Bilang Laut Natuna Milik Vietnam, 5 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap

Reza Gunadha, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 18 Juli 2017 | 19:46 WIB
Bilang Laut Natuna Milik Vietnam, 5 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap
ILUSTRASI - Nelayan ilegal dari Vietnam dipulangkan oleh Pemerintah. [Dok KKP]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menangkap lima kapal berbendera Vietnam. Lima kapal tersebut ditangkap lantaran kedapatan mencuri ikan diperairan Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Eko Djalmo mengatakan, KKP bersama TNI AL dan Polri menangkap delapan kapal tersebut dalam dua kali operasi, yakni pada 10 Juli dan 15 Juli 2017.

"Kapal tersebut terbukti melintasi dan mengambil perikanan di Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Alasan mereka masuk ke Laut Natuna, karena mengklaim Natuna itu masih masuk wilayah Vietnam," kata Eko saat ditemui di kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2017).

Eko mengatakan, nelayan-nelayan asal Vietnam kerap mencuri ikan di perairan Natuna, karena terdapat perbedaan acuan batas antara pemerintah Indonesia dengan Vietnam di laut Natuna.

Namun, lanjut Eko, Pemerintah Indonesia selalu berpegang pada garis batas teretorial berdasarkan The United Nations Convention on The Law of the Sea 1982. Kovenan itu mengamanatkan, wilayah perairan laut Natuna‎ sebagai teretorial Indonesia. ‎

"Orang Vietnam mengangggap (laut Natuna) daerah abu-abu. Cuma saya berpegang kovenan ini, yang lewat perairan ini, kami tangkap," ujarnya.

Penangkapan kapal berbendera Vietnam ini bukan kali pertama terjadi.  Maret 2017, KKP juga berhasil menangkap 17 kapal ikan berbendera Vietnam dan Filipina di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Selain itu, kapal-kapal pencuri ikan tersebut juga ditangkap di perairan Sulawesi Utara oleh empat armada kapal pengawas, yaitu KP Hiu 12, KP Orca 01, KP Hiu Macan Tutul 02, dan KP Hiu Macan 03.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susi Heran Kenapa Cina Protes Indonesia Namai Laut Sendiri

Susi Heran Kenapa Cina Protes Indonesia Namai Laut Sendiri

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2017 | 16:47 WIB

Luhut Jawab Protes Cina Terkait Penamaan Laut Natuna Utara

Luhut Jawab Protes Cina Terkait Penamaan Laut Natuna Utara

News | Senin, 17 Juli 2017 | 21:30 WIB

Cina Berang Indonesia Ganti Laut Cina Selatan Jadi Natuna Utara

Cina Berang Indonesia Ganti Laut Cina Selatan Jadi Natuna Utara

News | Senin, 17 Juli 2017 | 21:22 WIB

Luhut Janji akan Bantu Susi Pudjiastuti Basmi Maling Ikan

Luhut Janji akan Bantu Susi Pudjiastuti Basmi Maling Ikan

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 15:31 WIB

Tumpas Pencurian Ikan, Jokowi Gandeng Vietnam

Tumpas Pencurian Ikan, Jokowi Gandeng Vietnam

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:50 WIB

Luhut Minta Susi Pudjiastuti Lebih Akomodasi Nelayan Kecil

Luhut Minta Susi Pudjiastuti Lebih Akomodasi Nelayan Kecil

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:20 WIB

Inilah Alasan Para Nelayan Minta Menteri Susi Dicopot

Inilah Alasan Para Nelayan Minta Menteri Susi Dicopot

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:42 WIB

Didemo Ratusan Nelayan, Susi: Itu Mah Udah Biasa Setiap Tahun

Didemo Ratusan Nelayan, Susi: Itu Mah Udah Biasa Setiap Tahun

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:23 WIB

Abu Sayyaf Penggal  Dua Pelaut Vietnam di Filipina

Abu Sayyaf Penggal Dua Pelaut Vietnam di Filipina

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 14:09 WIB

Gerah Dengan Kebijakan Susi, Ribuan Nelayan akan Demo

Gerah Dengan Kebijakan Susi, Ribuan Nelayan akan Demo

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 07:14 WIB

Terkini

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Dukung Ketahanan Energi Nasional Pertamina dan Toyota Perkuat Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:33 WIB

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Novel Salt to the Sea: Mengenang Tragedi Maritim Terbesar dalam Sejarah

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:30 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejaknya

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Apa Syarat Perpanjang SKCK? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:17 WIB

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 17:16 WIB

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 16:52 WIB

×