Geger Geng Perampok di Jawa Timur Beranggotakan 27 Bocah

Reza Gunadha

Selasa, 20 Juni 2017 | 04:03 WIB
Geger Geng Perampok di Jawa Timur Beranggotakan 27 Bocah
ILUSTRASI

Suara.com - Aparat Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur berhasil mengungkap jaringan pencuri yang hampir semuanya anak putus sekolah dengan usia rata-rata di bawah 17 tahun.

Kapolsek Tulungagung Ajun Komisaris Puji Widodo, Senin (19/6/2017), mengungkapkan, terbongkarnya jaringan pencurian oleh kelompok anak di bawah umur itu bermula dari kasus pecurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Boyolangu.

"Kami mendapat laporan kasus pencurian sepeda motor dari warga dan setelah dilakukan penelusuran, penyelidikan hingga tertangkap penadah motor curian, dari situ terungkap pelakunya masih anak bawah umur dan ternyata memiliki jaringan cukup banyak dengan usia rata-rata sebaya," kata Puji Widodo kepada wartawan.

Ia mengatakan, penadah yang tertangkap pertama masih kelas VII SMP. Melalui bocah ini, polisi mendapat informasi bahwa motor hasil curian dia beli dari anak lulusan SD yang tak melanjutkan sekolah berinsial Yy (15).

Bocah Yy yang kemudian ditangkap polisi mengakui, melakukan tindak kejahatan pencurian bersama dua rekannya yang sama-sama masih di bawah umur.

"Yy ini sempat dijadikan tersangka, namun kasusnya kemudian diselesaikan melalui Alternatif Dispute Resolution (ADR) atau aternatif penyelesaikan sengketa," kata Kapolsek Puji.

Melalui Yy dan kawan-kawannya inilah polisi mendapati fakta mengejutkan adanya jaringan pencurian beranggotakan 27 anak.

Tak hanya diduga memiliki sifat klepto akut atau keinginnan mencuri, jaringan anak yang sebagian besar remaja putus sekolah tersebut juga kerap terlibat pesta minuman keras dan sebagian melakukan aksi seks bebas di bawah umur.

baca juga

"Total ada sekitar 10 kasus pencurian yang dilaporkan ke Polsek Boyolangu, " ujarnya.

Puji mengatakan, 27 bocah  anggota geng perampok itu tersebar di sekitar 15 desa berbeda. Mereka membentuk kelompok-kelompok kecil saat beraksi dan kebanyakan yang dicuri adalah helm, burung dan kucing hias.

Setelah berhasil menjual hasil curian, mereka berkumpul bersama-sama di warung kopi.

Sebelumnya, kelompok ini juga mempunyai markas untuk berkumpul seluruh anggota. Mulai dari di Desa Pucung Kidul dan di Desa Serut Kecamatan Boyolangu. Namun, tempat berkumpul ini dibubarkan warga setempat, karena dianggap mengganggu.

"Kalau kumpul bersama, jumlahnya puluhan bahkan ada yang perempuan juga sehingga membuat warga resah," kata Puji Widodo.

Puji berharap ada peran masyarakat yang lebih luas, agar ikut mengawal anak-anak ini. Sebab jika dibiarkan, lima tahun ke depan mereka akan menjadi pelaku kriminal yang lebih terlatih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Bunuh Davidson, Bandit Pakai Uangnya Buat Beli Rumah

Usai Bunuh Davidson, Bandit Pakai Uangnya Buat Beli Rumah

News | Senin, 19 Juni 2017 | 13:56 WIB

Tahu Diburu, Kapten Bandit Pembunuh Davidson Pindah-pindah Tempat

Tahu Diburu, Kapten Bandit Pembunuh Davidson Pindah-pindah Tempat

News | Senin, 19 Juni 2017 | 13:04 WIB

Rampok Tak Niat Bunuh, Tapi Kenapa Peluru Tembus Kepala Davidson?

Rampok Tak Niat Bunuh, Tapi Kenapa Peluru Tembus Kepala Davidson?

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 17:06 WIB

Perampokan Davidson, Empat Pelaku Ditangkap, Satu Tewas

Perampokan Davidson, Empat Pelaku Ditangkap, Satu Tewas

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 13:44 WIB

Lawan Polisi, Wakil Kapten Perampok Davidson Ditembak Mati

Lawan Polisi, Wakil Kapten Perampok Davidson Ditembak Mati

News | Sabtu, 17 Juni 2017 | 13:26 WIB

Lagi, Dua Bandit Pembunuh Davidson Berhasil Dibekuk

Lagi, Dua Bandit Pembunuh Davidson Berhasil Dibekuk

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 16:15 WIB

Kapolda Metro Ingatkan Hati-hati Jelang Lebaran, Bandit Mengincar

Kapolda Metro Ingatkan Hati-hati Jelang Lebaran, Bandit Mengincar

News | Jum'at, 16 Juni 2017 | 12:25 WIB

Malu Gagal Umrah, Jemaah 'Travel Bodong' Jatim Kena Gangguan Jiwa

Malu Gagal Umrah, Jemaah 'Travel Bodong' Jatim Kena Gangguan Jiwa

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 20:10 WIB

Bandit Pembunuh Davidson Bagi-bagi Duit Usai Berhasil Merampok

Bandit Pembunuh Davidson Bagi-bagi Duit Usai Berhasil Merampok

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 19:25 WIB

Polisi Lacak Jaringan Perampok yang Bunuh Davidson Siang Bolong

Polisi Lacak Jaringan Perampok yang Bunuh Davidson Siang Bolong

News | Kamis, 15 Juni 2017 | 12:22 WIB

Terkini

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

×