Presiden Duterte: Pelapor Khusus PBB Orang Bodoh

Reza Gunadha

Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:18 WIB
Presiden Duterte: Pelapor Khusus PBB Orang Bodoh
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (AFP)

Suara.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menghina Pelapor Khusus PBB, Agnes Callamard, karena didesak memberi klarifikasi mengenai kematian satu pelajar dalam penggerebekan bandar narkoba.

Pelajar bernama Kian Loyd Delos Santos, tewas terembak oleh polisi dalam insiden yang terjadi pada tanggal 17 Agustus. Penggerebekan itu sendiri merupakan bagian dari kampanye "perang melawan narkotika" yang dicetuskan Duterte.

"Katakan kepada perempuan itu, jangan mengancamku! Perempuan itu bodoh," ejek Duterte kepada wartawan, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (29/8/2017).

"Perempuan itu berasal dari mana sih?" tukas Duterte lagi.

Agnes Callamard, adalah pelapor khusus PBB dalam bidang eksekusi ekstrayudisial. Perempuan Prancis tersebut dikenal kerap mengkritik kebijakan "perang melawan narkotika" Duterte. Ia menilai, kampanye itu sangat brutal karena kerapkali menimbulkan korban jiwa tanpa didahului proses peradilan.

Seperti diberitakan Anadolu Agency, Selasa (22/8/2017), Kian Lloyd tewas tertembak pada Kamis (17/8) malam.

Aparat kepolisian mengklaim, bocah tersebut adalah kurir gembong bandar narkotika dan melepas tembakan ke arah mereka terlebih dulu.

Duterte sendiri mengakui sudah melihat video rekaman saat Kian Llyod ditembak, dan sudah memerintahkan Biro Investigasi Nasional melakukan penyelidikan.

baca juga

"Apa pun hasil penyelidikan itu, kami akan mematuhinya. Kalau mereka (polisi) harus dipenjara, maka akan dipenjara. Maaf, siapa pun harus menerima konsekuensinya," tegas sang presiden.

Ia menegaskan, tidak pernah memberikan perintah untuk menembak setiap pengedar narkoba. Namun, ia mengatakan bakal melindungi setiap polisi yang membunuh dalam operasi penggerebekan pengedar narkotika.

"Persoalannya, sejumlah penembakan yang dilakukan terhadap bandar narkoba sebenarnya tak diperlukan. Sejumlah penembakan itu lebih menampakkan sebagai penyelewengan kewenangan, karenanya tidak bisa dilindungi," tuturnya.

Kematian Kian Lloyd memicu demonstrasi massa besar-besaran di sejumlah kota Filipina. Mereka mengecam kebijakan "perang narkotika" Duterte yang telah merenggut nyawa lebih dari seribu orang yang belum dipastikan sebagai bandar.

"Aksi massa? itu pemberontakan, silakan saja," tukas Duterte mengomentari maraknya demonstrasi menentang 'perang narkotika' dirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Filipina Diterjang Badai Pakhar, Ribuan Orang Mengungsi

Filipina Diterjang Badai Pakhar, Ribuan Orang Mengungsi

News | Senin, 28 Agustus 2017 | 10:51 WIB

ISIS Filipina Penggal Kepala Pensiunan Tentara yang Baru Mualaf

ISIS Filipina Penggal Kepala Pensiunan Tentara yang Baru Mualaf

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 08:31 WIB

'Perang Narkotika' Makan Korban Bocah, Duterte Banjir Kecaman

'Perang Narkotika' Makan Korban Bocah, Duterte Banjir Kecaman

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 11:34 WIB

Dobrak Tabu, 2.000 Ibu Gelar Aksi Menyusui di Ruang Publik

Dobrak Tabu, 2.000 Ibu Gelar Aksi Menyusui di Ruang Publik

News | Minggu, 06 Agustus 2017 | 07:43 WIB

Peningkatan Penularan HIV di Filipina Tertinggi di Asia Pasifik

Peningkatan Penularan HIV di Filipina Tertinggi di Asia Pasifik

Health | Rabu, 02 Agustus 2017 | 01:09 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×