Sidarto Sebut Tuduhan Prabowo pada Jokowi soal Rohingya Tak Tepat

Senin, 18 September 2017 | 17:12 WIB
Sidarto Sebut Tuduhan Prabowo pada Jokowi soal Rohingya Tak Tepat
Munas PB IPSI XIV secara aklamasi pilih Prabowo Subianto sebagai ketua umum [Suara.com/Syaiful Rachman]

‎Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, bantuan yang diberikan Indonesia untuk warga Rohingya di Rakhine State, Myanmar, merupakan bentuk pencitraan Presiden Joko Widodo.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto ‎pun angkat bicara. Menurutnya, kritikan Prabowo yang menyebut Jokowi pencitraan terkait pengiriman bantuan kemanusiaan itu tak tepat.

"Sekarang saya tanya, negara mana yang di-welcome oleh Myanmar? Indonesia kan. Hanya Indonesia yang boleh masuk (ke Myanmar), karena punya kesejarahan yang panjang, dari zaman Soekarno-Hatta sama Unu (Perdana Menteri Pertama Burma, sekarang bernama Myanmar)‎ kan. Bagaimana Indonesia-Birma akrabnya saat itu," kata Sidarto di kantor Watimpres, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017).

Dia menuturkan Indonesia dengan Myanmar berhubungan baik sejak lama. Bahkan sama-sama negara pelopor KTT Asia-Afrika 1955 pertama di Bandung. Untuk itu Myanmar, khususnya warga Rohingya membutuhkan bantua‎n Indonesia atas krisis kemanusiaan tersebut.

"Sekarang Indonesia diterima mereka kan, kalau kita galak, mereka ditutup (akses ke sana) bagaimana? Bantuan kita nggak bisa masukkan bagaimana. Jadi jangan dianggap pencitraan dong. Mereka menunggu bantuan kita, donasi kita, bukan demo," ujar dia.

Dia menambahkan, atas tindakan militer di sana, kini banyak warga Rohingya yang menjadi korban. Mereka diusir, tak punya tempat tinggal dan hidup dipengungsian.

‎Oleh karena itu yang dibutuhkan oleh muslim Rohingya dari Indonesia bukan mendemo kedutaan Myanmar di Jakarta, namun bantuan kemanusiaan.

"Mereka menunggu bantuan, kita lihat 400 ribu di Bangladesh, mereka tinggal di gubuk, mereka butuh makanan, minuman dan obat-obatan dari kita. Kalau demo, bisa bantu apa coba? Kalau iuran uang saya hargai. Misal 10.000 pendemo iuran masing-masing Rp10 ribu," kata dia.

Sebelumnya, Sabtu (16/9/2017) di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Prabowo mengatakan bantuan kemanusiaan yang dikirim pemerintah hannya untuk pencitraan semata.

Baca Juga: Berita Hoax Hina Prabowo, Ini Klarifikasi Deddy Corbuzier

"Kalaupun kita sekarang kirim bantuan, menurut saya itu pencitraan. Kirim bantuan pun tak sampai kadang-kadang. Jadi saudara-saudara di sini harus saya kasih tahu supaya tidak emosional," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI