Hariyanto Arbi Berharap Bulutangkis Jadi Contoh Pemersatu Bangsa

Rizki Nurmansyah

Rabu, 06 September 2017 | 19:09 WIB
Hariyanto Arbi Berharap Bulutangkis Jadi Contoh Pemersatu Bangsa
Legenda bulutangkis Indonesia, Hariyanto Arbi. [Instagram@hariyanto_arbi]

Suara.com - Legenda bulutangkis Indonesia, Hariyanto Arbi, berharap bulutangkis bisa menjadi salah satu cara untuk mempersatukan bangsa dan membawa kejayaan Indonesia di tingkat internasional.

"Di dunia bulutangkis, perbedaan agama, golongan dan ras merupakan hal biasa. Bahkan, perbedaan tersebut di dalam dunia bulu tangkis justru bisa tetap satu untuk membawa kejayaan Indonesia," ujar Hari disela-sela kegiatannya sebagai anggota tim pemandu bakat audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Kudus, Rabu (6/9/2017).

Menurut dia, bulutangkis juga bisa memberi contoh dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan toleransi keberagaman.

Bahkan, kata dia, meskipun berbeda suku, ras dan agama, namun atlet bulutangkis dengan seluruh jiwa raganya berjuang mengharumkan nama bangsa dan negara.

Ia mencontohkan pasangan ganda campuran terbaik Indonesia saat ini, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Keduanya merupakan pasangan yang berbeda suku, agama dan ras, namun keduanya berhasil meraih juara dunia.

"Tontowi beragama Islam dari suku Jawa, sedangkan Liliyana Natsir merupakan suku Manado dan beragama Nasrani. Namun, keduanya bahu membahu dan bekerja sama membawa kejayaan Indonesia melalui bulutangkis," ujarnya.

Foto: Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. [AFP]

Ketika ditanya soal audisi bulutangkis yang digelar Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum, dia menilai, Indonesia memang tidak pernah kehabisan talenta-talenta berbakat.

baca juga

Bahkan, kata dia, meskipun saat ini pesertanya masih berusia 11 tahun dan 13 tahun, mereka ternyata memiliki kualitas permainan yang sangat bagus.

"Untuk menjadi juara, tidak cukup hanya memiliki bakat, melainkan membutuhkan kerja keras dan dukungan sejumlah pihak agar kelak menjadi juara," ujar juara All England tahun 1993 dan 1994 yang memiliki julukan "smash 100 watt" tersebut.

Langkah PB Djarum menyeleksi usia 11 tahun, kata dia, merupakan salah satu upaya membina bibit muda di bidang bulutangkis sejak usia dini, sehingga saat usia tertentu diharapkan bisa menjadi juara.

Ia mengapresiasi orang tua peserta audisi yang bersedia mendampingi putra-putri mereka untuk berjuang meraih beasiswa bulutangkis PB Djarum.

"Bagi peserta yang belum berhasil, jangan patah semangat karena masa depan mereka masih panjang dan peluang menjadi yang terbaik masih besar," ujarnya.

Pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan disarankan untuk membuat kompetisi di bidang olahraga bulutangkis sehingga semakin menarik minat generasi muda menekuni olahraga tersebut.

Saat ini, lanjut dia, tantangan generasi muda sangat berat, karena banyak permainan modern yang berpotensi membuat mereka kurang fokus dan daya juangnya lemah.

"Era sebelumnya, saat para legenda bulutangkis ditempa menjadi atlet berprestasi, memang mendapatkan dukungan semua pihak, termasuk di lingkungan sekolah dan selalu banyak pihak yang memotivasi untuk menjadi yang terbaik," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026

Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:27 WIB

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Sport | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:32 WIB

Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?

Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:25 WIB

Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra

Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 12:25 WIB

Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026

Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026

Foto | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:42 WIB

Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open

Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open

Foto | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:44 WIB

Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026

Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026

Foto | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:52 WIB

Drama Rubber Gim, Fadia/Tiwi Gagal Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026

Drama Rubber Gim, Fadia/Tiwi Gagal Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026

Foto | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:40 WIB

Terkini

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

×