Misteri Kematian Puspo Arum, Dosennya Ingat Saat Masih Kuliah

Siswanto | Suara.com

Rabu, 16 Agustus 2017 | 16:29 WIB
Misteri Kematian Puspo Arum, Dosennya Ingat Saat Masih Kuliah
Isak tangis mengiringi pemakaman mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ari Yani Puspo Arum (22), di Tempat Pemakaman Umum Dukuh, Jalan Al Abshor, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2017) siang. [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Yani Puspo Arum, yang diduga dibunuh di kamar kos Jalan H. Asmat Ujung, Perumahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, masih menjadi misteri. Pasalnya sejak ditemukan meninggal pada Senin (9/1/2017) hingga detik ini, penyebab kematian mahasiswi malang itu belum terungkap oleh kepolisian.

Keluarga Arum terus berharap agar kasus ini diusut hingga tuntas. Keluarga ingin tahu apa motif dan siapa dalang yang menyebabkan Arum tewas mengenaskan. Begitu pula yang diharapkan oleh pihak kampus tempat mendiang Arum menimba ilmu.

Mewakili universitas, Kepala Biro Marketing Komunikasi Universitas Esa Unggul, Sisilia Bangun, hanya bisa mendoakan agar kasus tersebut cepat terungkap.

"Sejauh ini kami hanya bisa mengharapkan dan mendoakan peristiwa yang menimpa mahasiswi kami ini supaya cepat dituntaskan. Kami juga nggak bisa mendesak kepolisian karena kejadian tersebut tidak berlokasi di kampus sehingga pihak kampus juga tidak bisa berbuat apa pun selain menunggu informasi dari kepolisian." kata Sisilia kepada Suara.com di Universitas Esa Unggul, Rabu (16/8/2017).

Arum merupakan mahasiswi kelas paralel angkatan 2016 jurusan teknik Industri.

Ia dikenal sebagai mahasiswi yang asyik dan gemar bergurau dengan teman-temannya. Dosen pengajar sekaligus Kepala Program Studi Teknik Industri, Arif Suwandi, mengenang mahasiswinya sebagai anak yang periang.

"Arum ini anaknya seru kok, kalau saya lihat dia suka bercanda sama temen-temennya. Saya juga perhatikan dia antusias saat belajar, fokuslah ketika berada di kelas." tuturnya.

Arif menyayangkan kinerja kepolisian yang hingga saat ini belum juga mengungkap motif di balik matinya mahasiswi yang sempat diajarkannya di bangku kuliah.

"Saya kecewa dengan kinerja kepolisian, karena hingga detik ini belum juga ada kemajuan atas pengungkapan kasus ini. Sebab mau bagaimana pun, Arumi ini kan bagian dari kami, anak kami, kami juga mengharapkan kejelasan dari peristiwa yang menimpa mahasiswi kami tersebut." kata Arif Suwandi di kantor Fakultas Teknik Industri.

Arum ditemukan tidak bernyawa dengan luka tusuk di punggung dan leher pada pagi hari sebelum ia berangkat kerja. [Dinda Shabrina]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB