20 Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya Dihancurkan Bangladesh

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 05 Oktober 2017 | 15:15 WIB
20 Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya Dihancurkan Bangladesh
Pengungsi Rohingya di Kamp Pengungsian Kutupalong, Cox Bazar, Bangladesh, Minggu (1/10).

Suara.com - Aparat kepolisian Bangladesh menghancurkan sedikitnya 20 perahu pengangkut pengungsi Rohingya yang melarikandiri dari persekusi militer di Myanmar.

Polisi beralasan, kapal-kapal pengakut pengungsi itu juga dimanfaatkan bandar narkotika untuk menyelundupkan sabu ke Bangladesh.

Para pengungsi mengatakan, penjaga perbatasan Bangladesh juga memukul dan menangkap penumpang serta awak kapal.

Aksi brutal itu terjadi ketika mereka berlabuh di Shah Porir Dwip, ujung selatan Bangladesh, Selasa (3/10), sebelum kapal-kapal itu dihancurkan.

Komandan Pasukan Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB) Letnan Kolonel Ariful Islam, membantah ada peristiwa pemukulan.

Ia mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai aksi represif terhadap perdagangan manusia dan penyelundupan sabu yang oleh warga setempat disebut “Ya Ba”.

"Kami menemukan narkotika dalam jumlah besar di kapal-kapal itu. Selain itu, kapal-kapal itu juga mencoba mengangkut penumpang tanpa izin," terang Islam.

Dia menuduh, penyelenggara perjalanan kapal memanfaatkan warga Rohingya yang malang dengan meminta sejumlah uang untuk mengirim mereka melakukan perjalanan singkat menuju Bangladesh.

Islam mengatakan, dugaan itu mencuat setelah sejumlah penumpang mengatakan mereka membayar 10.000 taka Bangladesh (Rp1,6 juta) untuk perjalanan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Rohingya, Pangeran Charles Batalkan Kunjungan ke Myanmar

Bela Rohingya, Pangeran Charles Batalkan Kunjungan ke Myanmar

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 13:39 WIB

Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicopot karena Bikin Video Rohingya

Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicopot karena Bikin Video Rohingya

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2017 | 15:09 WIB

Dewan Kota Oxford Copot Gelar Kehormatan Aung San Suu Kyi

Dewan Kota Oxford Copot Gelar Kehormatan Aung San Suu Kyi

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 12:23 WIB

Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Foto | Senin, 02 Oktober 2017 | 12:32 WIB

Kepala Bayi Rohingya Ini Terbakar Dilempar Granat Militer Myanmar

Kepala Bayi Rohingya Ini Terbakar Dilempar Granat Militer Myanmar

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 15:39 WIB

Oxford University Copot Lukisan Aung San Suu Kyi

Oxford University Copot Lukisan Aung San Suu Kyi

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 14:30 WIB

Ironi Besar Aung San Suu Kyi

Ironi Besar Aung San Suu Kyi

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 05:52 WIB

Kekerasan Myanmar Bisa Meluas

Kekerasan Myanmar Bisa Meluas

News | Jum'at, 29 September 2017 | 06:16 WIB

Senator AS Desak Presiden Trump Tekan Aung San Suu Kyi

Senator AS Desak Presiden Trump Tekan Aung San Suu Kyi

News | Jum'at, 29 September 2017 | 04:14 WIB

Aung San Suu Kyi Didesak PBB Temui Pengungsi Rohingya

Aung San Suu Kyi Didesak PBB Temui Pengungsi Rohingya

News | Rabu, 27 September 2017 | 05:03 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB