Bom Kampung Melayu, Mata Yogi Rusak Total, Dilarikan ke Singapura

Siswanto, Welly Hidayat

Selasa, 30 Mei 2017 | 19:33 WIB
Bom Kampung Melayu, Mata Yogi Rusak Total, Dilarikan ke Singapura
Yuli Hari Utomo, ayahanda Brigadir Polisi Dua Yogi Ario Yudistiro [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Perawatan kesehatan Brigadir Polisi Dua Yogi Ario Yudistiro dipindahkan ke Rumah Sakit Singapura General Hospital, hari ini. Yogi merupakan korban terparah akibat ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Kami sampaikan informasi, bahwa korban bom Kampung Melayu atas nama Bripda Yogi Ario Yudistiro harus dievakuasi ke Singapura untuk dirawat lebih lanjut di Singapura General Hospital," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/5/2017).

Yogi mengalami luka parah pada bagian mata bagian kiri.

"Di bagian mata kiri mengalami kerusakan total dan ada luka - luka yang juga harus ditangani," ujar Setyo.

Setyo berharap setelah menjalani perawatan di Singapura, Yogi medapatkan kesembuhan.

"Kami mohon doa restu dan dukungan. Semoga Bripda Yogi cepat mendapat kesembuhan," ujar Setyo.

Sebelumnya, Yogi mendapatkan perawatan tim ahli di Rumah Sakit Premier Jatinegara.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly sudah menjenguk Yogi di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (28/5/2017), sekitar pukul 15.50 WIB.

Yasonna hanya sekitar tujuh menit berada di ruang perawatan Yogi. Usai menjenguk, Yasonna menceritakan keadaan Yogi, korban paling parah.

"Di tubuhnya banyak sekali luka, karena terkena serpihan bom, kan. Yang paling parah itu mata kirinya. Di kaki kirinya juga luka banyak sekali. Tapi sekarang sudah mulai membaik, tadi sudah bisa diajak bicara," kata Yasonna.

Ketika bertemu keluarga Yogi, mereka berharap pemerintah membawa Yogi Aryo ke rumah sakit di Singapura untuk mendapatkan perawatan bagian mata. Keluarga sangat khawatir, Yogi mengalami kebutaan.

"Dari pihak keluarga minta pengobatan ke Singapura. Orangtua Yogi ini merupakan staf kami di Kemenkumham di Depok, sedangkan ibunya ini staf BPSDM. Kami sedang mengupayakan agar Yogi ini mendapatkan pengobatan yang terbaik. Sedang kami komunikasikan," katanya.

Yasonna minta keluarga Yogi tetap semangat. Pemerintah, kata Yasonna, tentu membantu pengobatan Yogi dan korban-korban lain yang kini dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Dua ledakan bom bunuh diri yang terjadi pada Rabu (24/5/2017) malam menewaskan tiga anggota Polri dan dua pelaku. Sebelas orang yang terdiri dari enam anggota Polri dan lima warga sipil luka-luka.

Saat ini, Densus 88 Anti Teror tengah melacak jaringan pelaku bom bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:58 WIB

Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan

Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:54 WIB

4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:52 WIB

Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal

Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:52 WIB

Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026

Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026

Sulsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:50 WIB

5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!

5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:50 WIB

Merek Apparel Bandung Rabbit & Wheels Berhasil Ekspansi ke Luar Negeri

Merek Apparel Bandung Rabbit & Wheels Berhasil Ekspansi ke Luar Negeri

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:49 WIB

Luncurkan OJA 3140 di Inagritech 2026, Mahindra Dukung Mekanisasi Pertanian Nasional

Luncurkan OJA 3140 di Inagritech 2026, Mahindra Dukung Mekanisasi Pertanian Nasional

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:49 WIB

×