Tak Semudah Klaim Dwi Hartanto, Begini Karier Ilmuwan di Jepang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Oktober 2017 | 12:15 WIB
Tak Semudah Klaim Dwi Hartanto, Begini Karier Ilmuwan di Jepang
Profesor Josaphat Tetuko Sri Sumantyo. (dok pribadi)

- (Joshu) Teaching Associate / Research Associate  > 28 tahun

Secara tidak tertulis, biasanya untuk menjadi Teaching Associate dan Assistant Professor memerlukan peer-reviewed paper berjumlah 5-10 papers, Senior Lecturer berjumlah 15-20 papers, Associate Professor berjumlah >25 papers, dan Professor sesuai dengan umur, bila berumur 30 tahunan, maka perlu > 30 papers, umur 40 dan 50 tahun maka masing-masing perlu >40 dan >50 papers. Syarat lain adalah perlunya menunjukkan perolehan budget atau dana penelitian selama ini, networking domestik dan international, jumlah presentasi di simposium, patent, jumlah mahasiswa yang pernah dibimbing, rekomendasi dll.

Posisi bagi mahasiswa biasanya ada Teaching Assistant (TA) dan Research Assistant (RA). Posisi TA dan RA ini adalah posisi temporer atau tidak tetap. Tugasnya adalah membantu sang Professor untuk mempersiapkan penelitian dan proses pembelajaran (kuliah dll). Biasanya digaji setiap semester. Posisi ini di Indonesia disebut sebagai asisten dosen.

Posisi Tenure Track Researcher merupakan posisi sebagai peneliti di institusi riset, dimana posisi ini merupakan posisi tidak tetap (temporer). Tenure Track Researcher merupakan posisi untuk persiapan menjadi posisi tetap nantinya. Biasanya diadakan review (jumlah publikasi di journal, pendapatan research grant, presentasi di simposium dll) setiap tahun terhadap bersangkutan. Setelah tiga tahun atau lima tahun akan ditentukan yang bersangkutan bisa diangkat menjadi posisi tetap atau tidak. Tenure track researcher ini seperti CPNS di Indonesia. Beberapa institusi juga punya latar belakang tersendiri. Khusus di Jepang, karena kondisi keuangan negara yang defisit, maka tidak bisa membuka peluang posisi tetap peneliti, tetapi negara ingin tetap mempertahankan kekuatan researchnya, maka menambah jumlah peneliti tidak tetap dengan mengalokasikan posisi tenure track researcher ini. 

Istilah Undergraduate untuk menunjukkan mahasiswa strata 1 (S1), dan Postgraduate untuk mahasiswa Pascasarjana S2/S3. Saat mahasiswa lulus S3 akan mendapat ijazah S3 sebagai akhir pendidikan formal tertinggi. Ijasah S3 ini dapat dipakai untuk jenjang berikutnya adalah Postdoctoral Fellow / Researcher. Terkadang kita dapati seseorang yang masih kuliah di S3 dan menggunakan kartu nama dengan mencantumkan title Dr.nya. Hal ini tidak dibenarkan. Bila ingin menggunakan masih bisa diterima oleh masyarakat dengan mencantumkan “Dr Candidate” dan “Ph.D Candidate”, atau tidak sama sekali. Mencantumkan title Dr mempunyai banyak konsekwensi, termasuk etika meneliti, berilmu pengetahuan, dan bermasyarakat. Kita bisa mencantumkan title Dr di depan atau belakang nama kita setelah kita dinyatakan lulus dari berbagai tahapan ujian atau defence program doctor, dan disahkan oleh institusi pendidikan, dan perlu dicatat bahwa title ini tidak bisa kita beli. Sekali Anda membeli title ini, berarti Anda telah menjual harga diri Anda.

Posisi Postdoctoral Fellow / Reseacher merupakan posisi tidak tetap atau temporer untuk memberikan kesempatan kepada para peneliti muda untuk meningkatkan karier penelitiannya dan memperdalam keahliannya. Biasanya rentang waktu mempekerjakan peneliti sebagai Postdoctoral fellow adalah 1 hingga 3 tahun di suatu institusi, walau ada yang diperpanjang menjadi 5 tahun. Bahkan ada peneliti yang berpindah2an dari institusi satu ke institusi lain sebagai Postdoctoral Fellow karena batasan waktu mempekerjakan seorang peneliti di suatu institusi.

Visiting Associate Professor atau Visiting Professor merupakan posisi tidak tetap di suatu institusi yang menggunakan keahliannya. Posisi ini biasanya merupakan posisi kontrak tahunan yang dapat diperpanjang, maksimum 3-6 menurut masing-masing institusi. Bila di Jepang biasanya maksimum berumur 70 tahun dapat mempekerjaan seseorang untuk posisi ini. Bila betul-betul dibutuhkan, walau berumur 70 tahun lebih, tetapi  mempunyai keahlian tersendiri dan orang lain yang lebih muda tidak ada, maka dapat dipekerjakan kembali.

Semoga tidak ada lagi kesalahan penggunaan istilah Postgraduate dengan Postdoctoral, dan asisten dosen atau Research Assistant / Teaching Assistant dengan Assistant Professor.

Peneliti dan dosen adalah pekerjaan atas kepercayaan yang perlu dibangun jauh hari dengan kesabaran. Bila kepercayaan hilang, maka tidak akan pernah kita dapatkan lagi di atas dunia ini, dan lebih baik mencari pekerjaan lain.

Peneliti : Kerja keras, jujur, dan mengabdi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dwi Hartanto 'The Next Habibie' Manipulasi Cek Demi Berbohong

Dwi Hartanto 'The Next Habibie' Manipulasi Cek Demi Berbohong

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 07:13 WIB

Inilah Deretan Kebohongan Dwi Hartanto sang Ilmuwan "Abal-abal"

Inilah Deretan Kebohongan Dwi Hartanto sang Ilmuwan "Abal-abal"

Video | Selasa, 10 Oktober 2017 | 06:32 WIB

Dwi Hartanto, Ilmuwan Gadungan yang Menipu Indonesia

Dwi Hartanto, Ilmuwan Gadungan yang Menipu Indonesia

Tekno | Selasa, 10 Oktober 2017 | 14:19 WIB

Dwi Hartanto Klaim Diundang BJ Habibie Ternyata Juga Bohong

Dwi Hartanto Klaim Diundang BJ Habibie Ternyata Juga Bohong

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 10:55 WIB

Bohong, KBRI Cabut Penghargaan Dwi Hartanto 'Penerus BJ Habibie'

Bohong, KBRI Cabut Penghargaan Dwi Hartanto 'Penerus BJ Habibie'

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 09:31 WIB

Dwi Hartanto si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong

Dwi Hartanto si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 08:49 WIB

Josaphat Tetuko: Diincar Dunia karena Ciptakan Microsatellite

Josaphat Tetuko: Diincar Dunia karena Ciptakan Microsatellite

wawancara | Senin, 23 Januari 2017 | 07:00 WIB

Terkini

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:55 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:49 WIB

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB