Wiranto: 6 Negara Minta Perusahaan Media Sosial Lacak Teroris

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 30 Juli 2017 | 09:08 WIB
Wiranto: 6 Negara Minta Perusahaan Media Sosial Lacak Teroris
Menko Polhukam Wiranto bersama Menkominfo Rudiantara memberi keterangan pers di Kementerian Koordinator Polhukam, Jakarta, Rabu (12/7).

Suara.com - Sebanyak 6 negara Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru akan menggandeng perusahaan media sosial dalam melacak keberadaan teroris. Keenam negara itu tergabung dalam pertemuan Sub-Regional Meeting on Foreign Terrorist Fighters and Cross Border Terrorism (SRM FTF CBT).

"Salah satu poin yang disepakati dalam pertemuan ini, yakni mendorongan kerja sama di antara enam negara dan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang memberikan layanan media sosial, video file sharing dan messaging," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, di Manado, Minggu (30/7/2017).

Wiranto menyebutkan enam negara tersebut yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, Australia, dan Selandia Baru.

"Jadi perusahaan-perusahaan sosial media ini nantinya ikut membantu kami mencari keberadaan teroris atau menangkal secara langsung," kata Wiranto.

Dia menegaskan pemerintah akan memaksimalkan peran media sosial untuk membendung pengaruh paham radikalisme dan terorisme. Hal itu ditempuh seiring marak perekrutan pendukung kelompok teroris dengan memanfaatkan media sosial.

Enam negara akan mengajak semua perusahaan media sosial, untuk ikut bersama memerangi terorisme dan radikalisme melalui pesan perdamaian dan toleransi.

Jika dilihat ISIS memang kerap kali menggunakan media sosial untuk merekrut anak muda bergabung dalam jaringan tersebut, sehingga hal yang sama mustinya juga akan dilakukan untuk memproteksi anak muda kita dari propaganda mereka, kata dia pula.

ISIS adalah kelompok Negara Islam Irak dan Suriah. Meski dilabeli sebagai kelompok teroris, tapi sebagian warga mendukungnya.

Pertemuan pertama Sub-Regional Meeting on Foreign Terrorist Fighters and Cross Border Terrorism (SRM FTF CBT) berlangsung di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Tuan Rumah Konferensi Antiterorisme

Indonesia Tuan Rumah Konferensi Antiterorisme

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 00:57 WIB

Wiranto Merasa Gugatan HTI ke MK Tak Perlu Ditanggapi

Wiranto Merasa Gugatan HTI ke MK Tak Perlu Ditanggapi

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 15:54 WIB

Wiranto: HTI Dibubarkan karena Anti Pancasila kok Masih Dibela

Wiranto: HTI Dibubarkan karena Anti Pancasila kok Masih Dibela

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 13:13 WIB

Nigeria Perintahkan Tangkap Pemimpin Boko Haram, Hidup atau Mati

Nigeria Perintahkan Tangkap Pemimpin Boko Haram, Hidup atau Mati

News | Minggu, 23 Juli 2017 | 04:41 WIB

Aplikasi Anyar Satu Ini Bisa Jadi Alat Cyberbullying?

Aplikasi Anyar Satu Ini Bisa Jadi Alat Cyberbullying?

Tekno | Sabtu, 22 Juli 2017 | 07:45 WIB

Kemendagri Dorong Pemda Buat Perda Ormas Anti-Pancasila

Kemendagri Dorong Pemda Buat Perda Ormas Anti-Pancasila

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 00:53 WIB

Marak Cyberbully, Instagram Dinobatkan sebagai Medsos Terburuk

Marak Cyberbully, Instagram Dinobatkan sebagai Medsos Terburuk

Tekno | Jum'at, 21 Juli 2017 | 09:43 WIB

OJK Keluarkan Surat Edaran Blokir Dana Nasabah Terduga Teroris

OJK Keluarkan Surat Edaran Blokir Dana Nasabah Terduga Teroris

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2017 | 18:33 WIB

Ogah Pulang Padahal Berkasus, India Cabut Paspor Zakir Naik

Ogah Pulang Padahal Berkasus, India Cabut Paspor Zakir Naik

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 16:10 WIB

Terkini

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

×