Tak Ikut Mundur dari Pansus Angket KPK, Ini Kata Fraksi PAN

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 26 Juli 2017 | 17:53 WIB
Tak Ikut Mundur dari Pansus Angket KPK, Ini Kata Fraksi PAN
Massa yang tergabung dalam Jaringan Daerah Tolak Angket KPK melakukan aksi simpatik di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7).

Suara.com - Fraksi Gerindra angkat kaki dari Panitia Khusus Angket KPK. Dengan demikian, tinggal enam fraksi yang masih bekerja di Pansus itu. Mereka adalah PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, dan PAN.

Fraksi yang masih nongkrong di Pansus identik dengan fraksi pendukung pemerintah. Sekedar diketahui, pemerintah saat ini didukung ‎oleh PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PAN dan PKB.

Anggota Pansus Angket KPK dari Fraksi PAN Muslim Ayub menerangkan tidak ada kaitannya, anggota Pansus ini dengan partai koalisi pemerintah.

"Saya rasa tidak ada koalisi pemerintahan, tidak ada urusan pemerintah," kata Muslim di DPR, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Dia mengatakan wacana pembentukan Pansus ini awalnya dikaitkan dengan proses hukum kasus korupsi pengadaan proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Namun, selama perjalanan kinerja Pansus, hal itu terbantahkan. Meski, Ketua DPR Setya Novanto tetap menjadi tersangka untuk kasus tersebut.

Karenanya, dia berpendapat, sisa anggota Pansus yang masih bergeming ini tidak berkaitan dengan koalisi pendukung pemerintah saat ini.

"Dulu ditekankan (Pansus Angket KPK) karena kasus e-KTP. Tapi proses (hukum) e-KTP, Pansus jalan terus, nggak ada persoalan. Sekarang ini kan dikaitkan dengan persoalan lain (koalisi pemerintah)," katanya.

"Jujur fraksi kami tetap menguatkan KPK tapi yang jadi pertanyaan kami penyidik yang perlu dibenahi, tidak ada niat membubarkan dan sebagainya, masa 15 tahun tidak bisa merevisi dan mengawasi tak mungkin lah," tambah Anggota Komisi III DPR ini.

Ada dua anggota Fraksi PAN di dalam Pansus ini. Yaitu, Muslim Ayub dan Daeng Muhammad‎. Muslim menegaskan, PAN belum memiliki keputusan dan alasan yang kuat untuk menarik diri dari Pansus ini.

"Apa persoalannya menarik, ini harus jelas. Kami tiap hari masuk Rapat Pansus Angket tidak pernah absen, kami belum ada perintah untuk menarik diri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pansus Angket Tinggal Koalisi Pemerintah, Ini Kata PDIP

Pansus Angket Tinggal Koalisi Pemerintah, Ini Kata PDIP

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 16:20 WIB

Keluar dari Pansus Angket, Fahri Anggap Gerindra Walk Out

Keluar dari Pansus Angket, Fahri Anggap Gerindra Walk Out

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 14:39 WIB

Dituduh Fasilitasi Suap, Elza Syarief Minta KPK Tangkap Yulianis

Dituduh Fasilitasi Suap, Elza Syarief Minta KPK Tangkap Yulianis

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 14:35 WIB

Disebut Yulianis, KPK Pastikan Ungkap Kasus  Terkait Nazaruddin

Disebut Yulianis, KPK Pastikan Ungkap Kasus Terkait Nazaruddin

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 13:03 WIB

Muchtar Effendi Tuding Diancam Novel, Ini Reaksi KPK

Muchtar Effendi Tuding Diancam Novel, Ini Reaksi KPK

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 00:54 WIB

Usai dari Pansus Hak Angket KPK, Niko Buat Laporan ke Bareskrim

Usai dari Pansus Hak Angket KPK, Niko Buat Laporan ke Bareskrim

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 23:35 WIB

Niko: Novel Ancam untuk Tukar Guling Pidana Umum Saya

Niko: Novel Ancam untuk Tukar Guling Pidana Umum Saya

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 22:32 WIB

Dua Tersangka Suap BPK Segera Disidang

Dua Tersangka Suap BPK Segera Disidang

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 20:29 WIB

Cerita Novel Baswedan soal Mata Kirinya yang Terluka Parah

Cerita Novel Baswedan soal Mata Kirinya yang Terluka Parah

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 19:23 WIB

Terkini

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:03 WIB

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:58 WIB

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB