Kuasa Hukum Novel Curiga Kliennya Memang Disingkirkan dari KPK

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 06 September 2017 | 15:27 WIB
Kuasa Hukum Novel Curiga Kliennya Memang Disingkirkan dari KPK
Kondisi terakhir Novel Baswedan. (twitter)

Algiffari Aqsa, Kuasa Hukum Novel Baswedan menilai laporan yang dilakukan oleh Direktur penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman atas Novel Baswedan, satu tujuan dengan Panitia khusus hak angket KPK. Tujuannya adalah agar KPK dilemahkan dengan menyingkirkan penyidik yang berintegritas seperti Novel Baswedan.

"Tindakan pelaporan terhadap Novel merupakan tindakan satu skema dengan pansus angket KPK yang tujuannya untuk melemahkan KPK dan menyingkirkan orang berintegritas seperti Novel di KPK," kata Aqsa saat dihubungi, Rabu (6/9/2017).

Dia juga mengatakan tindakan pelaporan yang dilakukan oleh Aris ke Polda Metro Jaya sebagai upaya pengalihan isu dari kekerasan terhadap Novel. Pasalnya, diduga dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel tersebut ada peran dari jendral di tubuh kepolisian.

"Target dari pelaporan bukan keadilan tapi memang mendiskreditkan Novel," katanya.

Lebih lanjut dia mencibir sikap Polisi yang tidak mau dikritik. Dia bahkan menyebut Polri tidak memahami kehidupan berdemokrasi.

"Laporan pencemaran nama baik karena pendapat polisi tidak berintegritas semakin menunjukkan polisi anti kritik dan tidak memahami demokrasi," kata Aqsa.

Apa yang disampaikan Aqsa merujuk pada laporan yang baru dilakukan oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Polri Kombes Erwanto ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan tersebut, Novel dituduh mencemarkan nama baik kepolisian. Laporan tersebut disampaikan pada Selasa (5/9/ 2017) dengan nomor LP/4198/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimus.

Erwanto yang sempat menjadi penyidik KPK disebut tak terima dengan pernyataan Novel di salah satu media massa yang menganggap penyidik KPK dari Polri memiliki integritas rendah. Pernyataan itu disampaikan Novel saat mempermasalahkan proses rekrutmen penyidik KPK.

Terkait kasus antara Aris dengan Novel tersebut, pada hari ini Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa tiga penyidik KPK. Namun, tidak diketahui siapa ketiga penyidik KPK tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novel Baswedan 'Ditunggu' Lima Laporan Pengaduan di Polda Metro

Novel Baswedan 'Ditunggu' Lima Laporan Pengaduan di Polda Metro

News | Rabu, 06 September 2017 | 15:13 WIB

Saat Ini, Tiga Penyidik KPK Diperiksa Polisi Soal Novel

Saat Ini, Tiga Penyidik KPK Diperiksa Polisi Soal Novel

News | Rabu, 06 September 2017 | 13:52 WIB

Urusan dengan Aris Belum Selesai, Novel Dipolisikan Lagi

Urusan dengan Aris Belum Selesai, Novel Dipolisikan Lagi

News | Rabu, 06 September 2017 | 11:51 WIB

Alasan Novel Belum Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

Alasan Novel Belum Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

News | Rabu, 06 September 2017 | 10:33 WIB

Dirkrimsus Polda Metro: Baru Kali Ini Saya Lihat Pak Aris Marah

Dirkrimsus Polda Metro: Baru Kali Ini Saya Lihat Pak Aris Marah

News | Rabu, 06 September 2017 | 09:35 WIB

Dirdik KPK Dituduh Terima 'Uang Pengamanan' Rp2 Miliar dari DPR

Dirdik KPK Dituduh Terima 'Uang Pengamanan' Rp2 Miliar dari DPR

News | Rabu, 06 September 2017 | 08:27 WIB

Selain Novel, Dirdik KPK Juga Laporkan Pemberitaan di Media Massa

Selain Novel, Dirdik KPK Juga Laporkan Pemberitaan di Media Massa

News | Selasa, 05 September 2017 | 19:29 WIB

Novel Vs Aris, Polisi akan Periksa Lima Pegawai KPK

Novel Vs Aris, Polisi akan Periksa Lima Pegawai KPK

News | Selasa, 05 September 2017 | 18:53 WIB

Tak Mau Terbuka, Mabes Polri Nilai Novel Malah Hambat Kasusnya

Tak Mau Terbuka, Mabes Polri Nilai Novel Malah Hambat Kasusnya

News | Selasa, 05 September 2017 | 18:29 WIB

Di Singapura, Istri Novel Gagal Ketemu Jokowi, Minta Jadwal Ulang

Di Singapura, Istri Novel Gagal Ketemu Jokowi, Minta Jadwal Ulang

News | Selasa, 05 September 2017 | 17:20 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB