Masalah di Kornea Mata, Dokter Kaji Kemungkinan Novel Dioperasi

Rizki Nurmansyah | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 17 April 2017 | 14:33 WIB
Masalah di Kornea Mata, Dokter Kaji Kemungkinan Novel Dioperasi
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat dipindahkan dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara ke RS Mata, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kondisi penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, dikabarkan membaik. Tekanan pada kedua mata Novel yang disiram air keras oleh dua pelaku misterius pada, Selasa (11/4/2017), juga sudah mulai menurun.

Kabar membaiknya kondisi Novel disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/4/2017).

"Kemarin kita dapat informasi secara umum ada sejumlah perbaikan (dari kondisi Novel). Misalnya tekanan pada kedua mata sudah jauh menurun, meskipun mata kiri masih lebih tinggi tekanannya," kata Febri‎.

Febri menambahkan, saat ini tim dokter Singapore National Eyed Centre yang menangani Novel juga tengah melakukan analisis untuk melakukan tindakan medis lanjutan.

Termasuk diantaranya mengkaji apakah perlu dilakukan tindakan operasi pada mata Novel. Kajian itu dilakukan hari ini, menyusul lambatnya perkembangan pertumbuhan jaringan di kornea mata Novel.

"‎Hari ini dokter masih memperhatikan soal pertumbuhan jaringan di sekitar kornea mata, unuk menentukan diperlukan operasi atau tidak. Memang pertumbuhan jaringan seperti yang disampaikan dokter masih cukup lambat sehingga ada tindakan-tindakan yang harus diputuskan hari ini," jelas Febri.

Di sisi lain, kata Febri, meski Novel belum bisa bertugas secara intensif kembali, namun pekerjaannya akan dikerjakan oleh penyidik lainnya.

Dengan ini, Febri memastikan, kasus yang sedang ditangani Novel, seperti kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), tidak mengalami penundaan.‎

"Terkait Satgas e-KTP ada beberapa penyidik senior yang sudah ditugaskan sebelumnya, tentu kita perlu melakukan re-strategi di internal. Namun saat ini kita ingin pastikan bahwa harapan publik agar kasus e-KTP tuntas dan ditangani. Itu tanggung jawab kami," tandasnya.

Novel diserang menggunakan cairan asam sulfat usai salat Subuh berjamaah di Masjid Jami Al Ihsan, Jalan Deposito, Perumahan Bank Bumi Daya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa pagi.

Sebelum dirawat di Singapura, Novel dirawat di dua rumah sakit: Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, dan Rumah Sakit Mata, Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta Pusat.

Untuk mengungkap kasus tersebut, tim independen pencari fakta telah dibentuk. Apa motif dua eksekutor menyiramkan air keras ke Novel belum terungkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Putuskan Biaya Pengobatan Novel Baswedan Dibayar Negara

Jokowi Putuskan Biaya Pengobatan Novel Baswedan Dibayar Negara

News | Senin, 17 April 2017 | 14:28 WIB

Polisi Cocokkan Foto Diduga Pelaku Penyerangan Novel dengan Saksi

Polisi Cocokkan Foto Diduga Pelaku Penyerangan Novel dengan Saksi

News | Senin, 17 April 2017 | 13:35 WIB

Kasus Penyerangan Novel Baswedan, 19 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Kasus Penyerangan Novel Baswedan, 19 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

News | Senin, 17 April 2017 | 13:25 WIB

DPR Tunda Rapat Sampai Nanti Malam, Tunggu Ketua KPK Datang

DPR Tunda Rapat Sampai Nanti Malam, Tunggu Ketua KPK Datang

News | Senin, 17 April 2017 | 11:29 WIB

Kondisi Mata Novel Baswedan Saat Ini Usai Disiram Air Keras

Kondisi Mata Novel Baswedan Saat Ini Usai Disiram Air Keras

News | Senin, 17 April 2017 | 10:58 WIB

Komisi III RDP dengan KPK, Kasus Novel dan E-KTP akan Ditanyakan

Komisi III RDP dengan KPK, Kasus Novel dan E-KTP akan Ditanyakan

News | Senin, 17 April 2017 | 10:51 WIB

Perjelas Pelaku Teror, Polda Telaah CCTV Rumah Novel di Puslabfor

Perjelas Pelaku Teror, Polda Telaah CCTV Rumah Novel di Puslabfor

News | Kamis, 13 April 2017 | 14:58 WIB

CCTV di Rumah Novel Baswedan Tak Merekam Jelas Penyiram Air Keras

CCTV di Rumah Novel Baswedan Tak Merekam Jelas Penyiram Air Keras

News | Kamis, 13 April 2017 | 11:55 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB