Unggahannya Diduga Hina Agama, Remaja Bekasi Diamankan Polisi

Yazir Farouk | Suara.com

Senin, 05 Juni 2017 | 22:56 WIB
Unggahannya Diduga Hina Agama, Remaja Bekasi Diamankan Polisi
Ilustrasi simbol ujaran kebencian pada keyboard komputer (Shutterstock).

Suara.com - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, mengamankan seorang remaja berinisial BBS (15) di Kaliabang, Kecamatan Bekasi Utara, atas postingannya di media sosial Facebook yang mengandung unsur penistaan agama.

"BBS saat ini sudah kita amankan di Mapolsek Bekasi Utara untuk pemeriksaan setelah yang bersangkutan kita amankan dari rumahnya di Kaliabang, Jumat (2/6)," kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Hero Bahtiar di Bekasi, Senin (5/6/2017) dikutip dari Antara.

Menurut dia, upaya pengamanan terhadap BBS itu dilakukan pihaknya setelah polisi setempat menerima infromasi warga yang merasa tersinggung dengan postingan BBS di akun Facebook.

Warga dari kalangan organisasi masyarakat itu sempat mendatangi rumah BBS setelah salah satu dari mereka melapor kepada Polsek Bekasi Utara atas postingan yang dianggap menistakan salah satu umat beragama.

"Kasus ini tidak bisa dikategorikan sebagai tindakan persekusi sebab belum ada intimidasi dari ormas tersebut. Kami segera mendatangi lokasi dan mengamankan remaja itu," katanya.

Kasus yang dialami BBS tidak bisa digiring kepada opini persekusi sebab kasusnya masih prematur atau belum sempat menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

"Memang ada banyak warga yang datang ke rumah BBS minta pertanggungjawaban atas postingan itu, tapi upaya lain si anak belum terlampau jauh," katanya.

Dikatakan Hero, kasus BBS berbeda dengan yang dialami Mario Alvian (15) warga Cipinang Muara, Jakarta Timur, yang baru-baru ini diprotes Ormas Front Pembela Islam (FPI).

"Kalau kasus Mario ada perbuatan intimidasi bahkan kekerasan pada yang bersangkutan. Kalau BBS tidak sampai ke sana karena baru pada tahap mediasi dan massa meminta kasusnya ditangani secara hukum," katanya.

Dari hasil penyidikan kepolisian terhadap BBS, kata dia, yang bersangkutan telah mengaku bahwa postingan itu hanya iseng spontanitas di kolom komentar Facebook saat berdialog dengan pemilik akun lain.

"Memang ada konten yang bermuatan penghinaan pada salah satu umat beragama, namun kami tengah menyelesaikannya secara hukum," katanya.

Polisi telah melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) setempat untuk menangani kasus yang menimpa BBS.

"Kami berkesimpulan, ini adalah kenakalan remaja yang tidak disadari pelaku. BBS menangis terkejut saat menyadari dampaknya dan menyesali perbuatan bodohnya," katanya.

Pihaknya pun memutuskan untuk mengembalikan BBS kepada keluarganya setelah menerima pembinaan dari polisi dan KPAI.

"BBS kita kembalikan pada orang tuanya, namun kasus ini terus berjalan dengan bukti awal copy layar ponsel yang bersangkutan. BBS sudah didampingi KPAI," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Ini Alasan Jaksa Tetap Banding, Meski Ahok Terima Vonis

Ternyata Ini Alasan Jaksa Tetap Banding, Meski Ahok Terima Vonis

News | Senin, 05 Juni 2017 | 13:46 WIB

Seruan Jusuf Kalla Belum Cukup Buat Atasi Aksi Persekusi

Seruan Jusuf Kalla Belum Cukup Buat Atasi Aksi Persekusi

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 15:45 WIB

The Ahok Effect, YLBHI Minta Semua Akun Palsu Diselidiki

The Ahok Effect, YLBHI Minta Semua Akun Palsu Diselidiki

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 15:07 WIB

Tangani Kasus The Ahok Effect, Polisi Jangan Cuma Tunggu Laporan

Tangani Kasus The Ahok Effect, Polisi Jangan Cuma Tunggu Laporan

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 14:54 WIB

The Ahok Effect, 59 Orang Jadi Target Aksi Persekusi

The Ahok Effect, 59 Orang Jadi Target Aksi Persekusi

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 14:28 WIB

Jika Banding Ditolak, Hukuman Ahok Diperberat, Ini yang Terjadi

Jika Banding Ditolak, Hukuman Ahok Diperberat, Ini yang Terjadi

News | Senin, 29 Mei 2017 | 15:11 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB