Korban Tenggelam di Jayapura Ditemukan Sudah Mengambang

Chaerunnisa | Suara.com

Jum'at, 30 Juni 2017 | 06:35 WIB
Korban Tenggelam di Jayapura Ditemukan Sudah Mengambang
Tim SAR gabungan Kota Bekasi saat melakukan pencarian korban tenggelam saat banjir, Hengki Permana (16), di kawasan Perumahan Dosen IKIP, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Senin (20/2). [ANTARA FOTO/Risky Andrianto/ama/17]

Suara.com - Pejabat di Kepolisian Resor (Polres) Jayapura Kota, Papua, menyatakan korban tenggelam bernama Daeng Ngempa yang dikabarkan hilang di perairan Jayapura, Selasa (27/6), akhirnya ditemukan di perairan Holtekamp dalam keadaan tewas.

"Korban ditemukan masyarakat di perairan Holtekamp Kamis (29/6) pagi sekitar pukul 06.30 WIT dalam kondisi terapung dan meninggal dunia," kata Kepala Urusan (Paur) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Jayapura Kota, Iptu Yahya Rumra di Jayapura, Jumat.

Menurut dia, kondisi tubuh korban saat ditemukan oleh masyarakat dalam keadaan utuh dan masih pakai baju kaos, kemudian korban asal Makasar, Sulawesi Selatan itu dievakuasi dari lokasi tenggelam ke tempat tinggal keluarga di Hamadi.

"Polisi Perairan sudah berkoordinasi dengan keluarga korban agar diautopsi tapi ditolak, istri dan anaknya menerima sebagai takdir atau ajalnya," ungkapnya.

Terkait motif korban meninggal, kata Yahya, hal itu masih dilakukan pendalaman oleh penyidik karena saat melaut korban Daeng Ngempa tak jauh dari sejumlah rekannya sesama nelayan.

"Jadi, berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui melaut tak jauh dari sejumlah rekan sekompleksnya, kira-kira 200 meter dari perahu. Mereka melihat bahwa di perahu tidak ada korban sehingga mengecek dan hal itu benar, sehingga hal ini dikabarkan," ujarnya.

Kini, kata dia, jenazah almarhum sementara disemayamkan di kediaman keluarga di Hamadi, setelah sebelumnya dimandikan di Masjid At Taqwa.

"Keluarga lagi berembuk, apakah jenazah almarhum akan dikebumikan di Makasar atau di Jayapura dan persoalan tenggelam keluarga sudah iklas,"paparnya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota polair dibantu warga mencari nelayan Daeng Ngempa yang diduga tenggelam di sekitar Perairan Enggros, Teluk Youtefa, Kota Jayapura pada Selasa (27/6). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jasad Wanita Ditemukan Mengambang di Bawah Tol Kamal Penjaringan

Jasad Wanita Ditemukan Mengambang di Bawah Tol Kamal Penjaringan

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 06:42 WIB

Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Tewas Mengambang di Kanal Banjir

Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Tewas Mengambang di Kanal Banjir

News | Senin, 08 Februari 2016 | 01:30 WIB

Sesosok Mayat Mengambang di Sungai, Diduga Korban Penganiayaan

Sesosok Mayat Mengambang di Sungai, Diduga Korban Penganiayaan

News | Minggu, 05 April 2015 | 21:26 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB