Politisi Nasdem Laporkan Elza Syarief ke Polisi

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 28 Agustus 2017 | 12:39 WIB
Politisi Nasdem Laporkan Elza Syarief ke Polisi
Anggota Komisi III DPR sekaligus Politisi Partai Nasdem Akbar Faisal. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR sekaligus Politisi Partai Nasdem Akbar Faisal melaporkan pengacara Elza Syarief ke Bareskrim Mabes Polri di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2017).

"Jadi hari ini, seperti yang saya janjikan kepada temen-teman bahwa saya akan melaporkan, teman saya sebenarnya, saudari Elza Syarif kepada Bareskrim tentang dua hal," kata Akbar di Bareskrim Polri, Senin (28/8/2017).

Dua hal yang dilaporkan akbar yaitu pemberian kesaksian palsu serta pencemaran nama baik.

Menurut Akbar, saat menjadi saksi dalam persidangan kasus pemberian keterangan palsu dengan terdakwa Miryam S. Hariyani di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, (21/8/2017), Elza memberikan keterangan yang tidak benar karena mengatakan anggota Fraksi Nasdem itu sempat menekan dan memarahi Miryam.

"Saya sudah siapkan dokumennya. langkah ini saya ambil, setelah surat somasi yang saya kirimkan kepada Elza tertanggal 22 Agustus, itu tidak mendapatkan tanggapan," ujar Akbar.

Sebelumnya, dalam surat somasi ia telah memberikan waktu kepada Elza 3×24 jam untuk memberikan tanggapan. Namun, hingga melewati batas waktu tersebut, Elza ternyata tidak menggubris somasi dari Akbar. Sebab itulah, Akbar melaporkan Elza pada hari ini.

"Saya agak detail kalau menyangkut ini. Intinya adalah, saya meminta Elza mempertanggung jawabkan apa yang dia ungkapkan di persidangan," tutur Akbar.

Akbar Faisal mengaku mendapatkan ancaman dari pengacara Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazarudin itu. Ancaman itu didapat setelah dia melayangkan surat somasi kepada Elza.

"Saya menerima sebuah informasi dari seorang kawan ketika saya sudah memberi somasi kepada saudari Elsa. Saya menerima sebuah chat WhatsApp yang mengutip pernyataannya Elsa," kata dia.

Bunyi pesan tersebut, kata Akbar yaitu 'Nazar sedang mencari data penerimaan dana e-KTP oleh Akbar Faizal dan akan dilaporkan ke KPK, dan diteriakin ke wartawan dengan sekalian buktinya'.

Pesan tersebut Akbar dapatkan dari temannya yang menerima langsung dari Elza. Dengan adanya pesan itu, Akbar merasa kecurigaannya kapada Elza telah terkonfirmasi.

"Saya akhirnya mengatakan, oh ternyata di situ ujungnya. Ya sudah kalau begitu. Saya jawab, saya serahkan semua harta saya kalau dia bisa menemukan ada aliran kepada saya. Sebab saya tidak mengerti masalah ini," tutur Akbar.

"Tetapi hari ini saya katakan, saya harus berhadapan dengan Elsa dulu," Akbar menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Farhat Abbas Sebut Ada Anggota DPR Ancam Pengacara Elza Syarief

Farhat Abbas Sebut Ada Anggota DPR Ancam Pengacara Elza Syarief

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 19:30 WIB

Djamal Tuding Elza Syarief Karang Cerita Soal Intimidasi Miryam

Djamal Tuding Elza Syarief Karang Cerita Soal Intimidasi Miryam

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 12:08 WIB

Anton Akui Pernah Disuruh Markus Nari Antar BAP Miryam ke Elza

Anton Akui Pernah Disuruh Markus Nari Antar BAP Miryam ke Elza

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 15:34 WIB

Elza Akui Miryam Bertemu Novanto, Akbar Faisal Marah

Elza Akui Miryam Bertemu Novanto, Akbar Faisal Marah

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 13:47 WIB

Elza Klaim Miryam Kecewa ke KPK karena BAP Bocor ke Publik

Elza Klaim Miryam Kecewa ke KPK karena BAP Bocor ke Publik

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 12:55 WIB

Elza Syarief ke Istri Muda Al Habsyi: Istri Nggak Jelas!

Elza Syarief ke Istri Muda Al Habsyi: Istri Nggak Jelas!

Entertainment | Rabu, 16 Agustus 2017 | 20:12 WIB

Elza Syarief Kembali Diperiksa KPK

Elza Syarief Kembali Diperiksa KPK

Foto | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 15:08 WIB

Satu Anggota DPR Akan 'Susul' Setnov Jadi Tersangka Korupsi e-KTP

Satu Anggota DPR Akan 'Susul' Setnov Jadi Tersangka Korupsi e-KTP

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 14:28 WIB

Diperiksa KPK, Elza Syarief Klaim Tak Kenal Markus Nari

Diperiksa KPK, Elza Syarief Klaim Tak Kenal Markus Nari

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 11:00 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB