Polda Metro Minta Informasi Kasus yang Ditangani Novel

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 19 Mei 2017 | 20:54 WIB
Polda Metro Minta Informasi Kasus yang Ditangani Novel
Keterangan pers terkait kasus penyiraman air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Sudah lebih dari sebulan, pengungkapan kasus penyerangan air keras terhadap Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum juga terungkap. Minimnya informasi membuat Pejabat Polda Metro Jaya mendatangi pimpinan KPK untuk meminta informasi soal kasus yang pernah dan sedang ditangani Novel. Sebab, setiap kasus dicurigai berpotensi berkaitan dengan penyiraman kepada Novel.

"Kami juga ingin dapatkan informasi yang kira-kira berkaitan dengan kasus ini. Karena itu, kita ingin tahu tentang kasus apa saja yang sudah dan sedang ditangani Novel. Kasus itu perlu kita curigai, karena dinilai punya potensi," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Kombes Rudy Heriyanto di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/ 2017).

Rudy mengatakan, pihaknya membuka tangan terhadap semua informasi dari berbagai pihak. Polisi, lanjut dia, akan menampung, mengcek, dan menganalisa setiap informasi yang diterima. Dalam menyelesaikan kasus tersebut, kepolisian tidak akan menggunakan prasangka atau asumsi. Namun, dengan menggunakan data di lapangan, baik itu saksi, barang bukti, serta saksi ahli.

"Artinya segala kemungkinan di lapangan kita cari semuanya, sampai terkecil sekalipun. Berkaitan dengan waktu, kita berharap segera diungkap. Karena semakin banyak informasi yang kita dapatkan, akan lebih memudahkan kita dalam mengungkapkannya," kata dia.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo memastikan bakal memberikan kasus yang ditangani Novel. Namun, kata Agus, KPK tidak akan memberikan data kasus secara rinci.

"Kalau informasi yang diberikan ke Polda, kalau kita deduktif, kasus-kasus apa yang ditangani pak Novel, tapi tidak masuk ke dalam kasusnya, hanya misalnya sebagai kasatgas apa," kata Agus.

Wajah Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal usai pulang salat Subuh di masjid dekat rumahnya, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 11 April. Pelaku diduga dua orang dan mengendarai sepeda motor. Saat ini mantan kepala Satuan Reskrim Polres Kota Bengkulu itu sedang mendapat perawatan di Singapura.

Dalam penyelidikannya, kepolisian sempat mengamankan empat orang karena disangka sebagai pelaku penyiraman. Mereka adalah Hasan, Mukhlis, Muhammad, dan Lestaluhu.
Namun, keempat orang itu sudah dilepas karena tidak terbukti sebagai pelaku penyerangan Novel.

Terkahir, kepolisian menangkap Miko kemarin di Bandung, Jawa Barat. Penangkapan Miko bermula saat polisi menemukan video pernyataannya yang menyebut nama Novel Baswedan dan Abraham Samad viral di jagat maya.

Pada video itu, Miko mengungkapkan kekecewannya terhadap penyidik KPK saat menangani kasus pamannya, Muhtar Effendy. Setelah menjalani pemeriksaan, Miko dilepas karena alibinya kuat tidak terlibat dalam penyerangan Novel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ungkap Pelaku Penyerangan Novel, KPK-Polri Akan Rutin Bertemu

Ungkap Pelaku Penyerangan Novel, KPK-Polri Akan Rutin Bertemu

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 20:36 WIB

KPK Apresiasi Kinerja Polisi Buru Penyiram Air Keras ke Novel

KPK Apresiasi Kinerja Polisi Buru Penyiram Air Keras ke Novel

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 18:53 WIB

Inilah Video Heboh Mico, Terkait Kasus Novel Baswedan

Inilah Video Heboh Mico, Terkait Kasus Novel Baswedan

Video | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:31 WIB

Mico, Terduga Penyiraman Novel Keponakan Muhtar Effendi

Mico, Terduga Penyiraman Novel Keponakan Muhtar Effendi

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:08 WIB

35 Hari di Singapura, Novel Telah Jalani 4 Operasi

35 Hari di Singapura, Novel Telah Jalani 4 Operasi

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 06:00 WIB

Besok, Mata Novel Baswedan Harus Dioperasi di Singapura

Besok, Mata Novel Baswedan Harus Dioperasi di Singapura

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 19:48 WIB

Bongkar Kasus Novel Baswedan, Polri Didesak Gelar Sayembara

Bongkar Kasus Novel Baswedan, Polri Didesak Gelar Sayembara

News | Senin, 15 Mei 2017 | 07:00 WIB

Ini Alasan Polisi Pulangkan Terduga Pelaku Kasus Novel Baswedan

Ini Alasan Polisi Pulangkan Terduga Pelaku Kasus Novel Baswedan

News | Minggu, 14 Mei 2017 | 12:02 WIB

Keluarga Novel Baswedan Geram Pelaku Belum Tertangkap

Keluarga Novel Baswedan Geram Pelaku Belum Tertangkap

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 06:53 WIB

Di Balik Penangkapan AL, Terduga Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

Di Balik Penangkapan AL, Terduga Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

Video | Sabtu, 13 Mei 2017 | 07:00 WIB

Terkini

Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab

Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:02 WIB

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB