Masyarakat Bisa Minta Dikawal Polisi Jika Bawa Uang Banyak

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 11 Juni 2017 | 14:26 WIB
Masyarakat Bisa Minta Dikawal Polisi Jika Bawa Uang Banyak
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (Antara/Reno Esnir).

Suara.com - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat membawa uang tunai ‎dalam jumlah yang besar.

Ia menyarankan kepada semua warga yang ingin mengambil dan membawa uang tunai dari bank dalam jumlah banyak agar meminta pengawalan kepada Polisi terdekat.

Bantuan ‎pengawalan Polisi dalam membawa uang tunai yang berjumlah besar tanpa dikenakan biaya.

"Kepala masyarakat, kalau mau mengambil uang, atau mau bawa uang silahkan datang ke (kantor) Polsek terdekat minta pengamanan. Gratis," kata Setyo kepada wartawan di kantor Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (11/6/2017).

‎Belajar dari kasus itu, Setyo meminta masyarakat untuk lebih waspada. Untuk jumlah pengawalan tergantung kebutuhan dan situasinya.

"Ya tergantung (situasi)," ujar dia.

Ia juga tak bisa merinci berapa minimal jumlah uang tunai ‎yang dibawa agar dapat pengawalan.

"Nggak juga, tapi kalau merasa tidak nyaman ya minta tolong (Polisi)," ‎tutur dia.

Hal ini menyusul kasus perampokan terhadap seorang warga bersama Davidson Tartono (30) di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (9/6/2017) lalu. Davidson yang pimpinan sebuah koperasi ini dirampok saat membawa uang Rp350 juta. Ia ditembak dan tewas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ciri-ciri Penembak Mati Davidson di Daan Mogot Sudah Ketahuan

Ciri-ciri Penembak Mati Davidson di Daan Mogot Sudah Ketahuan

News | Minggu, 11 Juni 2017 | 13:20 WIB

Buntut Pembunuhan Davidson di SPBU, Polisi Bakal Lakukan Ini

Buntut Pembunuhan Davidson di SPBU, Polisi Bakal Lakukan Ini

News | Sabtu, 10 Juni 2017 | 15:48 WIB

Polisi Duga Penembakan Davidson di SPBU Terencana

Polisi Duga Penembakan Davidson di SPBU Terencana

News | Sabtu, 10 Juni 2017 | 14:46 WIB

CCTV Tak Merekam Wajah Bandit yang Menembak Kepala Davidson

CCTV Tak Merekam Wajah Bandit yang Menembak Kepala Davidson

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:12 WIB

Sebelum Ditembak Kepalanya, Davidson Diam-diam Diikuti Bandit

Sebelum Ditembak Kepalanya, Davidson Diam-diam Diikuti Bandit

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:25 WIB

Kronologis Bandit Tembak Kepala Davidson di Dekat SPBU Daan Mogot

Kronologis Bandit Tembak Kepala Davidson di Dekat SPBU Daan Mogot

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:15 WIB

Sebelum Ditembak Kepalanya, Korban dan Pelaku Tarik-tarikan Tas

Sebelum Ditembak Kepalanya, Korban dan Pelaku Tarik-tarikan Tas

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:00 WIB

Sadis, Bandit Tembak Kepala Korban di SPBU Daan Mogot dan Tewas

Sadis, Bandit Tembak Kepala Korban di SPBU Daan Mogot dan Tewas

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 16:47 WIB

Dipecat, Lelaki di Florida "Ngamuk" di Tempat Kerja, 4 Tewas

Dipecat, Lelaki di Florida "Ngamuk" di Tempat Kerja, 4 Tewas

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 00:27 WIB

Terkini

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB