Komnas HAM Nilai Pengungkapan Kasus Novel Baswedan Lambat

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Selasa, 23 Mei 2017 | 17:16 WIB
Komnas HAM Nilai Pengungkapan Kasus Novel Baswedan Lambat
Aksi dukungan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (11/4) .

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan, bakal memantau penyelidikan kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Anggota Komnas HAM Hafid Abbas mengungkapkan, pemantauan itu didasari atas penerimaan banyak keluhan masyarakat mengenai penanganan kasus itu yang dianggap berlarut-larut dan tak juga menemukan titik terang penyibakannya.

"Nah, masyarakat juga bertanya-tanya ke‎napa penanganan kasus Novel ini tertunda-tunda. Mereka merisaukan kasus ini berlarut-larut tanpa kejelasan. Ini seakan negara lumpuh di hadapan preman-preman politik, penjahat-penjahat demokrasi yang disebut Presiden anti NKRI harus digebuk," kata Hafid di kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Agar bisa mengetahui duduk perkara, Hafid menuturkan bakal menemui Novel Baswedan untuk meminta keterangan.

Setelahnya, sambung Hafid, Komnas HAM akan mengelaborasi keterangan Novel dengan pihak-pihak terkait, seperti polisi, keluarga, dan sahabat penyidik senior tersebut.

Selain itu, terusnya, Komnas HAM juga ingin mendapatkan masukan dari simpul masyarakat pegiat antikorupsi. Sebab, penyingkapan kasus ini harus mendapat dukungan dan dikerjakan bersama publik.

“Kami juga ingin mengajak banyak pihak berdialog, sebab kasus teror terhadap Novel tak berdiri sendiri. Banyak keterkaitan dengan yang lain. Misalnya Novel sebagai penyidik KPK tengah mengungkap berbagai kasus korupsi, di antaranya‎ kasus korupsi e-KTP, Wisma Atlet, BLBI, kasus dugaan korupsi MK, Korlantas Polri dan lainnya,” terang Hafid.

Setelah semuanya lengkap, Hafid berjanji bakal memublikasikan hasil kerja pemantauan Komnas HAM kepada aparat kepolisian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada Perkembangan, TPF Desak Polisi Ungkap Kasus Novel

Tak Ada Perkembangan, TPF Desak Polisi Ungkap Kasus Novel

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 15:27 WIB

Komnas HAM Nilai Cara Penangkapan Pesta Gay Atlantis Langgar HAM

Komnas HAM Nilai Cara Penangkapan Pesta Gay Atlantis Langgar HAM

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 15:11 WIB

Ungkap Kasus Novel Sulit seperti Pembunuhan Puspo Arum

Ungkap Kasus Novel Sulit seperti Pembunuhan Puspo Arum

News | Senin, 22 Mei 2017 | 19:43 WIB

Pengamat Duga Ada Kepentingan Besar di Balik Kasus Novel

Pengamat Duga Ada Kepentingan Besar di Balik Kasus Novel

News | Senin, 22 Mei 2017 | 00:04 WIB

Komentar Usman Hamid Soal Zainal Abidin Masuk ke Komnas HAM

Komentar Usman Hamid Soal Zainal Abidin Masuk ke Komnas HAM

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 00:29 WIB

Polda Metro Minta Informasi Kasus yang Ditangani Novel

Polda Metro Minta Informasi Kasus yang Ditangani Novel

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 20:54 WIB

Ungkap Pelaku Penyerangan Novel, KPK-Polri Akan Rutin Bertemu

Ungkap Pelaku Penyerangan Novel, KPK-Polri Akan Rutin Bertemu

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 20:36 WIB

Perkembangan Kasus Novel Baswedan

Perkembangan Kasus Novel Baswedan

Foto | Jum'at, 19 Mei 2017 | 20:16 WIB

KPK Apresiasi Kinerja Polisi Buru Penyiram Air Keras ke Novel

KPK Apresiasi Kinerja Polisi Buru Penyiram Air Keras ke Novel

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 18:53 WIB

Polda dan KPK Ketemu Bahas Kasus Novel Siang Ini

Polda dan KPK Ketemu Bahas Kasus Novel Siang Ini

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:08 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×