Dwi Hartanto 'The Next Habibie' Manipulasi Cek Demi Berbohong

Reza Gunadha

Selasa, 10 Oktober 2017 | 07:13 WIB
Dwi Hartanto 'The Next Habibie' Manipulasi Cek Demi Berbohong
Dwi Hartanto bersama dengan B.J. Habibie di Den Haag. (Disclaimer: belakangan diketahui, tak pernah ada pertemuan antara keduanya di Den Haag.) [Dokumen Pribadi]

Suara.com - Kebohongan Dwi Hartanto, mahasiswa doktoral di Technisse Universiteit Delft Belanda, yang selama ini disebut-sebut sebagai penerus Bacharuddin Jusuf Habibie terkait kejeniusan dan keahlian di bidang teknologi serta kerdirgantaraan, akhirnya terkuak.

Itu setelah sejumlah pihak menggelar “investigasi mandiri”, yang akhirnya memaksa Dwi mengakhiri kebohongannya sendiri. Dwi telah membuat surat pengakuan dan permohonan maaf dan disebar melalui laman daring Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Delft, Jumat (7/10/2017).

Melalui surat pernyataan itu, dari sekian banyak kebohongan yang diakuinya, terdapat satu dusta terbilang menarik karena benar-benar menunjukkan Dwi mempersiapkan dalih-dalihnya.

Kebohongan yang  dimaksud adalah, mengklaim menjadi juara lomba riset teknologi mtv-space agency dunia di Jerman tahun 2017.

Tidak  main-main, agar meyakinkan khalayak dan media massa, Dwi sampai-sampai memanipulasi sejumlah bukti.

Informasi kemenangan Dwi sampai ke publik Indonesia melalui pemberitaan media massa daring pada Juni 2017. Ketika itu, ia mengklaim memenangkan perlombaan karena berhasil mendesain pesawat tempur modern generasi keenam.

"Saya mengakui tak pernah memenangkan lomba di Jerman tahun 2017 itu. Saya mengakui itu adalah semata kebohongan,” tulis Dwi dalam surat pengakuan bermaterai tersebut.

Ia menuturkan, sengaja memanipulasi kertas cek senilai EUR15 ribu yang pernah diklaimnya sebagai hadiah perlombaan.

Dwi juga mengakui, sengaja berfoto memegang cek itu dan mengunggahnya ke akun media sosial pribadi untuk meyakinkan banyak pihak.

baca juga

"Saya memanipulasi template cek itu. Saya membubuhkan isi nilai uang dan nama saya dan berfoto dengan cek itu. Foto tersebut saya publikasikan melalui akun media sosial saya dengan cerita klaim kemenangan saya," tulisnya lagi.

Foto itu sebenarnya dibuat Dwi di gedung Space Businees Inovation Center, Noordjijk, Belanda. Persisnya saat dia mengikuti perlombaan Hackathon Space Apps Challenge. Dalam perlombaan itu pun, Dwi dan timnya tak berhasil menjadi juara.

Tak hanya mengenai perlombaan tersebut, Dwi juga mengakui kebohongannya sebagai lulusan Tokyo University.

Dwi sejak lama mengumbar biodata diri bahwa ia merupakan lulusan ilmu sains Tokyo University, yang sangat bergengsi di dunia.

Ternyata, melalui surat pernyataan maaf itu, Dwi mengakui ia hanya lulusan Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Di institut itu, ia tercatat sebagai mahasiswa program studi Teknik Informatika di Fakultas Teknologi Industri. Dia lulus tahun 2005.

Dwi dalam sejumlah kesempatan wawancara kepada media maupun acara televisi di Indonesia, turut mengakui masih berusia 28 tahun. Ternyata ia sudah berusia 35 tahun. Ia lahir pada 13 Maret 1982.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Deretan Kebohongan Dwi Hartanto sang Ilmuwan "Abal-abal"

Inilah Deretan Kebohongan Dwi Hartanto sang Ilmuwan "Abal-abal"

Video | Selasa, 10 Oktober 2017 | 06:32 WIB

Dwi Hartanto, Ilmuwan Gadungan yang Menipu Indonesia

Dwi Hartanto, Ilmuwan Gadungan yang Menipu Indonesia

Tekno | Selasa, 10 Oktober 2017 | 14:19 WIB

Dwi Hartanto Klaim Diundang BJ Habibie Ternyata Juga Bohong

Dwi Hartanto Klaim Diundang BJ Habibie Ternyata Juga Bohong

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 10:55 WIB

Bohong, KBRI Cabut Penghargaan Dwi Hartanto 'Penerus BJ Habibie'

Bohong, KBRI Cabut Penghargaan Dwi Hartanto 'Penerus BJ Habibie'

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 09:31 WIB

Dwi Hartanto si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong

Dwi Hartanto si Jenius 'Penerus BJ Habibie' Ternyata Pembohong

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 08:49 WIB

Daftar Tokoh yang Hadir di Sidang Tahunan MPR dan Pidato Jokowi

Daftar Tokoh yang Hadir di Sidang Tahunan MPR dan Pidato Jokowi

News | Rabu, 16 Agustus 2017 | 10:07 WIB

Canggihnya R80, Pesawat Nasional Besutan BJ Habibie

Canggihnya R80, Pesawat Nasional Besutan BJ Habibie

Tekno | Senin, 07 Agustus 2017 | 19:22 WIB

Habibie Temui Jokowi di Istana, Bahas Apa?

Habibie Temui Jokowi di Istana, Bahas Apa?

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 18:18 WIB

Asyiknya Menjajal Planeterium Mini di Habibie Festival

Asyiknya Menjajal Planeterium Mini di Habibie Festival

Tekno | Senin, 07 Agustus 2017 | 17:09 WIB

Festival Habibie Resmi Dibuka, Pamerkan Kemajuan Teknologi Bangsa

Festival Habibie Resmi Dibuka, Pamerkan Kemajuan Teknologi Bangsa

Tekno | Senin, 07 Agustus 2017 | 16:52 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×