Berdemo, Guru di Timika Nyaris Bakar Diri

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 25 Juli 2017 | 00:05 WIB
Berdemo, Guru di Timika Nyaris Bakar Diri
Ilustrasi bakar diri. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang guru honorer di Timika, Mimika, Provinsi Papua nyaris membakar diri saat aksi demonstrasi ratusan guru honorer yang menuntut insentif di kantor Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Mimika, di Timika, Senin (24/7/2017).

Oknum guru yang niat berbuat nekat tersebut menyiramkan sebotol bensin di sekujur tubuhnya dan hendak menyalakan api dan membakar dirinya. Untung, aksi tersebut cepat diatasi oleh rekan guru yang lain dengan merampas korek api yang dipegangnya.

Aksi tersebut merupakan ungkapan kekesalan lantaran merasa tidak ditanggapi oleh Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dispendasbud) Mimika, Jenny O Usmani yang tak kunjung menemui para pendemo.

"Kita semua dianggap apa? Apa yang kita tuntut seakan tidak berarti di mata Dinas Pendidikan. Lebih baik kita buktikan kalau kita juga punya harga diri dan pantas didengar. Kenapa pemerintah tidak perduli dengan tuntutan kita?," kata oknum guru yang nyaris membakar diri tersebut.

Aksi bakar diri oknum guru tersebut nyaris terjadi setelah kurang lebih 15 menit sebelumnya Kapolsek Kuala Kencama, AKP Junan Plitomi bersama bebarapa anggotanya mencegat aksi bakar sampah dan ban bekas yang hendak dilakukan para guru pendemo.

"Saya tidak ijinkan kalau kalian lakukan aksi bakar ban dan sampah serta aksi anarkis lainnya di sini. Ini wilayah pengamanan saya, jadi saya punya hak dan wajib untuk mencegat kalian. Kalau kalian semua lakukan aksi bakar-bakar, maka itu akan menambah panjang persoalan dan menjebak diri kalian sendiri," kata Kapolsek Junan.

Junan mengatakan, demo telah dilaksnakan beberapa kali dengan santun dan dikawal ketat aparat kepolisian, namun merupakan hal yang tidak diperkenankan jika demo harus berubah anarkis.

Sementara itu para guru mengakui, aksi tersebut dilakukan karena aparat kepolisian bertindak seolah-olah sengaja membiarkan Kadispendasbud tidak hadir dan menjawab semua yang dituntut. Menurut para guru, hal itu terbukti pada aksi yang dilakukan sebelumnya, dimana Kadispendasbud menghilang seakan-akan dibiarkan pergi.

Para guru meminta agar pihak kepolisian harus bertindak netral agar kadispendasbud dihadirkan dan tidak pergi meninggalkan pendemo sebelum adanya titik temu atas persoalan insentif.

Menanggapi hal tersebut, Junan mengakui, aparat kepolisian tidak berwewenang untuk mengahdirkan Kadispendasbud dalam setiap aksi para guru, namun sebatas mengamankan situasi saat demo berlangsung.

"Saya ini penjaga keamanan saja, kalau kalian tuntut saya hadirkan ibu Jeni saat ini, itu tidak bisa karena itu bukan tugas saya," kata Junan.

Pantauan Antara di lokasi demo, aksi yang dilakukan kali ini sangat jauh berebada dengan beberapa waktu sebelumnya, di mana kekecewaan para guru pun kian menjadi-jadi sehingga harus membuktikan dengan sengaja memasang Spanduk bertuliskan, Jeni Usmani, Penipu Ulung dengan posisi Gambar terbalik.

Perwakilan guru pendemo, Hortensi Berkasa mengakui pemasangan spanduk dengan pemasangan foto terbalik tersebut menandakan saat ini Kadispendasbud Mimika tidak memiliki hati nurani sehingga gambarnya pun pantas dipasang terbalik.

"Secara kemanusiaan, seseorang yang tidak miliki hati nurani adalah orang yang berdiri bukan berpijak pada tumpuan kedua kaki, namun menggunakan kepala sehingga tidak bisa melihat dan mendengar apa yang ada disekelilingnya," ujar Berkasa.

Ia juga mengatakan jika seorang perempuan menjadi pemimpin harus memiliki hati lembut, bukan hati yang keras dan bertingkah brutal dengan hanya berkoar-koar di koran atau media pemberitaan lainnya.

"Dia itu perempuan, seorang ibu dan pejabat tinggi. Dia harus mempunyai hati nurani yang baik. Salah dan benar dia harus berani bertanggungjawab tanpa harus menghindar," kata Bepuasa.

Sejak para guru mendatangi Kantor Dispendasbud hingga membubarkan diri, tidak ada perwakilan Dispendasbud atau pejabat pemkab Mimika yang menerima aspirasi para guru honorer ini. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ingatkan Peranan Guru Antisipasi Perubahan Zaman

Jokowi Ingatkan Peranan Guru Antisipasi Perubahan Zaman

News | Minggu, 23 Juli 2017 | 07:25 WIB

Heboh! Sampul Buku Bergambar Ibu Guru Seksi

Heboh! Sampul Buku Bergambar Ibu Guru Seksi

Tekno | Senin, 03 Juli 2017 | 19:18 WIB

Ini Kata Sang Guru soal Sosok Obama Cilik

Ini Kata Sang Guru soal Sosok Obama Cilik

News | Minggu, 02 Juli 2017 | 17:45 WIB

Jelang Lebaran, Oknum Guru SD Gasak Rp10 Juta di Ruang TU

Jelang Lebaran, Oknum Guru SD Gasak Rp10 Juta di Ruang TU

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 13:18 WIB

Guru Ini Gemar Perkosa Remaja Perempuan dan Merekamnya

Guru Ini Gemar Perkosa Remaja Perempuan dan Merekamnya

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 07:12 WIB

Jadi Teladan, Guru Jangan Merokok

Jadi Teladan, Guru Jangan Merokok

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 12:33 WIB

Sering Diperkosa, Perempuan Ini Potong Penis Guru Agama

Sering Diperkosa, Perempuan Ini Potong Penis Guru Agama

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 18:03 WIB

Ini Pekerjaan yang Tepat untuk Anda yang Pintar Mengatur Uang

Ini Pekerjaan yang Tepat untuk Anda yang Pintar Mengatur Uang

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2017 | 19:45 WIB

Djarot Berharap Guru Honorer Tingkatkan Kualitas Diri

Djarot Berharap Guru Honorer Tingkatkan Kualitas Diri

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 12:10 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB