Hari Perumahan Nasional, "Tiap Orang Berhak Tempati Hunian Layak"

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 28 Agustus 2017 | 11:07 WIB
Hari Perumahan Nasional, "Tiap Orang Berhak Tempati Hunian Layak"
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono berziarah dan tabur bunga ke makam Bung Hatta, dalam rangkaian Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2017 di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (25/8/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Bangsa Indonesia banyak yang belum tahu bahwa 25 Agustus merupakan peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas). Pada tanggal tersebut, sekitar 67 tahun lalu, tepatnya di Kota Bandung, yaitu 25-30 Agustus 1950, Wakil Presiden RI, Mohammad Hatta membuka Kongres Perumahan Rakyat Sehat. Kongres tersebut sebenarnya merupakan tonggak sejarah kebijakan perumahan rakyat di Indonesia.

Atas komitmennya terhadap berbagai program perumahan, Mohammad Hatta pun kini ditetapkan sebagai Bapak Perumahan Indonesia.

Saat ini, di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pemerintah kembali mendorong pelaksanaan program perumahan untuk seluruh lapisan masyarakat melalui Program Satu Juta Rumah. Tingginya jumlah kebutuhan rumah masyarakat pun menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bersama-sama oleh para pemangku kepentingan bidang perumahan, baik oleh pemerintah, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, dunia usaha dan masyarakat itu sendiri.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang diberikan tugas untuk melaksanakan Program Satu Juta Rumah pun terus berinovasi dengan membuat berbagai kebijakan dan program kerja di sektor perumahan dan infrastruktur. Kementerian PUPR pun menggandeng semua pihak untuk kembali mengingat akan pentingnya masalah perumahan bagi masyarakat.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyatakan, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28  H ayat (1), menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta memperoleh pelayanan kesehatan. Hal itu menunjukkan bahwa pemenuhan akan hunian yang layak merupakan hak dari setiap warga negara Indonesia.

“Sesuai dengan UUD' 45, semua orang berhak mendapatkan hunian yang layak untuk membina keluarga yang sejahtera. Kalau kita semua memiliki itikad baik mewujudkan hal itu, pasti bisa,” ujar Basuki, usai melakukan ziarah ke makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (25/8/2017).

Ziarah tersebut merupakan rangkaian kegiatan dari peringatan Hapernas, yang dilaksanakan Kementerian PUPR bersama para pemangku kepentingan bidang perumahan.

Bersama dengan putri Bung Hatta, Meutia Hatta Swasono, Menteri PUPR beserta sejumlah pejabat dan pegawai di Kementerian PUPR melaksanakan doa bersama dan melakukan tabur bunga di makam Bung Hatta. Tak lupa, para petugas juga membacakan sejarah lahirnya Hari Perumahan Nasional di Indonesia.

Menurut Basuki, saat pelaksanaan Kongres Perumahan Rakyat Sehat, Bung Hatta mentargetkan masalah perumahan bagi masyarakat Indonesia yang seharusnya dapat diselesaikan dalam jangka waktu 50 tahun. Tapi kenyataannya hingga sekarang, selama 72 tahun Indonesia merdeka, masalah papan masih belum terselesaikan.

“Dari kebutuhan pokok masyarakat, yakni sandang, pangan, dan  papan, saat ini baru kebutuhan sandang  yang selesai. Pangan masih belum, papan apalagi, masih belum selesai,” imbuhnya.

Seluruh lapisan masyarakat, imbuh Basuki, sudah seharusnya meneladani jiwa kebersamaan Bung Hatta  untuk terus berupaya menyelesaikan masalah perumahan secara bersama-sama. Sikap gotong-royong dan kebersamaan dan itikad baik itulah yang diinginkan oleh Bung Hatta. Menurutnya, itulah kunci utama dalam penyelesaian masalah papan, yang sebaiknya diselesaikan dengan itikad baik oleh semua stakeholder untuk bisa menyelesaikan masalah perumahan.

“Setiap tanggal 25 Agustus kita peringati sebagai Hapernas, yang menjadi pengingat pada cita-cita Bung Hatta yang belum terwujud. Inilah saatnya bagi kita semua, khususnya generasi muda dan seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita tersebut, yakni rumah yang layak huni bagi seluruh masyarakat,” tandasnya.

Sebagai upaya pemerintah untuk menggenjot pembangunan perumahan, kata Basuki, pemerintah kini mendorong pelaksanaan Program Satu Juta Rumah di Indonesia. Dukungan pemerintah terhadap program perumahan juga dapat dilihat dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke sejumlah lokasi pembangunan perumahan bersuibsidi bagi masyarakat yang berada di Pekanbaru dan Riau beberapa waktu lalu.

“Pemerintah pun terus menaikkan anggaran di sektor perumahan dalam subsidi perumahan maupun anggaran penyediaan perumahan bagi masyarakat,” terangnya.



Sementara itu, putri Bung Hatta, Meutia Hatta Swasono mengungkapkan, pihaknya berterimakasih atas dukungan berbagai pihak atas gagasan Bung Hatta di sektor perumahan. Menurutnya, saat ini program-program perumahantelah berkembang dengan baik dan secara tidak langsung akan meningkatkan harkat dan martabat penghuninya.

“Kami juga berharap, Kementerian PUPR dapat mendorong kebiasaan masyarakat untuk merawat rumah sehingga dapat menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman,” harapnya.

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Resmikan Rusunawa bagi PNS di Buton

Pemerintah Resmikan Rusunawa bagi PNS di Buton

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 00:01 WIB

Target Sektor Penyediaan Rumah 2017

Target Sektor Penyediaan Rumah 2017

Foto | Kamis, 24 Agustus 2017 | 16:58 WIB

Kementerian PUPR akan Susun Rating Kualitas Perumahan Subsidi

Kementerian PUPR akan Susun Rating Kualitas Perumahan Subsidi

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:40 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB