Sudah Sepekan, SAR Stop Pencarian Tiga Nelayan Hilang di Timika

Chaerunnisa

Senin, 19 Juni 2017 | 07:14 WIB
Sudah Sepekan, SAR Stop Pencarian Tiga Nelayan Hilang di Timika
Kapal penangkap ikan milik para nelayan. [Dok KKP]

Suara.com - Kantor SAR Timika, Papua, menghentikan pencarian tiga nelayan yang hilang di wilayah perairan Mimika, sejak Minggu (11/6), setelah kegiatan pencarian selama satu pekan tidak membuahkan hasil.

"Memang benar operasi SAR sudah ditutup sejak Minggu (18/6) dengan hasil nihil," kata Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Timika Syahril di Timika, Senin.

Dia mengatakan, pencarian tiga nelayan yang hilang, masing-masing atas nama Aliansyah, Abu Buchori, dan Ardy, sudah maksimal.

SAR Timika mengerahkan 28 personel dengan didukung personel Kepolisian Perairan Polda Papua dan keluarga para korban menggunakan dua perahu cepat 12 meter ditambah dua perahu karet telah menyisir perairan Mimika, alur-alur sungai, maupun wilayah daratan di sepanjang pesisir mulai dari Atuka hingga Pulau Puriri.

"Menurut kami, upaya yang sudah dilakukan sangat maksimal. Bahkan kami perintahkan anggota untuk bermalam di befak (pondok darurat) di wilayah Kampus Biru agar bisa melakukan pencarian di daratan dan anak-anak sungai sekitar itu. Tapi hasilnya tetap nihil," kata Syahril.

Operasi pencarian ketiga nelayan yang hilang itu, kian bertambah sulit lantaran kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

"Kondisi cuaca cukup berat. Selain hujan dan angin yang cukup kencang, gelombang di laut juga besar sekitar tiga hingga empat meter. Meskipun begitu, tim kami tetap keluar. Keluarga korban juga kami libatkan," katanya.

Ketiga nelayan itu menjadi korban dalam dua kasus kecelakaan laut di wilayah perairan Mimika.

Aliansyah dan Abu Buchori hilang saat perahu yang mereka tumpangi usai menjaring ikan, terbalik di perairan Kampus Biru pada Minggu (11/6) sekitar pukul 02.00 WIT.

Ardy hilang saat perahu motor susun yang ditumpanginya bertabrakan dengan perahu susun lainnya di perairan Lampu Merah Muara Pelabuhan Paumako pada Senin (12/6) malam.

Saat kejadian tabrakan dua perahu susun itu, Ardy dilaporkan melompat ke laut dan kemudian hilang hingga saat ini.

"Kemungkinan para korban ditemukan di darat cukup kecil karena tim kami sudah sisir seluruh daratan, apalagi di lokasi itu banyak masyarakat dan nelayan yang lalu lalang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nelayan Selamat Setelah Hilang dan Terombang-ambing di Laut

Nelayan Selamat Setelah Hilang dan Terombang-ambing di Laut

News | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:29 WIB

Gelombang Pantai Selatan Tinggi, Nelayan Alih Profesi

Gelombang Pantai Selatan Tinggi, Nelayan Alih Profesi

News | Rabu, 07 Juni 2017 | 06:38 WIB

Mayat Ditemukan di Waduk Cirata, Diduga Dosen ITB yang Hilang

Mayat Ditemukan di Waduk Cirata, Diduga Dosen ITB yang Hilang

News | Sabtu, 13 Mei 2017 | 23:32 WIB

Terkini

Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia

Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 09:40 WIB

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

News | Senin, 28 September 2026 | 09:36 WIB

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

News | Senin, 28 September 2026 | 09:27 WIB

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Harga Emas di Pegadaian Masih Kesulitan Tembus Rp2,7 Jutaan, Saatnya Beli?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:22 WIB

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

Cuma Hari Ini! KAI Obral Tiket Kereta, Bayar 81 Persen Rayakan HUT Ke-81

News | Senin, 28 September 2026 | 09:19 WIB

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Analis: Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029

News | Senin, 28 September 2026 | 09:15 WIB

×