Dapur Umum Banyuwangi, Sedia Makanan Gratis untuk Pemudik

Reza Gunadha

Jum'at, 23 Juni 2017 | 21:12 WIB
Dapur Umum Banyuwangi, Sedia Makanan Gratis untuk Pemudik
ILUSTRASI - Antrean para penumpang yang akan melakukan penyeberangan di Pelabuhan Merak, Banten, (23/6) pagi.

Suara.com - Relawan Taruna Siaga Bencana dari Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, membuka dapur umum untuk melayani pemudik yang akan menggunakan kapal jurusan Sapeken, Pulau Madura.

"Relawan menyediakan konsumsi gratis kepada mereka yang harus menunggu keberangkatan cukup lama dari Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Jumat (23/6/2017).

Pemerintah daerah, kata dia, mendukung penuh program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jatim sehingga saat mengetahui ada beberapa kendala, pihaknya langsung menyiapkan langkah-langkah pendukung.

"Di antaranya dengan bantuan teman-teman relawan Tagana di bawah koordinasi Dinas Sosial untuk membuka dapur umum di Pelabuhan Tanjungwangi. Dapur umum ini menyediakan makanan bagi pemudik," ucapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi Kusiyadi menjelaskan pada 21 Juni disediakan 800 pak dan keesokan harinya 500 pak.

"Penurunan jumlah makanan karena sebagian penumpang sudah berangkat. Makanan itu dibagikan pas sahur dan buka puasa," katanya.

Selain itu, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan ikut membantu memeriksa kondisi tubuh para pemudik yang sempat menginap beberapa hari di pelabuhan.

Untuk anak-anak, relawan Tagana menyiapkan tambahan asupan gizi, seperti susu dan bubur kacang hijau.

Kusiyadi menjelaskan, kekinian, antrean panjang pemudik menuju Pulau Sapeken mulai terurai. Kapal yang sempat rusak sudah beroperasi.

baca juga

"Hari ini sudah ada dua kapal yang datang, jadi pemudik bisa diberangkatkan lebih banyak. Karena sudah terurai dan lancar, dapur umum sudah kami hentikan. Tapi petugas kesehatan tetap ada di pelabuhan," katanya.

Program mudik gratis Banyuwangi-Sapeken, Madura digelar Pemprov Jatim. Pendaftaran dibuka sejak 5 Juni 2017 di Pelabuhan Tanjungwangi dengan pemberangkatan pada 19, 21, 23, 27 Juni serta 1 dan 3 Juli, masing-masing pemberangkatan menggunakan kapal berkapasitas 150 orang.

Program itu diminati banyak warga dari beberapa daerah bagian timur Jawa Timur, seperti Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Sebagian warga langsung datang ke pelabuhan meski belum mendaftar sehingga terjadi antrean cukup panjang.

Apalagi, sempat ada kerusakan mesin kapal yang menunda keberangkatan beberapa saat.

Kusiyadi mengatakan, pihaknya akan mengusulkan ke Pemprov Jatim dan pihak terkait agar pendaftaran dibuka secara dalam jaringan sehingga masyarakat bisa mendaftar dengan mudah tanpa datang ke Pelabuhan Tanjungwangi.

Selain itu, ujarnya, bisa membuka pendaftaran di Dinas Perhubungan beberapa kabupaten yang menjadi konsentrasi pemudik.

"Sehingga masyarakat ketika datang ke Pelabuhan Tanjungwangi sudah dalam posisi terdaftar. Bisa dikalkulasi peminatnya, sehingga manajemen pemberangkatan bisa lebih optimal melayani warga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terhambat 2 Jam karena Banjir

Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terhambat 2 Jam karena Banjir

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 17:47 WIB

Mudik Penyandang Disabilitas

Mudik Penyandang Disabilitas

Foto | Jum'at, 23 Juni 2017 | 15:28 WIB

Polisi Waspada Aksi Teror di Kawasan Keramaian Mudik

Polisi Waspada Aksi Teror di Kawasan Keramaian Mudik

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 13:14 WIB

Wakapolri: Fasilitas Stasiun Gambir Seperti di Eropa

Wakapolri: Fasilitas Stasiun Gambir Seperti di Eropa

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 12:42 WIB

187 Ribu TNI-Polri Jaga Arus Mudik 2017 se-Indonesia

187 Ribu TNI-Polri Jaga Arus Mudik 2017 se-Indonesia

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 12:22 WIB

SPBU Rest Area KM 39 Dipadati Pemudik

SPBU Rest Area KM 39 Dipadati Pemudik

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 10:57 WIB

Tanpa Djarot, Wali Kota Jakpus Lepas 80 Penyandang Disabilitas

Tanpa Djarot, Wali Kota Jakpus Lepas 80 Penyandang Disabilitas

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 10:18 WIB

Jakarta Hanya 'Kasir', Cinta Sejati Ada di Daerah

Jakarta Hanya 'Kasir', Cinta Sejati Ada di Daerah

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 21:47 WIB

Jokowi: Kita Pastikan Bulan Juli Tidak Ada Kenaikan BBM

Jokowi: Kita Pastikan Bulan Juli Tidak Ada Kenaikan BBM

News | Kamis, 22 Juni 2017 | 19:58 WIB

Kehabisan Tiket, Tata Janeeta Terpaksa Mudik di Hari H Lebaran

Kehabisan Tiket, Tata Janeeta Terpaksa Mudik di Hari H Lebaran

Entertainment | Kamis, 22 Juni 2017 | 18:30 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×