Ini 7 Kejanggalan Foto Setya Novanto di RS Versi Warganet

Reza Gunadha

Kamis, 28 September 2017 | 06:00 WIB
Ini 7 Kejanggalan Foto Setya Novanto di RS Versi Warganet
Setya Novanto tengah terbaring di rumah sakit. (istimewa)

Suara.com - Foto Ketua DPR RI Setya Novanto yang beredar di media sosial menjadi bahan ejekan warganet.

Foto tersebut memperlihatkan tersangka kasus dugaan korupsi proyek KTP-el tengah berbaring di ranjang pasien RS Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.

Dia terlihat dikunjungi anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Endang Srikarti Handayani.

Bagian yang menjadi bahan ejekan warganet yaitu layar elektrokardiogram yang berada di samping Novanto.

Garis layar untuk mendeteksi aktivitas jantung pasien tersebut tak terlihat bergelombang alias datar.

"Itu monitornya kenapa garisnya lurus gitu yak?? Kalau disinetron itu yang garisnya lurus artinya..." tulis warganet.

Netizen banyak yang meragukan alasan Novanto tidak bisa memenuhi panggilan KPK karena sakit.

Berikut 7 kejanggalan dalam foto itu versi warganet:

  1. Monitor elektrokardiogram menunjukkan garis lurus. Monitor seharusnya menunjukkan grafik denyut kalau sang pasien masih hidup. Tapi dalam foto itu tampak moniter menunjukkan garis lurus.
  2. Angka Indikator pada monitor itu menunjukkan angka 90. Kalau angka itu mengartikulasikan kecepatan denyut nadi, maka detak nadi tersangka kasus korupsi KTP-el itu terbilang normal.
  3. Warganet juga menilai ekspresi Endang yang menjenguk Setnov janggal. Sebab, Endang tampak tersenyum.
  4. Kejanggalan pada alat bantu pernafasan. Sebab, alat itu hanya menutup hidung Setnov, tak sampai ke mulutnya.
  5. Keanehan selang oksigen. Warganet kebingungan karena terdapat selang oksigen. Sementara dalam foto itu tak tampak tabung oksigen.
  6. Posisi ranjang Setnov yang dianggap warganet mencurigakan. Pasalnya, mata Setnov tampak terpenjam, padahal posisi ranjang incline atau tegak.
  7. Kejanggalan pada syringe pump, karena tak terdapat obatnya.

Endang sendiri sudah mengeluarkan pernyataan klarifikasi. Ia mengatakan foto itu memang dipotret ketika dirinya menjenguk sang ketua.

baca juga

Namun, Endang mengklaim lupa tanggal dirinya menjenguk Setnov. Seingatnya sekitar sebelum Hari Raya 1 Muharam (21 September).

"‎Iya itu foto beberapa hari yang lalu," kata Endang, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Ketika ditanya mengenai EKG atau alat pendeteksi aktivitas jantung tak menunjukkan gelombang, Endang mengaku tak tahu soal itu.

Dia menuturkan, Novanto ketika itu tidak bisa diajak bicara karena lemas setelah menjalankan operasi.‎

"‎Wah saya tak mengerti mengenai medis. Ya mungkin habis operasi memang diwajibkan istirahat dan tidak boleh berbicara. Saya hanya boleh menjenguk sebentar, tak boleh ajak ngomong," terangnya.

Endang tak mau terjebak polemik. Dia mengajak masyarakat mendoakan Novanto agar cepat sembuh.

"Minta doanya ya, mohon doa semoga semuanya baik," tandasnya.

‎Novanto masuk RS MRCC Siloam pada Minggu (10/9/2017) atau sehari menjelang dipanggil KPK. Ketika itu, Novanto mengeluh sakit gula dan vertigo. Setelah itu, dia dipindah ke RS Premier untuk menjalani katerisasi jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sah Tidaknya Penyidik KPK, Saksi Ahli: Romli Tak Baca UU

Sah Tidaknya Penyidik KPK, Saksi Ahli: Romli Tak Baca UU

News | Rabu, 27 September 2017 | 20:18 WIB

MKD Sidangkan Kasus Fadli Zon dan Viktor Laiskodat Pekan Depan

MKD Sidangkan Kasus Fadli Zon dan Viktor Laiskodat Pekan Depan

News | Rabu, 27 September 2017 | 19:46 WIB

Lagi, KPK Tetapkan Penyuap Novanto cs Tersangka Korupsi e-KTP

Lagi, KPK Tetapkan Penyuap Novanto cs Tersangka Korupsi e-KTP

News | Rabu, 27 September 2017 | 18:11 WIB

Polemik Sakit Novanto, KPK Pilih Kirim Surat ke IDI untuk Periksa

Polemik Sakit Novanto, KPK Pilih Kirim Surat ke IDI untuk Periksa

News | Rabu, 27 September 2017 | 18:08 WIB

Tanya Jawab Pengacara Novanto dan Saksi Ahli KPK di Pengadilan

Tanya Jawab Pengacara Novanto dan Saksi Ahli KPK di Pengadilan

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:48 WIB

Heboh Foto Novanto, Doli: Kalau Betul Sakit, Harusnya Mundur

Heboh Foto Novanto, Doli: Kalau Betul Sakit, Harusnya Mundur

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:37 WIB

Ahli KPK: Tersangka Bisa Ditetapkan saat Penyelidikan

Ahli KPK: Tersangka Bisa Ditetapkan saat Penyelidikan

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:22 WIB

Pakar Sebut DPR Dibajak untuk Selamatkan Novanto

Pakar Sebut DPR Dibajak untuk Selamatkan Novanto

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:21 WIB

Keanehan Foto Novanto, Ini Cerita Endang Saat Jenguk di RS

Keanehan Foto Novanto, Ini Cerita Endang Saat Jenguk di RS

News | Rabu, 27 September 2017 | 16:50 WIB

Ada yang Aneh dalam Foto Novanto Saat di RS, Langsung di-Bully

Ada yang Aneh dalam Foto Novanto Saat di RS, Langsung di-Bully

News | Rabu, 27 September 2017 | 16:19 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×