Dirdik KPK Dituduh Terima 'Uang Pengamanan' Rp2 Miliar dari DPR

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 06 September 2017 | 08:27 WIB
Dirdik KPK Dituduh Terima 'Uang Pengamanan' Rp2 Miliar dari DPR
Direktur Penyidik KPK, Brigadir Jenderal Aris Budiman [Suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus kembali memeriksa Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Aris Budiman, Selasa (5/9/2017) malam.

"Dia sendiri yang berkeinginan untuk menambahkan keterangan. Jadi, ya kami penuhi," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta di Polda Metro Jaya, Selasa malam.

Menurut Adi, ada 10 pertanyaan yang diberikan penyidik kepada Aris. Pemeriksaan yang dilakukan selama dua jam itu atas kemauan Aris sendiri, untuk memberikan keterangan terkait kasus pencemaran nama baik yang dituduhkan kepada Novel Baswedan.

"Dia (Aris) mengulas tulisan-tulisan yang menyangkut (dugaan) penistaannya itu. Tulisan-tulisan yang diterimanya melalui email (pos elektronik; pos-el)," kata Adi.

Aris, kata Adi, juga “curhat” soal tuduhan dirinya ikut menerima uang suap sebesar Rp2 miliar dari Komisi III DPR RI.

"Kemudian ya, menyangkut juga tuduhan atas pertemuan dirinya dengan pihak DPR, itu tidak benar. Tuduhan dia menerima uang, itu juga tidak benar. Itu menurut pengakuan dia," terangnya.

Namun, Adi tak menjelaskan secara rinci siapa pihak yang menuduh Aris menerima uang suap tersebut. Dia hanya mengatakan Aris sendiri yang menceritakan tuduhan ada 7 penyidik KPK termasuk dirinya yang menerima uang dari anggota DPR untuk mengamankan kasus korupsi di KPK

"Mungkin dia juga mengembangkan penjelasannya terkait dengan tuduhan yang berkaitan tujuh orang penyidik yang menerima uang Rp2 miliar," jelasnya.

Adi menambahkan, pemeriksaan itu tak berlangsung lama, karena Aris memiliki agenda untuk menjadi narasumber di salah satu acara televisi swasta. Pemeriksaan, kata dia, akan kembali dilanjutkan setelah Aris memiliki waktu luang.

baca juga

"Dalam pemeriksaan, tiba-tiba dia di telepon ILC (Indonesia Lawyer Club), akhirnya dia kasih statement di ILC, kemudian (pemeriksaan) kami hentikan aja. Saya bilang, abang pokoknya saat kondisinya nyaman, baru kami ambil keterangan lagi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rapat Komisi III, KPK: Kami Datang dengan Senang Hati

Rapat Komisi III, KPK: Kami Datang dengan Senang Hati

News | Selasa, 05 September 2017 | 21:30 WIB

Komisi III akan FGD Evaluasi Penanganan Korupsi

Komisi III akan FGD Evaluasi Penanganan Korupsi

News | Selasa, 05 September 2017 | 20:13 WIB

Selain Novel, Dirdik KPK Juga Laporkan Pemberitaan di Media Massa

Selain Novel, Dirdik KPK Juga Laporkan Pemberitaan di Media Massa

News | Selasa, 05 September 2017 | 19:29 WIB

Novel Vs Aris, Polisi akan Periksa Lima Pegawai KPK

Novel Vs Aris, Polisi akan Periksa Lima Pegawai KPK

News | Selasa, 05 September 2017 | 18:53 WIB

Tak Mau Terbuka, Mabes Polri Nilai Novel Malah Hambat Kasusnya

Tak Mau Terbuka, Mabes Polri Nilai Novel Malah Hambat Kasusnya

News | Selasa, 05 September 2017 | 18:29 WIB

Ganjar Pranowo Jalani Pemeriksaan KPK

Ganjar Pranowo Jalani Pemeriksaan KPK

Foto | Selasa, 05 September 2017 | 17:35 WIB

Ketua Komisi III Sebut Ketua KPK Dibisiki Orang yang Jarang Baca

Ketua Komisi III Sebut Ketua KPK Dibisiki Orang yang Jarang Baca

News | Selasa, 05 September 2017 | 17:29 WIB

Di Singapura, Istri Novel Gagal Ketemu Jokowi, Minta Jadwal Ulang

Di Singapura, Istri Novel Gagal Ketemu Jokowi, Minta Jadwal Ulang

News | Selasa, 05 September 2017 | 17:20 WIB

Ancam Polisikan Ketua KPK, Lucius: Kian Jelas DPR Cari Kesalahan

Ancam Polisikan Ketua KPK, Lucius: Kian Jelas DPR Cari Kesalahan

News | Selasa, 05 September 2017 | 16:44 WIB

Masa Kerja Pansus KPK akan Selesai, Gerindra Tunggu Laporan

Masa Kerja Pansus KPK akan Selesai, Gerindra Tunggu Laporan

News | Selasa, 05 September 2017 | 15:09 WIB

Terkini

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:50 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:46 WIB

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

×