Demo 505, Menag: Jangan Tekan Hakim Dengan Kekuatan Massa

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 04 Mei 2017 | 16:25 WIB
Demo 505, Menag: Jangan Tekan Hakim Dengan Kekuatan Massa
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Jumat (26/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta semua pihak, khususnya umat muslim menghormati proses peradilan terhadap kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) gubernur DKI Jakarta. Pernyataan ini menanggapi rencana aksi '505' pada Jumat (5/5/2017) besok yang dipelopori oleh GNPF MUI untuk menunut hakim memutuskan hukuman berat terhadap Ahok.

‎"Meskipun demonstrasi itu hak setiap warga negara untuk mengungkapkan, mengekspresikan aspirasinya, tapi saya mengajak kita semua umat Islam khususnya untuk betul-betul menghormati proses hukum. Jadi ya kita tunggu saja proses hukum, apa pun putusannya harus diterima dengan baik karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan menghormati hukum,"‎ kata Lukman di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Dia mengingatkan, bahwa Indonesia adalah bangsa yang beradab. Sehingga dalam menyelesaikan sengketa, perselisihan secara hukum bukan dengan tekanan kekuatan massa‎ apalagi sampai anarkis.

"Jadi kita masyarakat yang beradab sepakat bahwa segala perselisihan, segala sengketa di antara kita itu diselesaikan dengan pendekatan hukum. Hukumlah yang menyelesaikan segala perselisihan ini secara santun dan beradab," ujar dia.

‎Maka dari itu, ia mengimbau kepada semua pihak khususnya umat Islam yang tak suka dengan Ahok memanfaatkan kekuatan massa untuk menekan atau mempengaruhi hakim dalam mengambil keputusan.

"Jadi kita tak perlu mengintervensi atau mempengaruhi para hakim apalagi dengan tekanan-tekanan massa yang sangat besar dan sebagainya. Ya kita serahkan proses hukum pada hakim," tutur dia.

Meski aksi unjukrasa merupakan hak setiap warga yang dilindungi undang-undang, ia mengimbau dilakukan secara damai.

"Saya berharap aksi itu bisa dilakukan dengan baik, damai dan sama sekali tidak melanggar ketentuan unjuk rasa," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KY Janji Jaga Hakim Kasus Ahok Agar Tetap Independen

KY Janji Jaga Hakim Kasus Ahok Agar Tetap Independen

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 15:58 WIB

Jelang Vonis Ahok, GNPF MUI Sambangi KY

Jelang Vonis Ahok, GNPF MUI Sambangi KY

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 14:44 WIB

Menanti Vonis Ahok, Amien Rais: Jangan Ada Sandiwara Hukum

Menanti Vonis Ahok, Amien Rais: Jangan Ada Sandiwara Hukum

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 08:40 WIB

Djarot Sebut Dewi Keadilan akan Hadir Dalam Vonis Ahok

Djarot Sebut Dewi Keadilan akan Hadir Dalam Vonis Ahok

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:50 WIB

GNPF MUI Klaim 3,5 Juta Massa Akan Demo Kasus Ahok ke MA

GNPF MUI Klaim 3,5 Juta Massa Akan Demo Kasus Ahok ke MA

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:26 WIB

Protes Tuntutan Ahok, PP Muhammadiyah Datangi Komisi Kejaksaan

Protes Tuntutan Ahok, PP Muhammadiyah Datangi Komisi Kejaksaan

News | Rabu, 26 April 2017 | 11:24 WIB

Teriak Takbir, Pengunjung Sidang Ahok Diusir Keluar

Teriak Takbir, Pengunjung Sidang Ahok Diusir Keluar

News | Selasa, 25 April 2017 | 09:58 WIB

Jalani Sidang Lanjutan, Pledoi Ahok Lebih Dari 600 Halaman

Jalani Sidang Lanjutan, Pledoi Ahok Lebih Dari 600 Halaman

News | Selasa, 25 April 2017 | 09:17 WIB

Tuntutan Ahok Dinilai Ringan, Jaksa Agung Bantah Ada Intervensi

Tuntutan Ahok Dinilai Ringan, Jaksa Agung Bantah Ada Intervensi

News | Jum'at, 21 April 2017 | 15:06 WIB

Djarot Apresiasi Jaksa Hargai Kerja Keras Ahok Bangun Jakarta

Djarot Apresiasi Jaksa Hargai Kerja Keras Ahok Bangun Jakarta

News | Jum'at, 21 April 2017 | 14:51 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB