Array

Wiranto Ceritakan Pengalaman dari Riyadh dan Rusia

Selasa, 30 Mei 2017 | 17:19 WIB
Wiranto Ceritakan Pengalaman dari Riyadh dan Rusia
Menkopolhukam Wiranto [suara.com/Oke Atmaja]
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto berharap DPR segera selesaikan revisi Undang-Undang Anti Terorisme. UU ini akan menjadi pegangan bagi aparat keamanan untuk mencegah dan menindak terorisme.

"Tadi, saya mengharapkan bahwa ada dukungan dari lembaga MPR maupun DPR nanti untuk bersama-sama mempercepat diselesaikannya revisi undang-undang tindak pidana terorisme, sehingga dengan demikian aparat keamanan secara utuh sudah mempunyai pegangan untuk melawan terorisme," kata Wiranto usai bertemu Ketua MPR Zulkifli Hasan di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Sementara ini, kata Wiranto, aparat keamanan masih meraba-raba harus berpegang pada peraturan yang mana untuk menangani kejahatan terorisme.

"Mudah-mudahan dengan adanya kesamaan frame, pandangan antara eksekutif dan legislatif, MPR dan Pemerintah, maka kita akan lebih mudah mengajak masyarakat bersama-sama menyelesaikan masalah-masalah yang sangat strategis ini," tutur Wiranto.

Wiranto bercerita baru saja pulang dari Riyadh dan Rusia, khusus untuk membahas penanganan terorisme bersama negara-negara lain. Semua negara, kata dia, telah sepakat bahwa terorisme merupakan musuh bersama.

"Karena ini musuh bersama, maka harus dihadapi bersama-sama. Sehingga harus ada komitmen di antara negara-negara, bahkan di Rusia 100 negara yang hadir, berkomitmen bersama menanggulangi gerakan terorisme," ujar Wiranto.

Adapun bentuk kerjasama negara-negara tersebut dalam menangani terorisme, yaitu dengan saling tukar menukar intelijen, memperkuat sistem syber dan memotong jalur logistik kelompok terorisme.

Sejauh ini, kata Wiranto, Indonesia dinilai paling berpengalaman dalam menangani terorisme secara soft. Sebab itu, negara-negara lain seringkali belajar dari Indonesia untuk penanganan teroris.

"Indonesia kebetulan memang dianggap lebih maju untuk masalah-masalah penanganan terorisme dengan cara, soft approach dengan cara-cara radikalisasi. Ini kita duluan lebih maju dari negara lain sehingga selalu diminta untuk memberikan pengalaman-pengalaman praktis mengenai masalah itu," kata Wiranto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI