Diteror Bakal Diburu ISIS, Ansor: Kami akan Selalu Siap

Siswanto

Selasa, 04 Juli 2017 | 21:15 WIB
Diteror Bakal Diburu ISIS, Ansor: Kami akan Selalu Siap
[Dok.Polsek Kebayoran Lama]

Suara.com - Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama menegaskan tidak takut terhadap ancaman yang mengatasnamakan ISIS usai kasus pemasangan bendera ISIS dan pengiriman surat kaleng ke Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017) pagi.

"Sikap kami, Ansor-Banser akan selalu siap dan waspada dalam setiap ancaman yang datang kepada kami dan NKRI, ancaman teror seperti ini bukan hal baru," kata Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Timur Gus Mahmud Muzofar kepada Suara.com.

"Mengenai bab khilafah, dulu kita pernah menghadapi DI/TII dan PKI yang menurut kami ada segolongan yang berkepentingan mengenai hal ini," Gus Mahmud menambahkan.

Gus Mahmud mengatakan bila saja dahulu sistem informasi dan teknologi sudah secanggih saat ini, pasti saat itu masyarakat akan lebih resah dikarenakan pergerakan pihak tersebut lebih aktif dan masif.

"Bukan berarti kita tidak peduli akan hal ini, kami tetap mengimbau seluruh masyarakat Indonesia harus tetap waspada, tanggap dan siap dalam menghadapi segala kemungkinan teror yang akhir-akhir ini terjadi di beberapa wilayah Indonesia, terutama pihak dari Kepolisian Republik Indonesia," katanya.

Surat kaleng

Surat kaleng yang dikirimkan oleh orang tak dikenal ke kantor Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berisi teror terhadap Ansor, Banser, Polri, dan TNI. Surat kaleng tersebut dikirim bersama atribut ISIS yang dipasang di pagar kantor polisi.

"Wahai para Anshor Thogut, Polri, TNI, Banser, Densus, dan para antek-antek laknatulloh, bertobatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu, berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan, yg kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu yg telah menggantikan hukum Allah dengan hukum jahiliyah yg telah kalian buat," demikian kutipan tulisan surat kaleng.

Surat tersebut menyatakan sikap menolak kelompoknya disebut sebagai teroris.

"Sadarlah kalian sesungguhnya kalian berperang di batisan Thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76) berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulam-ulama kami (Para Muwahidin) yg mempelajari dan mengamalkan tauhid yg dibawa dan diajarkan oleh Rosul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam," demikian kutipan tulisan surat kaleng.

Tulisan tersebut kemudian menebarkan ancaman keras kepada organisasi-organisasi tersebut di atas yang selama ini bersikap anti terhadap gerakan teroris.

"Dan ketahuilah kami akan terus meneror kalian sebagai mana kalian meneror kami (para muwahidin) dan kami akan memburu kalian sebagaimana kalian memburu saudara seiman kami diposo. Ketahuilah, perang telah dimulai, akan kami buat Jakarta ini seperti Marawi. Akan kami gulingkan hukum jahiliyah serta berhala pancasila yang kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yg mana adil dan sempurna (QS Al Maidah:50) diatas pedang-pedang kami, khilafah islamiyah Ala Minhajin Nubuwah akan segera tegak ditanah air ini Insya Allah Biidznillah."

Kasus pengiriman atribut ISIS dan surat kaleng tersebut saat ini sedang didalami Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi mata. Polisi juga sudah mendapatkan CCTV yang merekam orang yang tengah memasang bendera ISIS. Tetapi, polisi belum dapat mengumumkan siapa mereka.

Kasus ini terjadi hanya beberapa hari setelah anggota Brimob Polri ditusuk pemuda bernama Mulyadi di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan. Mulyadi akhirnya ditembak karena menantang saat akan ditangkap.

Teror terhadap kepolisian karena gencar memberantas teroris sebenarnya terjadi berkal-kali terjadi.

Pada akhir Juni lalu, surat kaleng berisi ancaman terhadap kepolisian Banten viral di media sosial. Surat kaleng tersebut mengatasnamakan anggota kelompok Daulah Islamiyah Irak dan al-Syam atau ISIS, yang berbaiat kepada Al Baghdhadi. Mereka mengancam meneror di berbagai tempat Banten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:34 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:57 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×