Diperiksa, Penyerbu Polres Banyumas Hanya Bilang: Tagut, Tagut!

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 13 April 2017 | 11:00 WIB
Diperiksa, Penyerbu Polres Banyumas Hanya Bilang: Tagut, Tagut!
Polisi membawa tersangka penyerangan Mapolres Banyumas di Polres Banyumas, Purwokerto, Banyumas, Jateng, Selasa (11/4).

Suara.com - Pelaku teror penyerangan Markas Kepolisian Resor Banyumas Muhamad Ibnu Dar (22), lebih banyak bungkam saat dimintakan keterangan oleh penyidik. Dar dibekuk langsung ketika melakukan penyerangan yang melukai dua anggota polres, Selasa (11/4/2017).

“Ketika dimintakan keterangan di polres, dia tidak banyak bicara. Dia terus menerus mengatakan tagut,tagut,tagut,” kata Kapolres Banyumas Akun Komisaris Besar Azis Andriansyah seperti dilansir Antara, Rabu (13/4).

Untuk diketahui, tagut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memunyai dua arti. Pertama, tagut adalah orang yang menyuruh seseorang lainnya berbuat jahat. Kedua, sesuatu yang disembah orang, tetapi bukan Tuhan melainkan berhala.

Tagut kosakata biasa dipakai jaringan teroris fundamentalis kanan Islam untuk menyebut aparat pemerintah yang tak mengikuti keyakinan sekte mereka.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono memastikan, pelaku penyerangan itu bakal dijerat pasal berlapis.

"Aksi itu sudah direncanakan, makanya dia dikenakan pasal perencanaan, bisa dikenakan Pasal 53 karena perencanaannya, Pasal 340 karena dia niatnya mau membunuh, Pasal 338 KUHP, dan Undang-Undang Terorisme," katanya, seusai menjenguk dua anggota Polres Banyumas yang menjadi korban penyerangan sehingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Ia mengatakan pelaku penyerangan diketahui telah terdoktrin paham radikal sehingga sikapnya menjadi keras. Karenanya, pelaku menganggap bahwa polisi selama ini terus memerangi terorisme.

"Terakhir ada terduga teroris (yang tewas saat penangkapan) di Tuban yang satu daerah dengan dia. Itu semakin menjadikan niat dia untuk melakukan jihad," kata Kapolda.

Ia mengatakan pelaku berinisiatif sendiri untuk melakukan penyerangan terhadap Mapolres Banyumas.

Dalam hal ini, kata dia, pelaku merupakan simpatisan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) yang dipelajari melalui internet.

Selain itu, Dar pernah berhubungan dengan salah seorang terduga teroris bernama Karno yang tewas di Tuban.

Terduga teroris Karno juga berasal dari Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, sama seperti daerah asal Ibnu Dar.

"Kalau dengan jaringan-jaringan yang lain, itu termasuk jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah)," jelas Kapolda.

Terkait sejumlah barang bukti yang ditemukan saat penggeledahan di rumah Dar, Kapolda mengatakan pihaknya masih melakukan identifikasi termasuk terhadap foto yang menggambarkan pelaku sedang mengikuti pelatihan militer di suatu daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permintaan Ibunda, Jenazah Terduga Teroris "Mampir" ke Rumah Duka

Permintaan Ibunda, Jenazah Terduga Teroris "Mampir" ke Rumah Duka

News | Rabu, 12 April 2017 | 06:17 WIB

Dua Jenazah Terduga Pelaku Teror Tuban Dipulangkan

Dua Jenazah Terduga Pelaku Teror Tuban Dipulangkan

News | Rabu, 12 April 2017 | 02:03 WIB

Tersangka Penyerangan Mapolres Banyumas

Tersangka Penyerangan Mapolres Banyumas

Foto | Selasa, 11 April 2017 | 18:33 WIB

Barang Bukti Terduga Teroris Tuban Dibawa ke Polda Jatim

Barang Bukti Terduga Teroris Tuban Dibawa ke Polda Jatim

News | Minggu, 09 April 2017 | 22:13 WIB

Begini Keadaan Terakhir Rumah Terduga Teroris Tuban

Begini Keadaan Terakhir Rumah Terduga Teroris Tuban

News | Minggu, 09 April 2017 | 12:58 WIB

Polisi Tunggu Data Pembanding dari Keluarga Terduga Teroris

Polisi Tunggu Data Pembanding dari Keluarga Terduga Teroris

News | Minggu, 09 April 2017 | 11:55 WIB

Enam Terduga Teroris Tewas dalam Baku Tembak

Enam Terduga Teroris Tewas dalam Baku Tembak

Foto | Minggu, 09 April 2017 | 10:25 WIB

Pulang dari Malaysia, Warga Pasuruan Ditangkap Densus 88

Pulang dari Malaysia, Warga Pasuruan Ditangkap Densus 88

News | Minggu, 09 April 2017 | 03:11 WIB

Teror di Stockholm, Seorang Lelaki Uzbekistan Ditahan

Teror di Stockholm, Seorang Lelaki Uzbekistan Ditahan

News | Minggu, 09 April 2017 | 02:16 WIB

Satu Terduga Teroris di Tuban Alami Gangguan Jiwa

Satu Terduga Teroris di Tuban Alami Gangguan Jiwa

News | Minggu, 09 April 2017 | 01:43 WIB

Terkini

Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang

Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:26 WIB

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:19 WIB

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:10 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:08 WIB

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:05 WIB

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:30 WIB

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB