suara mereka

Cerita Tim Rukyatulhilal yang Gagal Lihat Hilal di Pantai Serang

Jum'at, 26 Mei 2017 | 21:29 WIB
Cerita Tim Rukyatulhilal yang Gagal Lihat Hilal di Pantai Serang
Petugas dari Kementerian Agama dan PBNU melakukan pengamatan hilal di atas salah satu tower Apartemen di Jakarta, Minggu (5/6).

Suara.com - Salah satu tim rukyatulhilal melakukan pengamatan di Pantai Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, gagal melihat hilal karena terhalang mendung tebal.

"Di Pantai Serang tidak berhasil karena mendung tebal. Matahari juga tidak kelihatan, jadi mustahil hilal kelihatan," kata Ketua Badan Hisab Rukyat Kabupaten Blitar Uzal Syahruza di Blitar, Jumat (26/5/2017) petang.

Cuaca di sekitar Pantai Serang, Kabupaten Blitar, sejak pukul 17.00 WIB terlihat mendung. Bahkan, hingga 30 menit kemudian, pengamatan hilal juga masih gagal.

Hasil pemantauan di sana tetap dilaporkan ke pusat, dan untuk keputusan tetap menunggu dari pusat.

Namun, dari sejumlah informasi yang ia dapat, di sejumlah titik sudah bisa terlihat hilal sehingga dipastikan 1 Ramadan 2017 jatuh pada Sabtu (27/5/2017).

Sementara itu, kegiatan memantau hilal tersebut memang sengaja dilakukan Pantai Serang, Kabupaten Blitar. Lokasi itu juga menjadi pusat pemantauan tiap mengamati hilal, misalnya memastikan 1 ramadhan ataupun 1 syawal yang menandai Idul Fitri.

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh lembaga Islam, muspida, serta tokoh masyarakat. Selain itu, ribuan masyarakat juga ikut melihat prosesi memantau hilal.

Kegiatan "Rukyatul hilal" itu secara seremonial dimulai pukul 17.00 WIB, dan langsung dilanjutkan dengan proses Rukyatul hilal.

Sementara itu, Menteri Agama Lukmah Hakim Saifudin menyebutkan di sejumlah wilayah Indonesia sudah berhasil melihat hilal.

Baca Juga: Menteri Agama Ajak Umat Introspeksi di Ramadan, Jaga Keberagaman

"Setidak-tidak ada empat titik menyebarkan petugas, dan petugas kesaksiannya melihat hilal di bawah sumpah, mereka yang ada di NTT, Kepulauan Seribu, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur semua berhasil melihat hilal," kata Lukman di Jakarta.

Dengan terpantauanya hilal, kata Lukman, 1 Ramadan 2017 dipastikan pada Sabtu (27/5/2017). Penetapan tersebut juga berdasarkan metode hisab dan rukyat.

Sementara itu, pemantauan hilal di Indonesia dilakukan di 77 titik. Kemenang mendapatkan laporan dari empat titik yang kesaksiannya di atas sumpah. Posisi hilal berada pada 8,73 derajat dan umur hilal 14 jam 57 menit 32 detik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI