Trump 'Sebut' Qatar Dukung Terorisme

Dythia Novianty

Sabtu, 10 Juni 2017 | 07:12 WIB
Trump 'Sebut' Qatar Dukung Terorisme
Donald Trump di Arabic Islamic American Summit. (AFP)

Suara.com - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa "tidak ada pilihan" kecuali menyebut Qatar telah mendukung terorisme. Semua itu diungkapkannya dalam sebuah konferensi pers di Rumania.

Trump juga mendesak negara-negara di bagian Teluk untuk "segera" menghentikan pendanaan kepada kelompok teroris. Dia mendesak Qatar dan tetangganya untuk "berbuat lebih banyak" untuk memerangi terorisme.

"Saya ingin berterima kasih kepada Arab Saudi dan teman saya, Raja Salman dan semua negara di puncak yang sangat bersejarah," katanya.

Trump mengatakan, Qatar memiliki sejarah panjang dalam mendukung terorisme pada tingkat tinggi.

Seperti diketahui, bulan lalu Trump mengunjungi Arab Saudi, sebagai tujuan luar negerinya yang pertama dalam posisinya sebagai presiden AS. Dia memilih Arab Saudi, di mana dia bertemu setidaknya 50 pemimpin dari dunia Muslim dalam sebuah pertemuan "bersejarah" untuk mengakhiri terorisme.

"Belum pernah ada yang seperti ini sebelumnya. Dan mungkin tidak akan pernah lagi," dia menggambarkan pertemuan puncak tersebut.

"Mudah-mudahan ini akan menjadi awal dari akhir pendanaan terorisme. Karena itu akan menjadi awal awal terorisme," tambahnya.

Sebelum pernyataan Trump di Qatar, Menteri Luar Negeri AS Tillerson mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa Washington akan mendukung upaya mediasi antara Kuwait, Qatar dan negara-negara Teluk. Namun, dia menegaskan bahwa semua negara Teluk tersebut harus menghentikan dukungannya terhadap kelompok-kelompok ekstremis di wilayah tersebut.

Tillerson menggambarkan, Qatar memiliki "sejarah" dalam mendukung kelompok teroris, mendesak Doha untuk mengubah jalannya.

baca juga

Dia juga mengatakan bahwa Qatar telah mencapai beberapa kemajuan dalam membatasi dukungan kepada teroris, namun perlu dilakukan lebih banyak.

Arab Saudi memberi Qatar daftar 10 tuntutan yang harus dipenuhi, setelah Riyadh dan negara-negara Arab lainnya memutuskan hubungan dengan Doha karena menuduhnya mendukung terorisme.

Mediator Kuwait, yang berada di Riyadh pada hari Selasa, diberitahu tentang tuntutan Saudi, termasuk memotong semua hubungan dengan Iran dan mengusir anggota residen kelompok militan Palestina Hamas dan Ikhwanul Muslim Arab.

Tillerson juga mendesak agar tetap tenang dan terus terjalin dialog untuk mengatasi ketegangan dengan Qatar.

Dia meminta Arab Saudi dan sekutu regionalnya untuk mengurangi blokade mereka yang diberlakukan di Qatar. Karena hal itu merugikan perjuangan regional melawan ekstremisme.

Tillerson menambahkan bahwa Qatar harus berbuat lebih banyak untuk menindak dukungan terorisme, namun krisis tersebut tidak boleh mengganggu tindakan ISIS. [Al Arabiya]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Qatar Dikucilkan Arab Saudi Cs, Media Al Jazeera Diserbu Peretas

Qatar Dikucilkan Arab Saudi Cs, Media Al Jazeera Diserbu Peretas

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 12:47 WIB

Satu Lagi, Chad Ikutan Tarik Dubes dari Qatar

Satu Lagi, Chad Ikutan Tarik Dubes dari Qatar

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 00:28 WIB

Arab Saudi: Qatar Harus Berhenti Biayai Hamas Palestina

Arab Saudi: Qatar Harus Berhenti Biayai Hamas Palestina

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 08:54 WIB

Terkini

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:11 WIB

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:06 WIB

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:03 WIB

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:56 WIB

×