Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo untuk maju pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.
Hal ini dikatakan Ketua Umum PSI Grace Natalie dalam jumpa pers ketika mendaftar PSI menjadi peserta Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (10/10/2017).
"Untuk pemilu 2019 kami menyatakan dukungan, kepada Pak Jokowi untuk kembali melanjutkan pekerjaanya satu periode lagi," ujar Grace.
PSI belum bisa resmi mengusung Jokowi di 2019, lantaran belum tentu mencapai perolehan suara 20 persen dari UU Pemilu. Namun kata Grace, jika PSI mendapat perolehan suara 20 persen baru bisa mengusung calon presiden pada Pemilu 2024.
"Nah gini, misal kita dapat 20 persen itu menurut UU pemilu baru dapat dipakai di pemilu selanjutnya lagi. Nah, Pak Jokowi saat itu sudah dua periode kalau terpilih lagi nih," kata dia.
Lebih lanjut, mantan presenter berita itu menegaskan PSI akan mengusung calon presiden dengan menganut prinsip Meritokrasi. Meritokrasi adalah sebuah sistem yang menekankan kepada kepantasan seseorang untuk menduduki posisi atau jabatan tertentu dalam sebuah organisasi.
"Jadi kita akan melihat siapa, karena di PSI kita menganut prinsip meritokrasi, mengukir orang berdasarkan kinerjanya. Jadi kita lihat siapa lah 5 tahun lagi, jadi 7 tahun lagi siapa orang yang paling baik kinerjanya itu yang akan kita pilih," ucap Grace.
Ia mengukur kinerja calon presiden yang diusung bukan melalui obrolan, melainkan menggunakan metode ilmiah dengan cara melakukan survei.
"Mengukur kinerja yang paling baik ya bukan karena saya ngobrol sama bro Sekjen, tapi kita akan pakai metode ilmiah, kita tanya ke masyarakat kita bikin survei nasional siapa orang yang kompeten dan mempunyai track record paling baik yang punya integritas. Jadi kita akan pakai cara-cara itu untuk menentukan siapa presiden PSI, bukan saya, karena kita dari awal nggak mau mengukur diri lah. Kita mau orang yang layak, orang yang berkompeten yang kita ajukan gitu," tandasnya.
PSI resmi mendaftarkan ke KPU sebagai calon peserta Pemilu 2019. PSI merupakan partai kedua yang mendaftar setelah Partai Perindo, Senin (9/10/2017) kemarin.