Para Kyai Sepuh Beri 'Surat Cinta' Untuk Megawati

Adhitya Himawan

Jum'at, 08 September 2017 | 22:17 WIB
Para Kyai Sepuh Beri 'Surat Cinta' Untuk Megawati
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencoblos di TPS 027 Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo KH Mutawakil Alallah menulis surat "cinta" kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Sukarnoputri.

Surat tersebut ditulis langsung oleh KH Mutawakil dengan tulisan tangan yang dititipkan Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah saat berkunjung ke kompleks Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (8/9/2017).

"Surat 'cinta' itu hanya untuk Ibu Mega, jadi saya tidak bisa menyebutkan di sini isinya apa. Begitu juga saya minta Pak Basarah untuk merahasiakan isinya dan hanya Ibu Mega yang membuka dan membacanya," katanya di Probolinggo.

Ia mengatakan surat tersebut berisi keinginan dari para kiai sepuh se-Jawa Timur dalam menghadapi pemilihan Gubernur Jawa Timur yang beberapa kali telah bertemu, termasuk juga bertemu di kediamannya.

Menerima surat dari KH Mutawakil, Basarah berjanji akan menyimpan surat tersebut dan berjanji merahasiakan, serta hanya akan memberikannya kepada Megawati.

"Ini amanah, apalagi surat itu tulisan tangan sehingga hanya Kiai Mutawakil saja yang tahu. Saya akan merahasiakannya dan hanya akan menyerahkan kepada Ibu Mega, biar beliau yang membukanya sendiri," kata Basarah.

Rombongan DPP PDI Perjuangan yang dipimpin Wakil Sekjen Ahmad Basarah mengunjungi Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo pada Jumat, setelah bertemu sejumlah kiai sepuh di Pesantren Lirboyo dan Pesantren Ploso, Kediri, pada Kamis (7/9/2017).

Di Pesantren Zainul Hasan Genggong, rombongan Ahmad Basarah ditemui langsung oleh KH Mutawakil Alallah di kediamannya kompleks pesantren Zainul Hasan dan pertemuan itu cukup gayeng diselingi makan siang menu tradisional dan polopendem.

Kunjungan Basarah ke sejumlah kiai sepuh di Jawa Timur itu merupakan rangkaian silaturahim membawa pesan Megawati untuk mendapatkan suara para kiai sepuh dalam menghadapi Pilkada Jawa Timur 2018.

Safari yang dilakukan sejumlah pengurus DPP PDI Perjuangan dimulai pada Kamis (7/9) sore dengan mengunjungi Ponpes Lirboyo Kediri dan di Pesantren itu, Basarah bertemu dengan sejumlah kiai dari Mataraman yang dipimpin KH Anwar Manshur.

Setelah di Lirboyo, safari dilanjutkan ke Pesantren Ploso, Mojo, Kediri untuk bertemu dengan KH Zainuddin Jazuli serta sejumlah kiai lainnya.

Pada Jumat ini, safari dilanjutkan ke Pesantren Baitul Hikmah Pasuruan untuk bertemu KH Idris Hamid serta sejumlah kiai sepuh dari Tapal Kuda. Dari Pasuruan, kemudian Basarah melanjutkan untuk sowan ke Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo dan bertemu dengan KH Mutawakil Allallah dan sejumlah kiai lainnya.

Rombongan pengurus DPP PDI Perjuangan itu akan melanjutkan safari untuk bertemu KH Marzuki Mustamar dan sejumlah kiai di Pesantren Sabilurrasyad Gasek, Sukun, Kota Malang, pada Sabtu (9/9/2017). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah: Megawati Tak Bisa Disamakan Suu Kyi

Fahri Hamzah: Megawati Tak Bisa Disamakan Suu Kyi

News | Jum'at, 08 September 2017 | 19:58 WIB

Dipolisikan karena Tulisan soal Megawati, Ini Sanggahan Dhandy

Dipolisikan karena Tulisan soal Megawati, Ini Sanggahan Dhandy

News | Kamis, 07 September 2017 | 10:01 WIB

Dituduh Hina Megawati, Repdem Polisikan Jurnalis Dhandy

Dituduh Hina Megawati, Repdem Polisikan Jurnalis Dhandy

News | Kamis, 07 September 2017 | 09:45 WIB

Megawati Kurban Seekor Sapi di Masjid Agung Sunda Kelapa

Megawati Kurban Seekor Sapi di Masjid Agung Sunda Kelapa

News | Jum'at, 01 September 2017 | 12:05 WIB

Ini Sikap PBNU dalam Pilkada Jatim 2018

Ini Sikap PBNU dalam Pilkada Jatim 2018

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 06:32 WIB

Cegah Khofifah Maju Jatim 1, PKB Minta Bantuan Keluarga Besar NU

Cegah Khofifah Maju Jatim 1, PKB Minta Bantuan Keluarga Besar NU

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 19:59 WIB

Temukan SBY-Mega, Buktikan Jokowi Bukan Pemimpin Plonga-Plongo

Temukan SBY-Mega, Buktikan Jokowi Bukan Pemimpin Plonga-Plongo

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 20:47 WIB

Internal Demokrat Jelaskan Soal Pertemuan SBY dan Megawati

Internal Demokrat Jelaskan Soal Pertemuan SBY dan Megawati

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 15:46 WIB

Mega-SBY Ketemu, PAN: Pilkada Beda-beda, Merah Putih Kita Satu

Mega-SBY Ketemu, PAN: Pilkada Beda-beda, Merah Putih Kita Satu

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 12:06 WIB

Mega-SBY Ketemu, JK: Politik Boleh Beda, Tujuan Kita Tetap Satu

Mega-SBY Ketemu, JK: Politik Boleh Beda, Tujuan Kita Tetap Satu

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 10:54 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB