Bujuk Korut-Korsel Damai, Megawati Usulkan Dialog di Jeju

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 30 Mei 2017 | 23:11 WIB
Bujuk Korut-Korsel Damai, Megawati Usulkan Dialog di Jeju
Pulau Jeju, Korea Selatan. (Shutterstock)

Suara.com - Presiden kelima Megawati Soekarnoputri bersedia membujuk Korea Utara untuk mau berdialog dengan Korea Selatan, dan dia mengusulkan agar pertemuan dua Korea dalam kerangka reunifikasi berlangsung di Pulau Jeju, Korea Selatan.

"Semalam saya berpikir dan saya berandai, kalau sekiranya saya dapat menyampaikan suatu keinginan dari Korsel untuk bertemu dengan Korut, saya mencari tempat dan saya lalu berpikir alangkah baiknya jika pertemuan tersebut dapat dilakukan di Pulau Jeju," ujar Megawati saat menghadiri jamuan makan malam oleh Gubernur Jeju, Won Hee Ryon, di Jeju, Selasa (30/5/2017).

Megawati mengaku tidak pernah melupakan pernyataan Gubernur Jeju Won Hee Ryon bahwa Jeju adalah pulau perdamaian. Menurut Megawati, dengan keadaan situasional dunia yang penuh kecamuk, peperangan maupun kekerasan, dunia memang memerlukan adanya zona damai.

Oleh karena itu Megawati mengusulkan agar dialog antara Korea Utara dan Korea Selatan berlangsung di Pulau Jeju. Dia bersedia menjembatani pertemuan tersebut sesuai harapan dari Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

"Tentu saja saya harus mendapatkan izin dari Gubernur Jeju dan Dewan Perwakilan Rakyat Jeju. Saya juga coba berhitung, mudah-mudahan saya juga diberikan suatu hasil didalam memperbaiki hubungan kedua negara ini," jelas Megawati.

Sementara itu saat membahas perpecahan dua Korea, Megawati sempat terlihat terharu. Nada bicaranya tiba-tiba berubah agak sedih.

Megawati mengatakan sebagai manusia kita selalu berkeinginan bersatu. Selama ini, kata Mega, begitu lama kepahitan dirasakan pihak Korea Utara dan Korea Selatan yang terpisah.

"Saya teringat ayah saya (Soekarno). Saya bertanya pada beliau ketika persoalan Jerman pada waktu itu saya masih muda saya tanya bisakah sebuah bangsa yang dipisahkan itu bersatu kembali. Ayah saya katakan pasti bisa sepanjang darah bangsa itu masih ada, dan pada kenyataannya sekarang Jerman telah bersatu," ujar Mega.

Oleh sebab itu, kata Megawati, dirinya juga meyakini suatu saat dua Korea pasti bersatu. Namun semuanya, kata Mega, bergantung pada rakyat Korea.

baca juga

"Saya minta dengan sangat dukungan semua rakyat Jeju beserta pimpinannya untuk bisa membantu saya untuk sekiranya saya bisa menjalin hubungan atau datang ke Korea Utara pada waktu-waktu yang akan datang," ujar Mega.

Sebelumnya dalam lawatannya ke Seoul Korea, Senin (29/5) Megawati diundang Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Blue House. Dalam kesempatan tersebut, Moon Jae-in secara khusus meminta bantuan Megawati agar bersedia menjembatani upaya reunifikasi Korsel dan Korea Utara.

Permohonan itu ditegaskan kembali Gubernur Jeju Won Hee Ryon. "Ibu Mega sudah mengunjungi Seoul dan Pyongyang sambil mengupayakan perdamaian semenanjung Korea, kami harapkan sekali lagi peran ibu," ujar Won Hee Ryon. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Diminta Ikut Jembatani Reunifikasi Korsel-Korut

Megawati Diminta Ikut Jembatani Reunifikasi Korsel-Korut

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 06:04 WIB

Korut Punya Senjata Lebih "Mematikan" dari Nuklir?

Korut Punya Senjata Lebih "Mematikan" dari Nuklir?

News | Senin, 29 Mei 2017 | 10:49 WIB

Kim Jong Un Pimpin Langsung Uji Senjata Baru Anti Pesawat

Kim Jong Un Pimpin Langsung Uji Senjata Baru Anti Pesawat

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 19:09 WIB

Kalahkan Cina, Korsel Juara Piala Sudirman 2017

Kalahkan Cina, Korsel Juara Piala Sudirman 2017

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 15:56 WIB

Megawati Cerita Tiap ke Surabaya Diajak Jalan-jalan Risma

Megawati Cerita Tiap ke Surabaya Diajak Jalan-jalan Risma

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 19:42 WIB

Orang Ini Berani Protes Megawati Suka Tumbuhan

Orang Ini Berani Protes Megawati Suka Tumbuhan

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 19:26 WIB

Buat Gerakan Jaga Bhumi, Megawati: Susi Jaga Lautan

Buat Gerakan Jaga Bhumi, Megawati: Susi Jaga Lautan

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 19:17 WIB

Megawati Tak Suka Tinggal di Apartemen, Ini Alasannya

Megawati Tak Suka Tinggal di Apartemen, Ini Alasannya

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 19:12 WIB

Megawati Heran Masyarakat Sembarangan Tuduh Jokowi PKI

Megawati Heran Masyarakat Sembarangan Tuduh Jokowi PKI

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 18:54 WIB

Terkini

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

×