Jelang Vonis Ahok, GNPF MUI Sambangi KY

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 04 Mei 2017 | 14:44 WIB
Jelang Vonis Ahok, GNPF MUI Sambangi KY
GNPF MUI sambangi gedung Komisi Yudisial di Jakarta. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Tim Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambangi Gedung Komisi Yudisial (KY), Jakarta Pusat, Kamis (4/5/2017).

Kedatangan Tim GNPF MUI yang terdiri dari Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir dan Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera, diterima Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada.

Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir mengaku kedatangannya bukan untuk mengintervensi KY, melainkan meminta KY untuk melakukan pengawasan agar tidak di intervensi, jelang vonis kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 9 Mei mendatang.

"Kami tidak pada posisi menekan hanya menginformasikan, bahwa kami yang sedang mencari keadilan ini, meminta agar Komisi Yudisial menjalankan peran dan fungsi nya melakukan pengawasan agar hukum tidak diintervensi oleh kekuasaan dan berjalan sesuai dengan aturan, sehingga bisa menegakkan keadilan seadil-adilnya," ujar Bachtiar di lokasi.

Hal yang senada juga dikatakan anggota Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera yang mengaku tak menemukan fakta-fakta di persidangan kasus Ahok. Maka dari itu ia menilai ada intervensi di kasus Ahok.

"Saya sudah cek , semua rekaman persidangan dari pertama sampai kemarin tuntutan, faktanya tidak pernah satu orang saksi pun, yang mengatakan adanya penodaan golongan yang ada, dan menolak sama sekali tidak ada penodaan agama, tetapi ketika Jaksa menuntut kepada penodaan golongan, maka kami melihat begitu besar intervensi sehingga Jaksa kehilangan common sense," kata dia.

Sebab itu kata Kapitra, pihaknya mendorong KY melakukan pengawasan menjelang vonis Ahok agar majelis hakim tidak dintervensi siapapun.

"Inilah kita datang kesini supaya kontaminasi tidak masuk virusnya kepada majelis hakim. Fungsinya keadilan harus ditegakkan berdasarkan fakta persidangan, maka komisi yudisial berperan aktif untuk melakukan pengawasan," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Kembali Didemo GNPF, Ahok Cuma Tertawa

Mau Kembali Didemo GNPF, Ahok Cuma Tertawa

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 09:56 WIB

Djarot Sebut Dewi Keadilan akan Hadir Dalam Vonis Ahok

Djarot Sebut Dewi Keadilan akan Hadir Dalam Vonis Ahok

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:50 WIB

GNPF Izin Polisi Demo Ahok 5 Mei, Massanya 10 Ribuan Orang

GNPF Izin Polisi Demo Ahok 5 Mei, Massanya 10 Ribuan Orang

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:40 WIB

Kalau Ahok Tak Dipenjara, Habib Novel: Kita Kirimkan Massa Lagi

Kalau Ahok Tak Dipenjara, Habib Novel: Kita Kirimkan Massa Lagi

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:50 WIB

Habib Novel: Ahok Harus Dihukum 5 Tahun Tanpa Kurang Sehari Pun

Habib Novel: Ahok Harus Dihukum 5 Tahun Tanpa Kurang Sehari Pun

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:03 WIB

JK: Aksi GNPF Tuntut Ahok Pada 5 Mei Sudah Tak Perlu Lagi

JK: Aksi GNPF Tuntut Ahok Pada 5 Mei Sudah Tak Perlu Lagi

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:43 WIB

GNPF Demo Ahok 5 Mei, Ini Nama-nama Tokoh Agama yang Dukung

GNPF Demo Ahok 5 Mei, Ini Nama-nama Tokoh Agama yang Dukung

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:55 WIB

GNPF MUI Klaim 3,5 Juta Massa Akan Demo Kasus Ahok ke MA

GNPF MUI Klaim 3,5 Juta Massa Akan Demo Kasus Ahok ke MA

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:26 WIB

GNPF Demo Lagi karena Anggap Sidang Ahok Penuh Drama

GNPF Demo Lagi karena Anggap Sidang Ahok Penuh Drama

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 18:29 WIB

Belum Ada Izin Aksi GNPF Galang Lima Juta Orang Buat Demo Ahok

Belum Ada Izin Aksi GNPF Galang Lima Juta Orang Buat Demo Ahok

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 13:47 WIB

Terkini

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

×