Wow! Menteri Susi Masuk Daftar 100 Perempuan Berpengaruh di Dunia

Reza Gunadha

Jum'at, 29 September 2017 | 06:15 WIB
Wow! Menteri Susi Masuk Daftar 100 Perempuan Berpengaruh di Dunia
Menteri Susi Pudjiastuti‏ (Twitter @susipudjiastuti)

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, kembali mendapatkan penghargaan di tingkat global. Kali ini ia masuk daftar 100 perempuan inspirasional versi BBC, perusahaan penyiaran publik Inggris Raya.

Rilis BBC yang dikutip di Jakarta, Kamis (28/9/2017), menyebutkan BBC telah membuat daftar perempuan inspirasional yang terpilih untuk dimasukkan ke dalam daftar "The BBC 100 Women" 2017.

Daftar para perempuan tersebut diambil dari berbagai lapisan kehidupan modern. Mulai dari keinsinyuran, industri kreatif, olah raga, hingga bisnis, yang mewakili kayanya bakat para perempuan di dunia.

Salah satu dari perempuan terinspirasional tersebut adalah Susi Pudjiastuti. Dalam rilis yang diterima Antara itu disebutkan, "Susi Pudjiastuti (52). A successful entrepreneur, Susi is also Indonesia’s Minister of Maritime Affairs and Fisheries".

"The BBC 100 Women" digelar kali pertama pada 2013 sebagai rangkaian acara tahunan, yang berfokus kepada perempuan pemberi inspirasi.

Daftar tersebut didukung oleh pemberitaan, artikel, investigasi, dan wawancara yang menyoroti karya dan pekerjaan para perempuan inspirasional tersebut.

Perempuan lainnya yang termasuk dalam daftar "The BBC 100 Women" itu antara lain adalah Presiden Chile Michelle Bachelet, dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf.

Pada tahun 2016, perempuan Indonesia yang masuk dalam daftar "The BBC 100 Women" itu adalah Kartika Jahja.

Kartika merupakan penyanyi dan pencipta lagu dari band “Tika and The Dissidents”, yang juga aktif sebagai pegiat isu gender.

Menteri Susi sebelumnya juga beberapa kali mendapakan penghargaan internasional, seperti Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit yang berlangsung di Seattle, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, pada 5-7 Juni 2017.

Susi mendapat penghargaan kategori kepemimpinan, karena dinilai berani memberantas penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur oleh kapal asing dan lokal di Wilayah Pengelolaan Perikanan RI.

Ia juga dianggap telah berperan penting dalam menjaga kesehatan laut dan praktik pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan, yang bertanggung jawab melalui pelarangan penggunaan pukat dan alat tangkap tidak ramah lingkungan lainnya.

Selain itu, Susi juga telah menerima penghargaan bidang maritim global, yaitu Peter Benchley Ocean Awards, yang digelar di lembaga Smithsonian, Washington DC, Amerika Serikat, tanggal 11 Mei 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Nyanyikan "Suwe ora Jamu" di Roma

Menteri Susi Nyanyikan "Suwe ora Jamu" di Roma

News | Kamis, 28 September 2017 | 08:01 WIB

Maskapai Milik Susi Pudjiastuti Tambah Satu Armada Baru

Maskapai Milik Susi Pudjiastuti Tambah Satu Armada Baru

Bisnis | Kamis, 21 September 2017 | 20:19 WIB

Menteri Susi akan Tenggelamkan Puluhan Kapal Asing

Menteri Susi akan Tenggelamkan Puluhan Kapal Asing

Bisnis | Selasa, 12 September 2017 | 14:55 WIB

Bangun Pulau-pulau Terluar, Susi Pudjiastuti Gandeng Jepang

Bangun Pulau-pulau Terluar, Susi Pudjiastuti Gandeng Jepang

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 20:57 WIB

Disensor Rezim karena Rohingya, BBC Keluar dari Myanmar

Disensor Rezim karena Rohingya, BBC Keluar dari Myanmar

News | Selasa, 05 September 2017 | 11:48 WIB

Nelayan Mau Mudah Dapat Modal? Ini Caranya

Nelayan Mau Mudah Dapat Modal? Ini Caranya

Bisnis | Minggu, 27 Agustus 2017 | 08:51 WIB

BRI Kucurkan Kredit ke Nelayan Melalui KKP

BRI Kucurkan Kredit ke Nelayan Melalui KKP

Bisnis | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 07:13 WIB

Tenggelamkan Kapal, Susi: Tanpa Kedaulatan, Ditekan Seseorang

Tenggelamkan Kapal, Susi: Tanpa Kedaulatan, Ditekan Seseorang

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 19:10 WIB

Menteri Susi Pakai Pakaian Dayak Berkacamata Hitam, Netizen Gemas

Menteri Susi Pakai Pakaian Dayak Berkacamata Hitam, Netizen Gemas

News | Kamis, 17 Agustus 2017 | 14:02 WIB

Menteri Susi Daftarkan 16 Ribu Pulau ke PBB

Menteri Susi Daftarkan 16 Ribu Pulau ke PBB

News | Rabu, 16 Agustus 2017 | 20:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB