Ayahanda Minta Pembunuh Puspo Arum Insyaf dan Menyerah

Siswanto | Suara.com

Minggu, 20 Agustus 2017 | 15:28 WIB
Ayahanda Minta Pembunuh Puspo Arum Insyaf dan Menyerah
Kakak kandung Puspo Arum, Galuh Lestari [suara.com/Dinda Shabrina]

Penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Ari Yani Puspo Arum, oleh kepolisian belum menunjukkan titik terang.

Kepolisan sempat mendalami DNA dan kuku terduga pelaku pembunuhan mahasiswi yang ditemukan tewas mengenaskan di kosannya. Barang bukti gadget milik korban yang ditemukan juga tidak dapat mengungkap apa pun.

"Sejauh ini nggak ada barang bukti baru yang ditemukan. Pun ditemukan, juga nihil. Terakhir kepolisian ngasih kabar dua hari sebelum Lebaran. Itu pun kita dulu yang nanya perkembangannya pada awal bulan puasa. Setelah dikabari dan diminta datang ke sana, ternyata ngasih kabar hampa. Tetap belum ada yang bisa diungkap," kata kakak kandung Puspo ArumGaluh Lestari, kepada Suara.com di kediamannya, Jalan Albasor, Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (20/8/2017).

Ayahanda mendiang Puspo Arum, Kasim Effendi, berharap-harap cemas dengan kelanjutan penyelidikan kasus yang menimpa anaknya.


Terhitung sejak awal kejadian pada awal Januari, hingga detik ini tidak ada temuan apa pun yang dapat membuat pihak keluarga tenang. Kasim merisaukan jika terlalu lama, kemungkinan kasus ini tidak akan pernah bisa terungkap.

"Saya tuh khawatir saja, gitu. Karena kalau terlalu lama dan tim penyelidikan ini diganti, pasti akan semakin sulit. Seperti mengulang dari awal lagi. Kemarin juga kapolseknya di sana saya dengar juga sudah diganti. Pasti kalau lain orang, sudah susah itu urusannya." tuturnya via videocall kepada Suara.com.

Kasim berharap pembunuh Puspo Arum  segera menyerahkan diri.

"Kami sih berharap orang yang membunuh Arum ini segera insyaflah. Lalu menyerahkan diri. Kami semua sudah ikhlas atas kepergian Arum, hanya saja cara kepergiannya ini yang masih sulit. Apalagi kalau membahas ini, rasanya hati saya masih sakit, gitu. Makanya semoga cepat ditemukan lah siapa pelakunya." kata Kasim.

Kasim berharap media massa tetap menyoroti perkembangan kasus ini agar polisi tetap konsisten dalam melakukan pengusutan.

Puspo Arum ditemukan meninggal dunia di kamar kos Jalan H. Asmat Ujung, Perumahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (9/1/2017). [Dinda Shabrina]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB