Kekejaman Duterte Picu Banyak Pemuda Gabung Gerilyawan Komunis

Reza Gunadha

Sabtu, 23 September 2017 | 05:30 WIB
Kekejaman Duterte Picu Banyak Pemuda Gabung Gerilyawan Komunis
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (kiri) dan gerilyawan NPA (kanan). [Davao Today]

Suara.com - Kebijakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang dinilai represif dan fasistik, membuat banyak kaum muda negeri tersebut bergabung dengan Partai Komunis Filipina (PKF).

Bahkan, seperti dilansir Davao Today, Kamis (21/9/2017), tak jarang kaum muda Filipina yang bergabung dengan sayap militer PKF, yakni New People’s Army (NPA; Tentara Rakyat Baru).

Juru Bicara Front Demokrasi Nasional Filipina (NDFP), Rubi Del Mundo, mengatakan kampanye perang melawan bandar narkoba dan penerapan darurat perang di Mindanao oleh Duterte menjadi alasan kaum muda bergabung dengan PKF/NPA.

Untuk diketahui, National Democratic Front Philippine sendiri adalah aliansi partai-partai politik, organisasi massa, individu, agamawan, yang berhaluan kiri dan nasionalis.

“Kebijakan Duterte yang fasistik dan melanggar HAM memicu kaum muda, pekerja, dan pedagang kecil yang idealis bergabung dalam NPA atau gerakan bawah tanah. Mereka ingin melawan kediktatoran Duterte yang meniru rezim Ferdinand Marcos dulu,” tutur Rubi.

Dalam sepekan terakhir, aksi-aksi massa yang diikuti ribuan orang digelar di berbagai kota maupun pedesaan Filipina. Mereka berdemonstrasi menentang Duterte yang dinilai membangun tatanan kediktatoran seperti era Marcos.

Rubi mengungkapkan, sejak Mei 2017, sedikitnya 68 kasus pelanggaran HAM yang terdokumentasikan. Pelanggaran HAM itu dilakukan oleh militer, paramiliter, dan pasukan polisi terhadap masyarakat adat Moro.

"Duterte yang disokong militer Amerika Serikat, melakukan aksi militer ofensif ditujukan kepada kaum tani, masyarakat adat Lumad dan warga Muslim Moro. Rakyat, tak bakal membiarkan Duterte semakin sewenang-wenang dengan retorika populistiknya,” tandas Rubi.

baca juga

Sementara seperti dilansir dari Rappler.com, Jumat (22/9), gerakan perlawanan terhadap Duterte tak hanya dilakukan oleh kaum komunis.

Bahkan, ribuan kaum agamawan dan umat gereja Katolik Filipina juga turut serta dalam demonstrasi massa yang diinisiasi banyak organisasi prodemokrasi.

Pada Kamis lalu, ribuan umat gereja melakukan aksi jalan kaki ke Taman Jose Rizal, menuntut Duterte menyudahi perang melawan bandar narkotik dan penerapan darurat militer di Mindanao.

"Kami ingin menyuarakan keinginan rakyat, kepalan tangan kami melawan Duterte yang kembali menerapkan darurat militer era Marcos," tegas Jonash Joyohoy, pendeta Gereja Aglipayan.

Sementara pastor Junwel Bueno dari Persatuan Gereja Yesus Filipina menegaskan, dua kebijakan represif Duterte itu merupakan bentuk pelanggaran HAM paling brutal pada era pasca-Marcos.

"Tak boleh lagi ada darurat militer! dan tirani tak lagi mendapat tempat di negeri kami, amin! Kami turun ke jalan karena mengetahui bahwa Tuhan ingin melindungi kehidupan dan martabat manusia," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Duterte: Kalau Benar Putraku Bandar Narkoba, Tembak Saja

Presiden Duterte: Kalau Benar Putraku Bandar Narkoba, Tembak Saja

News | Kamis, 21 September 2017 | 12:58 WIB

Duterte: Organisasi HAM Kritik Saya Tapi Diam soal Rohingya

Duterte: Organisasi HAM Kritik Saya Tapi Diam soal Rohingya

News | Senin, 11 September 2017 | 13:06 WIB

Usai Pecundangi Filipina, Egy Ingatkan Rekannya Tetap Rendah Hati

Usai Pecundangi Filipina, Egy Ingatkan Rekannya Tetap Rendah Hati

Bola | Jum'at, 08 September 2017 | 14:04 WIB

Taklukkan Myanmar dan Filipina, Indonesia Kini Waspadai Vietnam

Taklukkan Myanmar dan Filipina, Indonesia Kini Waspadai Vietnam

Bola | Kamis, 07 September 2017 | 21:51 WIB

Cetak Hattrick, Punggawa Garuda Nusantara Ini Ogah Jemawa

Cetak Hattrick, Punggawa Garuda Nusantara Ini Ogah Jemawa

Bola | Kamis, 07 September 2017 | 21:37 WIB

Indonesia Bantai Filipina 9-0, Indra Sjafri Kurang Puas

Indonesia Bantai Filipina 9-0, Indra Sjafri Kurang Puas

Bola | Kamis, 07 September 2017 | 21:14 WIB

Pecundangi Filipina, Garuda Nusantara Puncaki Grup B

Pecundangi Filipina, Garuda Nusantara Puncaki Grup B

Bola | Kamis, 07 September 2017 | 20:29 WIB

2 WNI Berhasil Dibebaskan Militer Filipina dari Abu Sayyaf

2 WNI Berhasil Dibebaskan Militer Filipina dari Abu Sayyaf

News | Kamis, 07 September 2017 | 12:37 WIB

Menikmati Banyak Air Terjun yang Indah di Iligan

Menikmati Banyak Air Terjun yang Indah di Iligan

Lifestyle | Kamis, 07 September 2017 | 06:50 WIB

"The Lucky 9", Geng Teroris Abu Sayyaf Ditangkap di Malaysia

"The Lucky 9", Geng Teroris Abu Sayyaf Ditangkap di Malaysia

News | Senin, 04 September 2017 | 10:28 WIB

Terkini

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Mendengar Sure Thing: Bukti Kalau Lagu Bagus Tak Punya Kedaluwarsa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 13:30 WIB

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 13:29 WIB

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 13:27 WIB

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 13:24 WIB

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:23 WIB

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Opini | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:15 WIB

×