Soal Kasus Kaesang, Djarot Minta Media Tak Bikin Gaduh

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 07 Juli 2017 | 10:21 WIB
Soal Kasus Kaesang, Djarot Minta Media Tak Bikin Gaduh
Kaesang Pangarep (kiri) dan Muhammad Hidayat Situmorang (kanan). [Kolase/Suara.com]

Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat merasa heran kata-kata 'Ndeso' yang dilontarkan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dipermasalahkan Muhammad Hidayat Situmorang. Karena ucapannya itu, Kaesang dilaporkan Hidayat ke Polres Bekasi Kota atas tuduhan penodaan agama dan siaran ujaran kebencian.

Djarot menerangkan, kata-kata ndeso biasa diucapkan oleh seseorang yang tengah melakukan candaan. Ia bahkan menganggap lucu melontarkan kata ndeso dilaporkan ke polisi.

"Lah iyo, kan lucu ya. Begini lho, kata kata ndeso, kalau di kami itu kan guyonan ya, gurauan saja lah sebetulnya," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/6/2017).

Meski begitu, Djarot tidak masalah apabila dianggap sebagai orang desa, termasuk disebut ndeso. Sebab, dia lahir di desa.

"Kalau kami ya orang desa, orang desa dianggap ndeso ya ora opo-opo, gitu saja kok. kok terlalu jauh toh?," Kata Djarot.

Sebelumnya, Hidayat menganggap Kaesang sudah menyebar ujaran kebencian lantaran berulangkali menyebut diksi ”ndeso” dalam sebuah video di YouTube.

Djarot berharap ke depan kasus serupa tidak lagi diangkat dan dibesar-besarkan oleh media massa. Mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur, ini menegaskan, masih banyak persoalan yang lebih penting dikerjakan polisi.

"Makanya, tolonglah media jangan bikin gaduh ya, ada yang lapor (dugaan penodaan agama) biarin saja, nggak usah direken (dimuat). Nggak usah ditanggapi, diekspose, wong kecil saja begitu ya. Banyak hal besar yang harus kita urusin," kata Djarot.

"Kasihan polisi dong, kasus kecil-kecil diurusin akhirnya yang besar nggak diurusin ya. Yang seperti itu ngapain toh? apalagi persoalan kecil seperti itu ya," lanjut Djarot.

baca juga

Kemarin, polisi memutuskan tidak mermproses laporan Muhammad Hidayat Situmorang terhadap Kaesang Pangarep, yang dianggapnya menodai agama dan menyebar ujaran kebencian melalui media sosial.

"Laporannya mengada-ada. Kami tidak akan tindak lanjuti laporan itu," kata Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Syafruddin di Mabes Polri, Jakarta.

Menurutnya, kasus yang dilaporkan Hidayat tidak memiliki alasan yang rasional sehingga pihaknya tidak akan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Itu (video) guyonan saja. Kita rasional saja, ya. Polri, penyidik, harus rasional. Tidaksemua laporan harus ditindaklanjuti. Kalau tidak rasional, kami yang lelah. Menindaklanjuti urusan pangan lebih penting," ujar Syafruddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Lama Pelapor Kaesang Tetap Lanjut, Polisi: Kita Tunggu Saja

Kasus Lama Pelapor Kaesang Tetap Lanjut, Polisi: Kita Tunggu Saja

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:14 WIB

Laporannya soal Kaesang Ditolak, Hidayat: Saya Adukan Komnas HAM!

Laporannya soal Kaesang Ditolak, Hidayat: Saya Adukan Komnas HAM!

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:08 WIB

Polisi Tak Jadi Panggil Kaesang Pangarep

Polisi Tak Jadi Panggil Kaesang Pangarep

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:30 WIB

Mengapa Polisi Stop Kasus Kaesang, Ini Penjelasannya

Mengapa Polisi Stop Kasus Kaesang, Ini Penjelasannya

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:20 WIB

Kasus Distop, Tapi Pelapor Kaesang Tetap akan Diperiksa

Kasus Distop, Tapi Pelapor Kaesang Tetap akan Diperiksa

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:10 WIB

ICJR: Pelaporan Kaesang Tak Perlu Dilanjutkan karena Berbahaya!

ICJR: Pelaporan Kaesang Tak Perlu Dilanjutkan karena Berbahaya!

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 18:50 WIB

Fahri Minta Perkara Rizieq, Rachma, Distop Seperti Kasus Kaesang

Fahri Minta Perkara Rizieq, Rachma, Distop Seperti Kasus Kaesang

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 18:25 WIB

Warganet: Jangan-jangan, Habis Kaesang, Tukul Takut Bilang Ndeso

Warganet: Jangan-jangan, Habis Kaesang, Tukul Takut Bilang Ndeso

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 17:23 WIB

Kasus Lama Pelapor Kaesang Disorot, Kenapa Dulu Tak Jadi Ditahan?

Kasus Lama Pelapor Kaesang Disorot, Kenapa Dulu Tak Jadi Ditahan?

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 16:03 WIB

Usai Lihat Vlog Kaesang, Anggota DPR Anggap Tak Ada Pelecehan

Usai Lihat Vlog Kaesang, Anggota DPR Anggap Tak Ada Pelecehan

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 15:46 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×