Senator Tunggu Hasil Tito Ungkap Motif Bomber Kampung Melayu

Siswanto

Sabtu, 27 Mei 2017 | 23:39 WIB
Senator Tunggu Hasil Tito Ungkap Motif Bomber Kampung Melayu
Senator Jakarta Dailami Firdaus jenguk korban bom bunuh diri [DPD]

Suara.com - Senator Jakarta Dailami Firdaus turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa atas bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dia mengutuk keras aksi teror tersebut.

"Saya berharap aparat terkait dapat segera mengusut motif teror tersebut juga menangkap pelaku dan aktor utamanya," kata Firdaus.

Firdaus mendoakan agar korban yang mengalami luka-luka dan masih dirawat di rumah sakit agar lekas pulih dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga.

"Saya sangat prihatin karena kejadian bom ini bersamaan dengan saat bergembiranya umat Islam menyambut Ramadan dan bertepatan dengan malam perayaan bagi umat Kristiani," katanya.

Firdaus mengatakan jelas pelaku ingin menebar teror untuk merusak momentum keagamaan dan menusuk sisi sentimentil keagamaan.

Namun, dia yakin masyarakat Jakarta dan Indonesia tidak akan terpancing dan tersulut dengan teror ini. Justru teror ini semakin menguatkan rasa persatuan dan kesatuan untuk menjaga NKRI.

Korban yang saat ini dirawat di RS Budhi Asih yaitu Susi A Fitriani dan Taspik Saputro, kata dia, sudah berangsur membaik.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Jakarta dan semua elemen terkait untuk mendoakan para korban, baik yang meninggal maupun yang masih dalam perawatan," kata dia.

Dia menekankan agar pihak aparat terkait dapat bersinergi dengan masyarakat untuk dapat mengantisipasi hal-hal yang negatif yang terjadi di masyarakat.

Masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan tidak segan untuk melaporkan setiap hal-hal yang dinilai mencurigakan di wilayahnya kepada pihak berwajib. Intinya dengan kejadian ini kita semua harus meningkatkan kewaspadaan agar peristiwa ini tidak terulang kembali.

Kapolri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengumumkan identitas dua terduga bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu pada Rabu (24/5/2017), malam lalu.

"Sudah teridentifikasi melalui sidik jari maupun data di lapangan serta hasil tes DNA yang selesai sore ini. Yang pertama positif Ichwan Nurul Salam melalui pembanding putranya dan yang kedua melalui pembanding ibu kandung, positif Ahmad Syukri," kata Tito dalam jumpa pers di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (26/5/2017).

Tito mengatakan keduanya merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah sel Bandung Raya. JAD merupakan jaringan yang berafiliasi dengan ISIS.

"Mereka berdua tergabung dalam JAD. Ini adalah pendukung utama dari ISIA. Kedua orang ini masuk ke dalam jaringan Bandung raya, penyerangan ini sudah direncanakan oleh mereka," tambah Tito.

Kapolri mengimbau masyarakat tetap tenang. Sebab, kata dia, anggotanya akan segera membereskan kasus bom di Terminal Kampung Melayu.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tenang, karena ini kelompok kecil, meski sulit menangkap mereka karena selalu menghindar. Kami sangat yakin bisa mengalahkan mereka, kami hanya butuh dukungan dari masyarakat dan teman teman TNI, serta kaum ulama," kata dia.

Bom bunuh diri di Kampung Melayu selain menewaskan terduga pelaku, juga membunuh tiga anggota polisi yang sedang bertugas. Sebelas orang yang teridiri enam anggota polisi dan lima warga sipil luka-luka akibat kena ledakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:29 WIB

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:28 WIB

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:21 WIB

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:15 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:07 WIB

Damaikan Timur Tengah, Prabowo Disarankan Pakai Strategi Geopolitik Bung Karno

Damaikan Timur Tengah, Prabowo Disarankan Pakai Strategi Geopolitik Bung Karno

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:02 WIB

Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar

Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:48 WIB

Pengeroyok Dico di Biliar Grogol Diciduk! Dua Pelaku Ternyata Masih Bocah di Bawah Umur

Pengeroyok Dico di Biliar Grogol Diciduk! Dua Pelaku Ternyata Masih Bocah di Bawah Umur

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:45 WIB

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:30 WIB

Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo

Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:18 WIB