12 April 2017 | 22:15 WIB
Sindir soal Bukit Duri, Anies: Jangan Bohong saat Kampanye
Suasana Debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan sempat melontarkan sindiran yang menohok pesaingnya, Cagub nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama, dalam debat kandidat putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017) malam.

”Memang jangan bohong saat kampanye. Warga Bukit Duri tahu persis saat dibohonogi pada masa kampanye. Warga dilindungi, jangan sampai ada banjir. Soal lapangan pekerjaan lebih banyak tersedia bukan lewat reklamasi, tapi merehabilitasi 13 sungai di Jakarta. Ketika kita membangun pulau-pulau di sana lalu jadi pemukiman mewah, yang menikmati bukan nelayan,” cecar Anies.

Mendengar pernyataan Anies mengenai kebohongan saat kampanye dan contoh warga Bukit Duri, Ahok sempat tertawa karena merasa disindir.

Hal itu merujuk pada keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang mengabulkan gugatan warga Bukit Duri, terkait penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI. PTUN Jakarta menyatakan SK Satpol PP Nomor 1779/-1.758.2 tertanggal 30 Agustus 2016 cacat hukum.

Dalam banyak pemberitaan, warga Bukit Duri merasa dibohongi karena ketika kampanye Pilkada DKI 2012, Ahok—yang ketika kita menjadi cawagub pasangan Joko Widodo—berjanji tak bakal menggusur mereka.

Setelah melontarkan sindiran, Anies lantas mempertanyakan strategi Ahok untuk membangun persatuan masyarakat pascapilkada.

”Seorang gubernur bukan administrator, tapi pemimpin seluruh warga. Tugasnya bukan hanya melayani, tapi menggerakkan warga. Tantangan sesudah Pilkada adalah membangun persatuan. Pertanyaannya, apa strategi Anda?” tanya Anies.

Ahok lalu menjawab pertanyaan itu dengan mengatakan dirinya sudah berpengalaman karena pernah memenangkan pilkada di Belitung Timur.

Baca Juga: Ahok dan Anies Saling Minta Maaf di Panggung, Begini Ceritanya

”Saya sempat jadi bupati di tempat yang beragam. Ketika saya ikuti Pilkada, suasananya mirip. Ada juga waktu itu ancaman tidak memilih saya karena alasan agama. Tapi, menjadi pemimpin itu cuma satu tantangannya, tidak terima suap dan tidak berpihak. Saya disumpah untuk adil,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI