Jokowi 4 Bulan Tak Kirim Uang, Ini 'Curhat' Kaesang di Singapura

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 05 Oktober 2017 | 06:30 WIB
Jokowi 4 Bulan Tak Kirim Uang, Ini 'Curhat' Kaesang di Singapura
[YouTube/Kevin Hendrawan]

Suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, bicara blak-blakan mengenai kehidupannya di Singapura sebagai “anak kost” demi menuntut ilmu.

“Curhatan” Kaesang itu terungkap dalam videobloger bernama Kevin Hendrawan, yang diunggah ke YouTube pada Selasa (3/10/2017).

Kaesang, dalam video tersebut, mengakui dirinya kekinian berupaya memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri melalui cara berdagang kaus.

Ia juga sempat jujur menuturkan, empat bulan terakhir tak dikirimkan uang oleh sang ayah, Presiden Joko Widodo.

Dalam video itu, Kaesang menceritakan hal tersebut untuk menjawab pertanyaan Kevin.

“Kaesang di sini (Singapura) sehari-hari ngapain saja?” tanya Kevin.

“Ya kuliah, makan, tidur, main game. Ngedit video kalau perlu,” jawab Kaesang.

“Ya pulang ke Solo juga, ngurus kaus untuk jualan di sini,” tambahnya lagi.

Kevin lantas mempertanyakan masalah keuangan Kaesang. ”Jadi sekarang kan jualan kaus untuk biaya hidup di sini. Sudah jadi YouTuber juga. Orang tua masih ngirim uang gak?” tanya Kevin.

Kaesang kaget,”mau tahu aja nih,” jawabnya. ”Ya ini kan pertanyaan, bisa dijawab bisa juga tidak,” tukas Kevin sembari tertawa.

Akhirnya, Kaesang mau menceritakan perihal uang kiriman dari Jokowi. Namun, jawabannya terbilang mengejutkan.

“Ya, untuk sekarang ya, kadang-kadang tidak dikirim blas. Sudah 4 bulan ini tak dikirim. Sekarang survive (bertahan) sendiri,” jawab Kaesang.

Ia lantas menyampaikan pesan kepada Presiden Jokowi melalui video tersebut.

”Ini lewat video ini, kalau bapak nonton, nyinggung gitu lho, pak 4 bulan belum dikirimin pak, 4 bulan lho pak, bayangin,” kata Kaesang sembari tertawa lagi.

Lupa Kirim uang, baca di halaman 2

Lupa Kirim Uang

Dalam video itu, Kaesang juga mengakui ketika baru-baru berada di Singapura, sempat sempat tak punya uang sehingga harus “super irit” untuk urusan makan. Itu lantaran sang ayah, Presiden Joko Widodo lupa mengirimkan uang untuknya.

Kaesang menuturkan, sengaja tidak sarapan pagi guna berhemat.

”Sehari saya habiskan uang SGD10 sampai SGD15 untuk makan. Kalau pakai sarapan jadi tambah SG20 (Rp198 ribu) untuk biaya makan per hari. Jadinya ya bangunnya ditelat-telatin saja. Setelah salat Subuh, ya tidur lagi, kalau tidak, ya lapar,” tuturnya.

Berkat pola seperti itu, Kaesang mengakui biaya makan minum dirinya selama sebulan hanya SGD50 atau setara Rp500 ribu.

Kevin yang mewawancarai Kaesang kaget tak percaya. ”Gak mungkin, (hidup) di Jakarta sebulan Rp500 ribu saja susah,” tukasnya.

Ia mengungkapkan, seringkali membeli 5 bungkus mi instan seharga SGD2 untuk kebutuhan makan selama 5 hari.

”Beli mi instan SGD2 dapat 5 bungkus. Nah, satu bungkus dibagi dua per hari, untuk makan siang dan makan malam,” tuturnya.

Kevin mengira itu perhitungan Kaesang itu sebagai pengandaian saja. Tapi, Kaesang mengungkapkan dirinya pernah melakoni hidup seperti itu.

“Lho, pernah seperti itu (satu bungkus mi instan untuk makan siang dan makan malam). Dulu, waktu kali pertama ke sini. Itu karena bapak (Jokowi) telat ngirimin duit. Bukan telat, tapi lupa harus kirim duit ke saya,” tuturnya sembari tertawa.

Anak Terlupakan, baca di halaman 3

Anak Terlupakan

“Oh, anak terlupakan,” timpal Kevin bercanda. ”Iya, jadi anak yang terlupakan,” sambung Kaesang tertawa.

Meski biaya makanan di Singapura terbilang mahal, Kaesang mengakui biaya transportasi di negeri itu cukup murah.

Kaesang mengakui tak memunyai mobil atau kendaraan pribadi. Ia menggunakan transportasi umum untuk bepergian di negeri Singa tersebut.

Untuk pulang-pergi dari indekos ke kampus, Kaesang memisalkan, ia hanya membutuhkan uang SGD5. Sebab, jarak antara indekos dan kampusnya dekat.

“Indekos saya dekat rumah, eh kampus. Saya sewa kos bersama teman, SGD800-SGD1000 per bulan. Cuma ada dapur dan AC (air conditioner). Lumayan lah,” tuturnya.

Karenanya, menurut Kaesang, biaya kehidupan di Singapura sebenarnya tak jauh berbeda dengan di Jakarta. Semuanya, kata dia, terganung gaya hidup yang bersangkutan.

”Tergantung tingkat kesombongan,” tukasnya sembari tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Lupa Kirim Uang, Kaesang di Rantau Makan 2 Kali Sehari

Jokowi Lupa Kirim Uang, Kaesang di Rantau Makan 2 Kali Sehari

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 19:08 WIB

Kisah Kaesang 'Ngekos' di Singapura: Sehari Makan Sebungkus Mi

Kisah Kaesang 'Ngekos' di Singapura: Sehari Makan Sebungkus Mi

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 16:52 WIB

Safari Kerja ke Banten, Ini Jadwal Kegiatan Jokowi

Safari Kerja ke Banten, Ini Jadwal Kegiatan Jokowi

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 10:17 WIB

Dengar Keluhan Pengusaha, Jokowi: Saya Juga Dulu 'Businessman'

Dengar Keluhan Pengusaha, Jokowi: Saya Juga Dulu 'Businessman'

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 23:43 WIB

Jokowi Ajak Kader PKK Membentuk SDM Unggul

Jokowi Ajak Kader PKK Membentuk SDM Unggul

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 02:47 WIB

Jokowi Akan Tinjau Beberapa Proyek Strategis di Banten

Jokowi Akan Tinjau Beberapa Proyek Strategis di Banten

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 23:13 WIB

Presiden Jokowi Sudah Tegur Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Presiden Jokowi Sudah Tegur Panglima TNI Gatot Nurmantyo

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 19:25 WIB

Survei Median: 63,8 Persen Publik Ingin Presiden Baru

Survei Median: 63,8 Persen Publik Ingin Presiden Baru

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 14:30 WIB

Juara Umum, Jokowi Terima Atlet Indonesia di ASEAN Paragames

Juara Umum, Jokowi Terima Atlet Indonesia di ASEAN Paragames

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 13:15 WIB

Ultah ke-54, Iriana Joko Widodo Banjir Ucapan Selamat

Ultah ke-54, Iriana Joko Widodo Banjir Ucapan Selamat

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 11:10 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB