Kisah Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal yang Saling Membantu

Reza Gunadha, Bagus Santosa

Selasa, 27 Juni 2017 | 19:07 WIB
Kisah Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal yang Saling Membantu
Lahan parkiran Gereja Katedral dipadati kendaraan Jamaah Salat Id. (suara.com/Adie Prasetyo)

Suara.com - Jauh hari sebelum Masjid Istiqlal, Jakarta, dipadati ribuan jemaah salat Idul Fitri 1438H, Minggu (25/6/2017), Keuskupan Jakarta sudah mengundurkan jadwal misa mingguan untuk meghormati perayaan tersebut. Bagaimana sikap toleransi itu terbangun?

'Makin adil makin beradab' adalah slogan yang digaungkan Keuskupan Jakarta. Slogan itu pula yang mulai dijalankan oleh seluruh jamaah dan pekerja di Gereja Katedral, Jakarta.

"Memang itu perintah dari Uskup. Misinya memang untuk saling bertoleransi. Ini bukan kali pertama kami bertoleransi, tapi sudah dari dulu," kata salah satu petugas keamanan Gereja Katedral Ari Purwanto (56) ditemui suara.com, Jakarta, Selasa (27/6/2017).

Gereja yang berdiri pada awal abad 19 ini, sudah sejak lama menunjukkan sikap toleran. Apalagi, Gereja yang sempat dipugar tahun 1988 ini berdampingan dengan Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara itu.

Toleransi yang dilakukan pihak Gereja ini tampak saat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal yang jatuh pada Minggu (25/6).

Akhir pekan lalu, Katedral berinisiatif mengubah jadwal misa mingguan untuk menghormati pelaksanaan Ibadah Salat Id di Masjid Istiqlal.

Selengkapnya, Katedral memutuskan misa pagi, ditiadakan. Sedangkan jadwal misa siang diundur hingga jemaah salat Id bubar.

"‎‎Kami ada empat jadwal misa mingguan, yakni jam 6.00 WIB, jam 7.30 WIB, jam 9.00 WIB dan jam 11.00 WIB. Tapi kita potong (tiadakan), yang jam 6.00 WIB dan jam 7.30 WIB. Sedangkan yang jam 9.00 WIB dan jam 11.00 WIB kita undur jadi jam 10.00 WIB dan 12.00 WIB," kata Adi.

Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas disiapkan Gereja untuk menyambut umat Muslim yang ingin salat Ied di Istiqlal, di antaranya lahan parkir dan tempat berwudu.

baca juga

Lahan parkir yang disediakan ini diprioritaskan untuk tempat parkir motor. Kata Adi, ada alasan tertentu kenapa motor menjadi prioritas.

"Kami fokus ke motor karena dulu banyak motor parkir di jalan, dan banyak yang hilang. Makanya, kami koordinasi dengan polisi untuk memasukkan motor saudara Muslim ke dalam gereja," tutur pria yang sudah bekerja 23 tahun di Gereja ini.

Sikap toleransi ini tidak hanya dilakukan oleh Gereja Katedral kepada Masjid Istiqlal. Hal ini juga berlaku sebaliknya.

Ketika Gereja Katedral merayakan Hari Raya Natal atau Paskah, Masjid Istiqlal juga memberikan lahan parkirnya untuk menjadi tempat parkir jemaah Gereja Katedral.

"Memang dari dulu begitu, tidak ada kerja sama tertulis. Tapi memang kami lakukan seperti ini, rutin," ujarnya.

Sikap toleran itu terbawa dalam kehidupan keseharian warga Kampung Sawah, Pondok Gede, Bekasi ini.

Ia mengungkapkan, tak jarang mengajak tetangganya yang beragama Islam untuk salat di Masjid Istiqlal.

"Saya kadang mengajak tetangga ke daerah ini, supaya dia bisa salat di Istiqlal. Nah, setelah ke Istiqlal, kalau mereka mau foto-foto di Katedral, juga saya kasih kesempatan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Jokowi dan JK Khusyuk

Saat Jokowi dan JK Khusyuk

Foto | Minggu, 25 Juni 2017 | 11:09 WIB

Ceramah Salat Id Istiqlal Ingatkan Persatuan dan Kesatuan

Ceramah Salat Id Istiqlal Ingatkan Persatuan dan Kesatuan

News | Minggu, 25 Juni 2017 | 09:23 WIB

Besok Hari Raya Idul Fitri 1438 H

Besok Hari Raya Idul Fitri 1438 H

Foto | Sabtu, 24 Juni 2017 | 19:44 WIB

Selamat Idul Fitri 1438H dari Suara.com

Selamat Idul Fitri 1438H dari Suara.com

Video | Sabtu, 24 Juni 2017 | 14:00 WIB

Jamaah Naqsabandiyah Salat Id Hari Ini

Jamaah Naqsabandiyah Salat Id Hari Ini

News | Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:54 WIB

Pembayaran Zakat Fitrah di Istiqlal

Pembayaran Zakat Fitrah di Istiqlal

Foto | Kamis, 22 Juni 2017 | 10:44 WIB

Imam dan Karyawan Masjid Istiqlal Bisa Beli Rumah DP 1 Persen

Imam dan Karyawan Masjid Istiqlal Bisa Beli Rumah DP 1 Persen

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 20:48 WIB

Gereja Katedral Ubah Jadwal Misa Hormati Muslim Salat Idul Fitri

Gereja Katedral Ubah Jadwal Misa Hormati Muslim Salat Idul Fitri

News | Senin, 19 Juni 2017 | 06:05 WIB

Lebih Penting dari Baca Al Quran, Kenapa Massa Aksinya Sedikit?

Lebih Penting dari Baca Al Quran, Kenapa Massa Aksinya Sedikit?

News | Sabtu, 10 Juni 2017 | 12:48 WIB

Presidium Alumni 212 Kecewa Tak Dapat Izin Pakai Masjid Istiqlal

Presidium Alumni 212 Kecewa Tak Dapat Izin Pakai Masjid Istiqlal

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 18:51 WIB

Terkini

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 20:05 WIB

Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei

Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei

Surakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:00 WIB

×