Kementerian PUPR Bangun Jalan Baru di Jalur Selatan Jawa

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2017 | 00:01 WIB
Kementerian PUPR Bangun Jalan Baru di Jalur Selatan Jawa
Jalan raya baru yang dibangun Kementerian PUPR di Pulau Jawa. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam mempersiapkan jalur mudik Lebaran, Kementerian PUPR sudah mempersiapkan perencanaan yang matang dan bekerja jauh hari sebelum musim mudik Lebaran tiba. Selain kesiapan sarana dan prasarana, kelancaran arus mudik juga ditentukan oleh faktor lain, yakni regulasi, rekayasa lalu lintas, dan perilaku pengendara sendiri.

“Untuk jalur mudik 2017 sudah dipersiapkan sejak tahun 2016, sedangkan arus mudik Lebaran tahun 2018, kami akan siapkan mulai Agustus besok. Jadi kami hanya punya waktu selama 10 bulan ke depan untuk mempersiapkan jalur mudik tahun depan," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (7/7/2017).

Dalam rangka pelayanan mudik 2018, Kementerian PUPR akan meningkatkan pelayanan jalan di jalur lintas selatan, terutama di beberapa titik yang sering terjadi kemacetan, antara lain di underpass Nagreg. Kementerian PUPR merasa perlu mencari solusi yang tepat untuk memecah kemacetan dengan jalan alternatif baru.

Jalan alternatif yang akan dibangun yakni dari Ciawi-Cikijing, lalu masuk Jalan Lingkar Jatigede-Sumedang-Bandung.

"Sudah ada desainnya dan akan segera dilelang. Semoga tahun depan sudah bisa dimanfaatkan saat mudik," ucap Menteri Basuki.

Selain mengatasi kemacetan di jalur Nagreg, Kementerian PUPR juga akan menyiapkan jalur alternatif lain, seperti jalur Limbangan-Gentong yang berada di lintas tengah Jawa Barat. Untuk jalur alternatif lain di jalur Krukut, Purwokerto, Patakan hingga Temanggung juga akan disiapkan lebih baik lagi.



Untuk Jalan Tol Trans Jawa, Kementerian PUPR akan memfokuskan diri menyelesaikan ruas Brebes Timur-Grinsing hingga Semarang, agar saat dilewati sudah 4 lajur tol meskipun belum beroperasi. Untuk antisipasi mudik tahun ini, adanya tambahan tol darurat sepanjang 337 km di Pulau Jawa dan 65 km di Pulau Sumatera, yang dinilai sangat membantu mengurangi kemacetan panjang arus mudik.

Disamping itu, jalan nasional dan jalan alternatif utama sudah diperbaiki dan dihentikan pengerjaannya pada H-10, sehingga kondisinya mantap.

Pada rest area di jalan tol, Kementerian PUPR juga membantu menyediakan mobile toilet sebanyak 13 unit (4 bilik per unit) di 11 rest area jalan tol Jawa. Selain itu disiagakan juga 30 personel yang bekerja memastikan toilet mobile tersebut dapat berfungsi dengan baik sejak 15 Juni sampai 9 Juli 2017.

Untuk mengurangi kepadatan pada ruas jalan Tegal-Purwokerto, yang menjadi jalur kendaraan dari Pantura menuju lintas tengah dan selatan Jawa, Kementerian PUPR juga membangun 4 flyover pada perlintasan kereta api, yakni Klonengan, Dermoleng, Kretek, dan Kesambi. Pada hari biasa, perjalanan dari Pejagan melewati empat perlintasan kereta sejauh 60 km ini sekitar 4 jam, namun saat mudik Lebaran tahun 2016 bisa hingga 14-16 jam.

Dengan berfungsinya keempat flyover pada mudik Lebaran tahun ini, kemacetan diperkirakan dapat berkurang menjadi sekitar 5-6 jam.

Sementara itu di Semarang, banjir rob yang kerap menggenangi jalan mulai dari Kaligawe hingga Genuk, telah ditangani dengan telah selesainya Polder Babon tahun lalu dan dilanjutkan tahun ini untuk Polder Sringin, dengan pembuatan tanggul dari Kali Tenggang ke Sringin. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari sistem penanggulangan banjir Kota Semarang.

Selain itu, Kementerian PUPR juga menyiapkan alat berat untuk daerah rawan longsor, yang disiagakan bersama petugas di Posko Siaga Sapta Taruna di beberapa lokasi penting demi penanganan apabila terjadi bencana maupun kerusakan.

Di luar Jawa, pada arus mudik 2017, Kementerian PUPR menyiagakan underpass Mandai sepanjang 1.050 m untuk memecah kemacetan antara Makassar, Maros dan kawasan sekitarnya. Underpass tersebut sudah diresmikan pada 18 Juni kemarin.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basuki: Proyek Infrastruktur Tak Terpengaruh Pengurangan Anggaran

Basuki: Proyek Infrastruktur Tak Terpengaruh Pengurangan Anggaran

Bisnis | Sabtu, 08 Juli 2017 | 11:35 WIB

2018, Menteri PUPR akan Bangun Jalan Layang Nagreg dan Limbangan

2018, Menteri PUPR akan Bangun Jalan Layang Nagreg dan Limbangan

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 11:35 WIB

Terkini

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:42 WIB