Bantu Pengungsi Rohingya, 2 Hercules RI Tiba di Bangladesh

Yazir Farouk

Jum'at, 15 September 2017 | 06:48 WIB
Bantu Pengungsi Rohingya, 2 Hercules RI Tiba di Bangladesh
Presiden Joko Widodo melepas penerbangan pertama bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Base Ops, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/9).

Suara.com - Dua pesawat C-130 Hercules TNI AU yang mengangkut bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya direncanakan tiba pada hari ini, Jumat (14/9/2017) sebagai sorti kedua dan ketiga pengiriman bantuan ke Bangladesh.

"Menurut info Bu Dubes RI untuk Bangladesh, rencananya besok dengan waktu yang sama," kata Komandan Satgas Civic Mission TNI AU Marsma Nanang Santoso ditemui di Bandara Hazrat Shah Amanat, Chittagong pada Kamis (14/9/2017) petang seperti dikutip dari laman Antara.

TNI AU akan terus menjalankan misi pengiriman bantuan kemanusiaan hingga operasi bantuan tuntas. Hal itu dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kedutaan Besar RI di Dhakka dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami akan laksanakan ini sampai tuntas sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia," ujar Nanang.

Sebanyak dua Hercules TNI AU yang terus bersiap menunggu izin lintas penerbangan di Lanud Sultan Iskandar Muda bernomor registrasi A1319 dan A1335. Masing-masing mengangkut bahan pangan beras serta perlengkapan keluarga dan perlengkapan logistik darurat.

Sementara itu, dua sorti penerbangan C-130 Hercules TNI AU, yaitu A1316 dan A 1326, yang mengirim bantuan kemanusiaan telah mendarat di Bandara Hazrat Shah Amanat, Chittagong berurutan pada pukul 17.00 dan 19.00 waktu Bangladesh.

Penerbangan sorti pertama mengirim tenda dan selimut kemudian sorti kedua membawa beras dan gula pasir.

"Ini merupakan tahap pertama untuk pengiriman bantuan kemanusiaan dari pemerintah dan rakyat Indonesia, masih ada tahap-tahap berikutnya," kata Nanang.

Bantuan telah diserahkan oleh Dubes RI untuk Bangladesh Rina Soemarno dan diterima oleh District Comissioner Chittagong atau pejabat setingkat gubernur Md Zillur Rahman Chowdhury selaku perwakilan pemerintah Bangladesh.

baca juga

Bantuan tersebut akan disalurkan oleh pemerintah Bangladesh kepada organisasi kemanusiaan yang mengoordinasikan penyaluran bantuan bagi pengungsi Rohingya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suu Kyi Cari Bantuan Untuk Atasi Masalah Rohingya

Suu Kyi Cari Bantuan Untuk Atasi Masalah Rohingya

News | Jum'at, 15 September 2017 | 05:52 WIB

Orang Tuanya Dibunuh, 1.000 Bocah Rohingya Mengungsi Sendirian

Orang Tuanya Dibunuh, 1.000 Bocah Rohingya Mengungsi Sendirian

News | Kamis, 14 September 2017 | 11:35 WIB

Lima Perempuan Peraih Nobel Surati Suu Kyi agar Bantu Rohingya

Lima Perempuan Peraih Nobel Surati Suu Kyi agar Bantu Rohingya

News | Kamis, 14 September 2017 | 10:23 WIB

Al Qaeda Provokasi Muslim di Negara-negara Ini Serang Myanmar

Al Qaeda Provokasi Muslim di Negara-negara Ini Serang Myanmar

News | Kamis, 14 September 2017 | 06:52 WIB

PBB:  Pemerintah Myanmar Lakukan Pembersihan Etnis Rohingya

PBB: Pemerintah Myanmar Lakukan Pembersihan Etnis Rohingya

News | Kamis, 14 September 2017 | 03:07 WIB

Dikecam Internasional, Suu Kyi Batalkan Pidato di Sidang PBB

Dikecam Internasional, Suu Kyi Batalkan Pidato di Sidang PBB

News | Rabu, 13 September 2017 | 13:25 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB