Jasad Bayi Dibopong Naik Angkot, DPR Desak Menkes Tegur RSUDAM

Kamis, 21 September 2017 | 18:13 WIB
Jasad Bayi Dibopong Naik Angkot, DPR Desak Menkes Tegur RSUDAM
Delvi Sari , warga Kotabumi, Lampung Utara, menangis sembari menggendong jenazah bayinya di dalam angkot. Dia tak mendapat fasilitas ambulans dari RSUDAM. [Instagram/Seputar_Lampung]

Suara.com - Bayi berusia satu bulan lebih 10 hari bernama Berlin Istana meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Jasad bayi terpaksa dibawa pulang orangtuanya, Ardiansyah (40) dan Delpasari (31), dengan menumpang angkutan umum karena tak segera mendapatkan fasilitas mobil ambulans gara-gara biaya.

Kasus itu menjadi perhatian Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf. Dede Yusuf mendesak Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Gubernur Lampung Ridho Ficardo, dan Bupati Lampung Utara untuk menegur pimpinan RSUD Abdul Moeloek.

"Jika pasien itu meninggal di rumah sakit setelah perawatan, tindakan. Maka kewajiban rumah sakit juga baik secara aturan atau kemanusiaan untuk memulangkan jenazah. Apalagi ini rumah sakit pemerintah. Saya minta menteri, gubernur atau bupati untuk menegur keras RSUD yang seperti itu," kata Dede kepada Suara.com, Kamis (21/9/2017).

Politikus Demokrat menegaskan petugas rumah sakit seharusnya tetap mengedepankan fungsi sosial dan kemanusiaan. Jika ada pasien yang meninggal di rumah sakit, harus dibantu memulangkannya.‎

Kisah Bayi Berlin ini menjadi viral di media sosial. Cerita itu berkisah tentang Delpasari yang menggendong jenazah bayinya menaiki angkutan kota jurusan Tanjungkarang-Rajabasa pada Rabu (20/9/2017).

Putrinya meninggal setelah operasi. Dia terpaksa menggendong jasad bayi dengan menumpang angkot karena petugas rumah sakit tak mau mengantarkan.

RSUD Abdul Moeloek membantah menelantarkan jenazah bayi Berlin.

Direktur Pelayanan RSUD Abdul MoeloekPad Dilangga mengatakan peristiwa itu terjadi karena kesalahpahaman administratif.

Bayi Berlin, kata dia, meninggal dunia karena kelainan bawaan yakni meningocele di ICU RSUD Moeloek, Selasa pukul 15.15 WIB.

“Setelahnya, kami mau memulangkannya memakai ambulans. Keluarga bayi juga sudah mengurus administratif. Jenazah bayinya juga sudah dibawa ke ambulans, ternyata ada sedikit masalah administratif,” tutur Pad Dilangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI