Mengapa Andi Lala Membantai Sekeluarga di Medan?

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 15 April 2017 | 15:21 WIB
Mengapa Andi Lala Membantai Sekeluarga di Medan?
Lima korban tewas pembunuhan sadis di Kelurahan Mabar, Medan, Sumatera Utara, MInggu (9/4/2017). [ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/aww/17]

Suara.com - Pihak kepolisian masih memeriksa Andi Matala alias Andi Lala, terduga otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Medan. Polisi mendalami motif pembunuhan yang dilakukannya terhadap Riyanto sekeluarga, di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan polisi belum dapat merilis penangkapan terhadap tersangka utama kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap satu keluarga di Medan Deli tersebut.

"Masih dilakukan pemeriksaan dulu untuk mengetahui motifnya dan membuat terang perkara ini," katanya, di Medan, Sabtu (15/4/2017).

Selain itu, kata Kombes Rina, pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk mencari barang bukti lain yang ada di Riau. Andi Lala yang ditetapkan sebagai DPO ditangkap di Deda Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir pada Sabtu dinihari pukul 05.10 WIB.

Tim gabungan Polda Sumut dan Polda Riau yang melakukan penangkapan tersebut telah melacak keberadaan Andi Lala sejak Jumat (14/4/2017) malam. Pada Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, keberadaan Andi Lala telah diketahui tetapi tidak memungkinkan untuk ditangkap karena ada pesta di dekat rumah yang ditempati tersangka.

Setelah pesta usai, sekitar pukul 04.00 WIB tim yang dipimpin Kasubdit Jahtanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut ABKP Feisal Napitupulu mendatangi rumah tersangka dan melakukan penggeledahan.

Ketika akan ditangkap, Andi Lala sempat melakukan perlawanan, tetapi berhasil digagalkan sehingga tersangka kasus pembunuhan itu dapat ditangkap.

"Tersangka sedang diperiksa, setelah itu akan dibawa ke Polda Sumut," katanya.

Sebelumnya, warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dikagetkan karena adanya lima warga yang ditemukan tewas pada Minggu (9/4/2017) pagi. Kelima korban yang tewas diketahui Rianto (40) dan isterinya Riyani (35), dua anaknya Syafa Fadillah Hinaya (15) dan Gilang Laksono (11) dan mertuanya bernama Marni (60).

Selain itu, puteri bungsu korban bernama Kinara (5) ditemukan dalam kritis dan dibawa untuk menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Sebelum menangkap Andi Lala, polisi telah menangkap dua tersangka lain yakni Roni dan Andi Saputra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Pembantaian Sadis Sekeluarga di Medan Ditangkap di Riau

Pelaku Pembantaian Sadis Sekeluarga di Medan Ditangkap di Riau

News | Sabtu, 15 April 2017 | 12:32 WIB

Pemuda Tewas Bersimbah Darah di Kebayoran, Ada Luka Sayatan Leher

Pemuda Tewas Bersimbah Darah di Kebayoran, Ada Luka Sayatan Leher

News | Kamis, 30 Maret 2017 | 18:00 WIB

10 Film yang Menginspirasi Pembunuhan di Dunia Nyata

10 Film yang Menginspirasi Pembunuhan di Dunia Nyata

Entertainment | Senin, 27 Maret 2017 | 15:55 WIB

Empat Korban Pembunuhan Sadis Pulomas Rekonstruksi dengan Pelaku

Empat Korban Pembunuhan Sadis Pulomas Rekonstruksi dengan Pelaku

News | Kamis, 19 Januari 2017 | 10:28 WIB

Usai 100 Tahanan Tewas Dibantai, Brasil Hadapi Krisis Serius

Usai 100 Tahanan Tewas Dibantai, Brasil Hadapi Krisis Serius

News | Senin, 09 Januari 2017 | 07:57 WIB

Ius Pane Jalani 71 Adegan Prarekonstruksi Kasus Pulomas

Ius Pane Jalani 71 Adegan Prarekonstruksi Kasus Pulomas

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 10:52 WIB

Gelar Prarekonstruksi Kasus Pulomas, Polisi Berperan Jadi Korban

Gelar Prarekonstruksi Kasus Pulomas, Polisi Berperan Jadi Korban

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 09:36 WIB

Turki Tangkap Lima Anggota ISIS Terkait Pembantaian Istanbul

Turki Tangkap Lima Anggota ISIS Terkait Pembantaian Istanbul

News | Kamis, 05 Januari 2017 | 04:42 WIB

Rawan, 5 Korban Pembunuhan Pulomas Tak Ikut Prarekonstruksi

Rawan, 5 Korban Pembunuhan Pulomas Tak Ikut Prarekonstruksi

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 16:11 WIB

Gadis Korban Pembantaian Istanbul Ini Sudah Ramalkan Kematiannya

Gadis Korban Pembantaian Istanbul Ini Sudah Ramalkan Kematiannya

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 06:03 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×