PUPR Minta Pengembang Perhatikan Rumah Kalangan Menengah ke Bawah

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 12 September 2017 | 15:40 WIB
PUPR Minta Pengembang Perhatikan Rumah Kalangan Menengah ke Bawah

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengimbau para pengembang perumahan untuk lebih memperhatikan kebutuhan rumah di kalangan menengah ke bawah, yaitu masyarakat yang membutuhkan rumah subsidi.  Hal tersebut diungkapkan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin, dalam "BTN Golden Property Awards (GPA) 2017",  di Dian Ballroom, Kompleks Ciputra World, Karet, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017).

Menurutnya,  kebutuhan perumahan (backlog) yang berjumlah 11,4 juta unit, sekitar 60 persennya merupakan kalangan menengah yang perlu dibantu pemerintah melalui skema subsidi KPR FLPP.

“Dari 11.4 juta unit backlog, 20 persen sifatnya komersial dan tidak memerlukan subsidi pemerintah, sedangkan 20 persen merupakan kalangan bawah yang sifatnya memerlukan bantuan sosial, karena diberi kredit berapapun tidak mampu membeli rumah. Bantuan dari pemerintah bersifat sosial. Kemudian, 60 persen lainnya merupakan kalangan menengah yang memerlukan bantuan subsidi,” terang Syarif.

Ia juga menyatakan, betapa masyarakat kalangan menengah ke bawah, dengan gaji Rp 4 juta per bulan, sulit menyisihkan uang muka untuk membeli rumah.

“Dengan adanya kebijakan pemerintah, yaitu uang muka 1 persen, tentu sangat meringankan, karena secara psikologis masyarakat merasa mampu,” lanjutnya.

Dalam sesi talkshow yang dipandu oleh Najwa Shihab, menghadirkan narasumber dari kalangan properti dan perbankan, antara lain Presiden Direktur PT Intiland Development, Hendro S Gondokusumo, Chairman Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara, Maryono, Presiden Direktur PT PP Properti, Taufik Hidayat, dan Presiden Direktur PT PP (Persero) Tbk, Tumiyana.

Maryono, dari sisi perbankan menyatakan, 2017 merupakan momentum pertumbuhan properti, dimana kredit properti pada Juli 2017 tumbuh sebesar 13,9 persen. Jumlah ini naik dibandingkan pada Juni 2017 yang hanya sebesar 12,1 persen.

Tahun ini dianggapnya tepat untuk memangkas backlog rumah dan pengembang perlu lebih memberi perhatian pada kelas menengah ke bawah.

Dari sisi pengembang, James Riady mengungkapkan, perlunya dukungan pemerintah dalam hal kemudahan dan percepatan perizinan, sehingga pengembang merasa nyaman berinvestasi untuk mendukung program Satu Juta Rumah. Menanggapi hal tersebut, Syarif menegaskan bahwa saat ini, pemerintah terus mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang memberikan kemudahan bagi pengembang, seperti lahirnya paket 13, dan beberpa peraturan pemerintah yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempermudah perizinan.

“PUPR, beberapa saat yang lalu juga memberikan penghargaan kepada pemda yang memberikan kemudahan perizinan, dimana prosesnya dapat diselesaikan dalam 6,5 jam. Kalau semua pengembang seperti itu, pasti akan memberikan nilai plus pada pengembang,” jelas Syarif.
 
Syarif juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengembang, dan bank, sebagai penyalur KPR untuk menjadikan properti di Indonesia menjadi lebih baik.

Pada gelar BTN Golden Property Awards (GPA) 2017 tersebut, BTN dan Indonesia Property Watch menyerahkan penghargaan kepada para pengembang terbaik dengan penilaian dari aspek realisasi kredit perumahan rakyat (KPR) sepanjang 2016, kualitas kredit, dan penyelesaian administratif, dan kualitas bangunan. Penghargaan yang diberikan meliputi beberapa kategori, baik pengembang subsidi maupun non subsidi.  

(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BTN Genjot Program Sejuta Rumah Lewat BTN GPA 2017

BTN Genjot Program Sejuta Rumah Lewat BTN GPA 2017

Bisnis | Selasa, 12 September 2017 | 06:00 WIB

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pangan di Papua

Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pangan di Papua

Bisnis | Senin, 11 September 2017 | 00:01 WIB

PUPR Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Tanjung Balai Karimun

PUPR Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Tanjung Balai Karimun

News | Jum'at, 08 September 2017 | 09:48 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB