Cakupan Imunisasi MR Rendah, Jakarta Targetkan Penghuni Apartemen

Ririn Indriani

Kamis, 05 Oktober 2017 | 07:05 WIB
Cakupan Imunisasi MR Rendah, Jakarta Targetkan Penghuni Apartemen
Dinas Kesehatan Menteng memberikan imunisasi Measleas Rubella (MR) kepada sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di SDN Menteng 02, Jakarta, Jumat (4/8).

Suara.com - Kehidupan sosial di apartemen dan rumah elite di DKI Jakarta menjadi hambatan utama dalam serapan imunisasi Measles-Rubella (MR). Kondisi itu memberikan efek domino dalam sebaran informasi tentang pentingnya imunisasi Campak dan Rubella bagi anak-anak di Indonesia.

Di Provinsi DKI Jakarta hingga Rabu (4/10/2017), cakupan imunisasi MR baru mencapai 91,06 persen. Jumlah itu masih belum memenuhi target yang dicanangkan pemerintah sebanyak 95 persen. Di wilayah DKI Jakarta sasaran imunisasi MR mencapai 2.446.569 anak.

Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Jane Soepardi saat dikonfirmasi mengatakan, di DKI Jakarta saat ini sudah seperti hutan apartemen. Antartetangga rata-rata tidak saling mengenal, serta mereka tidak bisa menerima informasi adanya imunisasi secara mendalam.

"Makanya di apartemen serta rumah-rumah elite begitu susah percaya dan sangat individual, tidak mau berkelompok. Ini tentu jadi hambatan dalam mengerakan partisipasi mereka dalam imunisasi MR," ujar Jane, Rabu (4/10/2017).

Ia melanjutkan, problem tersebut sebenarnya bisa dipecahkan dengan pendekatan intensif yang dilakukan pada manajemen apartemen. Salah satu yang sudah berhasil menerapkan adalah Puskesmas Kelapa Gading Jakarta.

Dokter kepala puskesmas melakukan pendekatan intensif dengan pihak manajemen apartemen, sehingga capaiannya tinggi. "Informasi pun akhirnya bisa tersampaikan. Banyak penghuni apartemen yang akhirnya mau mengantarkan anaknya untuk imunisasi," jelasnya.

Jane juga menjelaskan, jadwal imunisasi MR yang digelar serentak di Pulau Jawa sepanjang Agustus hingga September, waktunya bertepatan dengan libur sekolah di Eropa, sehingga DKI Jakarta yang memiliki banyak sekolah internasional, murid-muridnya banyak yang berlibur ke luar negeri.

"Banyak siswa yang berlibur ke Eropa. Mereka pergi ke luar negeri di saat imunisasi MR digelar. Sementara mereka baru masuk sekolah lagi bulan Oktober," ungkapnya.

Perpanjangan waktu selama dua minggu ini diharapkan Jane bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga siswa yang dulunya pergi liburan atau kebetulan sakit, bisa segera diimunisasi MR.

"Tiap puskesmas saat ini juga sudah memiliki daftar nama warga di tiap-tiap wilayah. Mereka tinggal mendatangi satu per satu anak yang belum diimunisasi. Termasuk mereka yang tinggal di apartemen serta rumah-rumah elite," sambungnya.

Pemerintah menurut Jane menyadari pentingnya bertatap muka langsung dengan orang tua anak yang akan diimunisasi. Dengan pertemuan itu , diharapkan mereka akan bisa percaya dan memahanmi pentingnya imunisasi MR bagi masa depan anak kelak.

"Puskemasmas dan Posyandu kini harus bisa aktif mendekat ke kantong-kantong yang cakupan imunisasinya rendah. Ada pendekatan khusus yang harus dilakukan kalau ingin berhasil menyasar anak-anak di DKI," jelasnya.

Tahun ini, lanjut Jane, kampanye imunisasi di DKI Jakarta diakui lebih sulit dibanding imunisasi Polio tahun sebelumnya. Sebab, sekarang banyak bertebaran black campaign dan berita hoax dibandingkan dengan tahun lalu.

"Kalau sekarang berita negatifnya banyak sekali. Semoga dengan sisa waktu yang ada bisa mencakup semua anak di DKI Jakarta," imbuhnya.

Ditemui usai melakukan rapat dengan Kementerian Kesehatan, Kepala Perwakilan UNICEF untuk Jawa Arie Rukmantara mengatakan, tantangan di DKI Jakarta dalam penyelenggaraan imunisasi MR agak berbeda. Latar belakang sosial masyarakatnya lebih majemuk dan persebaran aktivitas orang tua dan anak juga lebih beragam, sehingga tidak mudah dijangkau.

"Kemajemukan dan karakter unik tantangan-tantangan di DKI ini memerlukan partisipasi semua pihak, bukan hanya Dinas Kesehatan, untuk menyukseskan program ini," jelasnya.

Arie juga mengungkapkan, pentingnya kepemimpinan di semua tingkat, gubernur, wali kota, camat, lurah dalam memastikan upaya melindungi anak Jakarta dari campak da rubella sukses. "Pendekatan kolaborasi multi-skateholders telah dilakukan oleh oleh Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Itu adalah model yang bagus dan modal sukses bagi keseluruhan Pulau Jawa. Saya yakin DKI bisa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkes Nila Ingatkan Pentingnya Imunisasi MR Cegah Katarak Anak

Menkes Nila Ingatkan Pentingnya Imunisasi MR Cegah Katarak Anak

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 16:42 WIB

Ini Dia Daerah Terendah Capaian Imunisasi MR di Jabar

Ini Dia Daerah Terendah Capaian Imunisasi MR di Jabar

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 12:52 WIB

Kemenkes: Sertifikasi Halal Vaksin MR Sedang Diproses

Kemenkes: Sertifikasi Halal Vaksin MR Sedang Diproses

Health | Sabtu, 09 September 2017 | 18:15 WIB

Terkini

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

News | Rabu, 04 November 2026 | 06:33 WIB

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

×